
pagi yang cerah,hari ini Zaskia harus berangkat sepagi mungkin sehinga dia tidak menunggu Adit berangkat kekantor lebih dulu seperti biasanya,sehinga Zaskia suda bangun sepagi mungkin setelah melaksanakan sholat subuh dia suda menyiapkan semua kebutuhan suaminya,termaksud sarapan pagi,Zaskia tidak sempat untuk serapan bersama Adit,pagi ini Zaskia harus mengunjungi butiknya dan mengecek semua keuangan,dan dia juga harus mengunjugi resto,toko roti dan yang lainya.sehinga dia betul-betul tiada waktu untuk sarapan,dia berpikir untuk sarapan di resto miliknya karena dia akan mengunjungi resto terlebih dahulu karena resto yang sedikit dekat dengan rumahnya.
Zaskia suda berangkat,Zaskia hanya mengirim pesan di henponya untuk Adit.
"asalamualaikum,maaf mas aku berangkat lebih dulu tidak menunggu mas Bagun dan berangkat lebih dulu,aku suda siapkan semua kebutuhan mas,sarapan suda aku siapkan,sampai jumpa lagi di rumah i love you,"begitulah sih pesan Zaskia.
Adit sudah Bagun tidak mendapati Zaskia lagi di sampingnya Adit mengira Zaskia pasti ada di dapur,Adit Bagun tapi sebelumnya dia melihat jam,suda pukul 08:00.
Adit langsung bangkit dari duduknya langsung masuk kamar mandi di sana suda ada air hangat yang di sediakan Zaskia nampaknya suda dingin dan dia Menganti air itu dengan air hangat kembali,dia tau suda sedari tadi Zaskia menyiapkan itu,sehinga suda dingin.
Adit langsung mandi saja,setelah semuanya suda penuh,setelah beberapa menit Adit keluar dari kamar mandi,dia memakai stelan kerja yang suda di siapkan zaskia.adit mengambil tas kerjanya menuruni anak tangga satu persatu sampainya di lantai bawah dia langsung menuju dapur untuk sarapan,dia mengedarkan pandanganya mencari sosok Zaskia di dapur tapi tidak ada,Adit duduk di kursi meja makan dan langsung memakan sarapannya Hinga habis tapi Zaskia belum juga kelihatan.
"Keman KIA,"batin Adit.
Adit mengambil hpnya yang dia letakan di atas meja dekatnya duduk,dia ingin menelfon menanyakan Zaskia ada di mana,dia melihat ada pesan yang di kirimkan Zaskia,Adit membacanya,dia menghela napas kasar,Adit meminum air dan langsung berdiri mengambil tas kerjanya dan langsung keluar dari rumah.
tidak lama Adit suda sampai di perusahaan miliknya,dia di sambut para kariawan nya,Adit hanya membalas dengan anggukan kepala ketika kariawanya menyapa.
Adit langsung menaiki lif dan setelah sampai dia langsung masuk ke ruangan nya.
dia terkejut suda ada seseorang berada di dalam ruangannya.
orang itu menyambutnya dengan senyuman manis dan langsung berdiri menghampirinya dan bergelayut manja di langkanya.
"pagi sayang,"ucap orang itu.
"kamu kenapa kesini,aku kan suda bilang jangan perna injakan kakimu ke kantorku,kalau papa ada ada di sini bisa berabe,"ucap Adit.
Hem wanita itu menghela napas kasar."habisnya aku kangen kamu suda 1 hari kemaren cuekin aku,emang segitu pentingnya pekerjaan kamu di banding aku?"tanyanya kesal.
Adit mengelus kepala wanita itu,bukan begitu,aku beneran sibuk.
"mas,masih sibuk?"tanya wanita itu.
"iya,kamu ada perlu apa kan bisa langsung menghubungi aku tanpa perlu ke kantor,"ucap Adit.
"minta uang,"ucap gadis itu.
"berapa?"tanya Adit.
"gak banyak hanya 2 juta saja untuk kebutuhan pokok aku aja kok,"ucap gadis itu.
"baiklah kamu pulang saja nanti aku transfer nanti ada yang liat kamu di sini,"ucap Adit.
"baiklah,padahal aku masih kangen sama kamu,"ucap gadis itu.
"nanti saja setelah pekerjaanku selesai aku jalan ke apertermen kamu,kamu pulang saja dulu,"ucap Adit.
wanita itu mengangguk dan langsung pergi.
Adit menghela napas kasar,dia mengambil hp di kantong jasnya dia langsung mengirimkan wanita itu uang sebesar 20 juta.
setelah itu dia duduk di kursi kebesarannya dan mengerjakan pekerjaannya.
