Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Aku Pelihara Otaknya Aku


__ADS_3

Ane menatap ke arah Dewo dengan tatapan tajam sedangkan Dewo sibuk melamun memikirkan nasibnya, sehingga Dewo tidak mengetahui tatapan tajam dan menusuk yang di keluarkan oleh Ane kepada dirinya karena Dewo asyik dengan sibuk dengan lamunannya.



Sungguh saat ini juga Dewo ingin menghilang dari hadapan Ane saat itu juga, karena Ane membuat malu Dewo dengan kelakuan dan tingkahnya, namun apa daya Dewo yang tak punya pilihan lain selain dirinya hanya bertahan soalnya Dewo tak punya sayap buat terbang ke atas langit Dewo juga tak punya sajadah ajaib yang bisa membawa Dewo terbang ke atas, kalau Dewo menggunakan sapu di jamin Dewo akan di cap gila oleh semua orang bahkan oleh seluruh dunia.


"Dewo ayo kita berdua pulang ke rumah sekarang" ucap Ane dengan nada ketus sedangkan Dewo masih tak bergeming karena Dewo masih sibuk dengan dunianya sendiri yaitu sibuk dan asyik dengan lamunannya.


Setelah Ane menunggu selama beberapa puluh jam kelamaan dong maksudnya setelah beberapa puluh menit Ane menunggu namun Ane tak mendengar suara dari Dewo membua Ane berpikir bahwa Dewo tak menjawab pertanyaan dari Ane karena Dewo terkena penyakit budeg dan tuli akut.



Ane benar benar sudah menduga kalau Dewo tak mendengar suaranya Ane karena Dewo terserang penyakit yang berbahaya dan menurut Ane penyakit yang di derita Dewo sangat parah menurut dugaan Ane Dewo itu terkena penyakit mematikan dan penyakit sangat parah berupa Dewo terkena budeg akut dan tuli akut.


"Kayaknya aku yakin Dewo anaknya aku terkena penyakit berbahaya dan terkena penyakit yang parah yaitu Dewo terkena budeg akut dan tuli akut, soalnya aku ajak mengobrol lagi kenapa anaknya aku ngga dengar dengar, pasti Dewo sudah terkena penyakit sangat membahayakan bagi telinga yaitu Dewo terkena penyakit tuli dan budeg, kenyataannya memang budeg dan tuli sangat membahayakan bagi telinga karena mengakibatkan telinga tidak mendengar suara orang, suara hewan, dan suara tumbuhan memangnya tumbuhan bisa bersuara ? kayaknya kalau tumbuhan tidak bisa di ajak berbicara. walaupun bertanya kepada hewan gajah yang mempunyai telinga lebar juga tetap tidak mendengar suara tumbuhan." batin Ane sambil memperhatikan Dewo yang sedang menatap ke arah depan dengan tatapan kosong tanpa di isi sayuran dan tanpa di isi buah buahan di dalamnya.

__ADS_1


Ane terus memutar otaknya supaya menemukan cara agar Dewo mendengar suara Ane, entah mengapa Dewo bingung sendiri dengan posisinya sekarang, ingin sekali Dewo bertanya sedang apa Dewo namun di urungkan oleh Dewo, karena Dewo sudah ingat semuanya tentang kenapa Dewo ada di tempat ini, Dewo entah mengapa menjadi seperti orang pikun yang lupa dengan keberadaannya sekarang.



Ane yang telah memutar otaknya dan memaksa otaknya untuk berpikir kini Ane menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya, kini Ane telah menemukan cara supaya Dewo mendengar suara Ane sehingga sejak tadi Ane mengumbar senyum lebar di wajahnya dan Ane juga merupakan orang yang paling berjasa menurut Dewo karena berkat kak kharisma juga, sejak tadi hanya diam saja Dewo karena sibuk dan asyik dengan lamunannya.


"Aku telah menemukan ide supaya Dewo mendengar suara aku yang sangat merdu dan sangat mahal ini, aku baru tahu kalau Dewo ternyata mengalami penyakit yang berbahaya membuat Dewo tidak mendengarkan suara merdunya aku dan suara mahalnya aku, tapi beruntung aku punya otak yang cerdas dan otak yang pintar sehingga penyakit Dewo bisa di atasi oleh aku, jangan salah aku bisa mengatasi cuma masalah budeg dan tuli akut, pokoknya aku harus buat suami aku mendengar suara merdunya aku." batin Dewo sambil mengeluarkan senyum licik di wajahnya.


Ane lumayan bisa mengawang awang jumlahnya duduk karena tidak mendengar absen karyanya aku juga, mereka semua mendengar dan menjelaskan aku sampai paham.


"Kayaknya aku harus paham dengan apa yang aku jelaskan, aku bakalan beri tahu Dewo juga supaya Dewo harus paham, otaknya aku cerdas juga bisa memberikan aku ide bagaimana cara menghadapi orang yang terkena penyakit budeg dan tuli akut, ngga sia sia aku pelihara otaknya aku karena bisa menghasilkan uang yang banyak lebih tepatnya aku bisa menghapus kamu, karena kamu orang baik.



Ane menatap ke arah Dewo sekilas lalu Ane mendekatkan tubuhnya ke Ane, dengan gerakan cepat dan dengan gerakan penuh emosi, Ane berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang di telinganya Dewo.

__ADS_1



Dewo yan mendengar omongan Ane lebih tepatnya teriakannya Ane langsung mengeluarkan jurus kagetnya yaitu mendorong Ane sekuat tenaga sehingga membuat Ane yang tak siap dengan serangan jurus kagetnya Dewo langsung tersungkur ke lantai dengan posisi Ane yang berpose duduk di lantai.


"Dewo kenapa kamu dorong mama" teriak Ane dengan sangat keras dan sangat kencang melebihi kencangnya teriakan dari toa sementara Dewo langsung membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga melihat adegan yang ada di depannya yaitu Ane berpose duduk santai di atas lantai.


Sungguh Dewo tidak menyangka kenapa bisa Ane ada di lantai dengan posisi duduk dalam hatinya Dewo dirinya berpikir bahwa Ane itu ingin duduk di tempat yang teduh dan adem, namun itu membuat Dewo malu sehingga Dewo langsung berteriak sekencang kencangnya.


"Mama ngapain duduk di lantai jangan bikin malu aku dong mah itu lihat semua orang menatap ke arah mama sambil senyum senyum sendiri" teriak Dewo dengan suara yang sangat keras dan sangat kencang di sertai tatapan yang sangat tajam bahkan Dewo tanpa ragu menunjuk ke orang orang yang berlalu lalang di sekitar mereka berdua.


Memang pada kenyataannya orang orang yang lewat di sekitar Ane dan Dewo menampilkan ekspresi wajah yang berbeda beda, ada yang tersenyum tipis, ada yang tersenyum lebar, ada yang tertawa kecil, bahkan ada juga yang tanpa dosa tertawa dengan sangat keras.



Ane melihat ke arah tangan yang di tunjukkan oleh Dewo betapa kagetnya dirinya mengetahui kalau semua orang yang lewat menatap ke arah Ane dengan berbagai macam ekspresi.

__ADS_1


"Dewo mama tadi" perkataan Ane belum selesai sudah di potong oleh Dewo.


"Mama aku tahu pasti mama tadi pengin duduk di tempat yang adem dan teduh makanya mama menjatuhkan diri duduk di lantai tapi efeknya bikin malu mama" teriak Dewo dengan sangat keras dan sangat kencang sedangkan Ane menatap nyalang ke Dewo.


__ADS_2