.
.
.
.
Adit suda berselingkuh dengan vio gadis yang dia temui di restoran waktu itu,vio adalah kekasih lama Adit sebelum dia mengenal mantan kekasihnya yang suda meningal dunia akibat di racuni adiknya sendiri.
sebenarnya hubungan mereka tidak perna ada kata putus,vio pergi begitu saja tanpa berpamitan kepada Adit,vio pergi keluar negeri melanjutkan pendidikannya di sana karena orang tuanya pinda ke Australia jelas vio ikut orang tuanya,vio memberi kabar ketika dia suda berada di luar negeri selama 3 bulan,tentu saja membuat Adit sok,selam tiga bulan itu Adit terus mencari keberadaan vio,selalu menanyakan tentang voi kepada teman-teman vio namun tidak ada satupun dari teman vio mengetahui di mana vio berada,sampai ahirnya voi mengabarinya dan mengatakan dia suda berada di Australia dan akan Tingal menetap di sana sampai waktu yang tidak tertentu,mereka sering berkomunikasi sejak itu,entah bagai mana sebabnya mereka putus kemonikasi karena tidak mau berharap pada orang yang jauh di sana,mereka suda masing-masing membuka hati untuk orang lain sehinga adit bertemu dengan almarhumah dan vio bertemu dengan Niko dan menikah,Adit juga mendapatkan undangan pernikahan voi dan Niko waktu itu,Adit pun menghadiri acara pernikahan mereka.
setelah satu tahun menikah Niko mengalami kebangkrutan di karenakan terjadi korupsih besar-besaran di perusahaannya dan ahirnya bangkrut tidak bisa di cegah,semua fasilitas telah di sita pihak bang bahkan rumah juga di sita oleh bang,karena Niko bangkrut voi mengajukan gugatan cere pada Niko,tentu saja Niko sangat sakit hati dan kecewa pada voi sang istri di saat dia jatu justru istrinya meninggalkannya bahkan ingin bercerai dengannya, dengan berat hati Noko menyetujui dan menandatangani gugatan cerai yang di ajukan oleh vio.
vio menjalani hubungan lagi dengan teman bisnis Niko entah bagai mana saat itu,voi menghubungi Adit kembali dan mengajaknya bertemu,seiring berjalanya waktu voi dan Adit sering bertemu dan makan siang bersama,makan malam bersama sampai akhirnya voi mengungkapkan isi hatinya kepada Adit dan mengajak Adit untuk kembali menjalani hubungan mereka yang sempat break,karena Adit memang masih memiliki sedikit perasaan terhadap voi,di tambah lagi dalam beberapa hari mereka sering bertemu jalan bareng rasa itu tumbuh kembali melupakan semua sakit hatinya dan akhirnya Adit menerima ajakan vio untuk kembali,Adit juga suda mengatakan pada vio kalau dia sudah menikah selama 1 tahun lebih,alhasil vio tetap mau menerimanya dan mau menjadi yang kedua dia tidak masalah.
sungguh Adit laki-laki yang tidak punya pendirian,laki-laki yang tidak perna bersukur,atas apa yang dia miliki,plimpalan mungkin itu kata yang pas untuk Adit.
__ADS_1
kini Adit dan voi menjalani hubungan dengan sembunyi-sembunyi,namanya saja sembunyi-sembunyi tapi mereka selalu jalan bersama tanpa sembunyi-sembunyi.
perasaan Adit terhadap Zaskia yang dulunya sepenuh hati dengan mudahnya hanya beberapa bulan saja sejak kehadiran vio,rasa itu hilang seperti bedak tabur tertiup oleh angin hilang tak tersisah.
namun sikapnya tidak sepenuhnya berubah terhadap Zaskia,hanya kadang tidak pulang kerumah satu atau dua malam dengan alasan pekerjaan tentu saja Zaskia memakluminya tidak menaru rasa curiga sedikit pun terhadap suaminya yang plimlan akan pendirian dan perasaanya.
semua kata-kata menyesal,sayang dan cinta itu hanya bulan semata walau awalnya memang sepenuh hati tapi ketika berpaling itu hanya bulan semata.
.
.
.
.
di tempat lain Zaskia nampak sibuk di meja kerjanya tatapanya fokus menatap layar leptop di depannya mengecek keungan restoran Zaskia masih berada di resto miliknya.
"war...?"pangil Zaskia.
"hemm,"warni menjawab dengan deheman saja Siska sibuk dengan leptopnya juga.
"apa kamu tidak merasa ada keganjalan?"tanya Zaskia.
"hemm..,"jawab warni dengan deheman lagi.
"kamu dengarin aku gak sih?"tanya Zaskia tersulut emosi.
"gue dengar zas,"ucap warni masih tetap fokus menatap layar leptop.
"kerjaan loh sebenarnya apa sih selam ini,gue percaya loh memantau tapi kok begini?"tanya Zaskia suda marah.
warni menghela napasnya kasar memutar kursinya dan menatap Zaskia.
"jadi loh angap gue gak becus kerja gitu?"tanya warni juga gak kala emosinya.
"iya,"jawab Zaskia ketus tanpa basah basah.
prakk..
"gue suda susah payah membantu loh selama ini,loh bukan baru kenal gue bukan baru kali ini,coba tanya diri loh sendiri deh,siapa saja yang loh percayakan untuk memantau resto ini selain gue,selama ini gue hanya diam saja,gue rasa loh GK percaya sama gue sehinga loh menyuruh orang lain juga untuk memantau mengurus resto loh ini,lalu loh mikir kalau gue gak becus dan tidak menjaga kepercayaan loh,"ucap warni berapi-api.
Zaskia diam,dia berpikir tentang apa yang di katakan warni ada benarnya.
"gue minta ma'af bukan gitu maksut gue,kerugian hampir mencapai 1 milyar,gue tersulut emosi,"ucap Zaskia.
warni menghela napasnya lalu duduk kembali mengecek laporan keuangan di leptopnya.
lihat laporan keungan gue trus sesuaikan hasilnya dengan loh punya,dan lihat laporan Siska,"ucap warni memberikan leptopnya kepada Zaskia.
Zaskia mengeceknya dengan teliti,tidak butuh waktu lama matanya membelalak.
Zaskia mengepalkan tanganya."Siska,"ucap Zaskia lirih.
"cih,itu kesalahan loh percaya sama orang baru loh kenal Setu bulan dua bulan saja,"warni justru menyalahkan Zaskia.
Zaskia justru mengangguk membenarkan ucapan warni.
"simpan bukti-buktinya serahkan kepolisi,gue ke butik dulu gue curiga butik mengalami hal yang sama,"ucap Zaskia sambil berdiri merai tasnya di atas meja dan menutup leptopnya.
warni tidak menjawab apapun dia juga langsung menyimpan semua bukti-bukti korupsi Siska dan akan dia laporkan kepolisi.
sampainya di butik Zaskia langsung keruangan ya mengecek semua laporan keuangannya tidak butu waktu lama selesai.
Zaskia mengelus dadanya teryata tidak ada,Zaskia turun kelantai bawa mengecek sisi tivi,Zaskia mengaga,ketika dia melihat Siska mengambil beberapa baju di butik di taruhnya di dalam tas nya,itu bukan hanya sekali tapi hampir saja tiapa hari tentu saja yang di ambil Siska itu adalah hasil desainya sendiri.
"biadap,"ucap Zaskia geram.
Zaskia keluar dari ruangan tempat mengecek sisi tivi itu.
"Etha,Siska di mana?"tanya Zaskia.
__ADS_1
"hari ini Siska gak masuk mbak katanya dia menjenguk ibunya yang di rumah sakit,katanya baru habis operasi dua hari yang lalu,"ucap Etha.
Zaskia hanya mengangguk menimbang-nimbang semuanya dengan cermat dan teliti.
"apa Siska memberitahukan di rumah sakit mana ibunya di rawat?"tanya Zaskia setelah dia diam beberapa menit.
"iya,di rumah sakit xxxx,"jawab Etha.
"baiklah,titip yah aku kerumah sakit menjengguk ibu Siska,"ucap Zaskia.
"iya mbak,"jawab warni.
Zaskia melajuhkan mobilnya dengan kecepatan sedang sampai akhirnya dia sampai kerumah sakit,ketika dia masuk berpas-pasan dengan Siska yang baru saja keluar dari rumah sakit.
"Siska,"ucap Zaskia.
"mbak Zaskia,"ucap Siska terkejut melihat atasannya berada di rumah sakit yang sama di mana ibunya di rawat.
"kamu ngapain di sini?"tanya Zaskia berpura-pura.
"a aku,"Siska menjawab gugup.
"aku apa Siska?"tanya Zaskia menelisik.
"aku menjenguk ibuku mbak,"jawab Siska.
"oh,ibumu di rawat di ruangan mana?"tanya Zaskia tanpa basah basah.
"mari saya antarkan,"ucap Siska menawarkan diri mengantar Zaskia keruangan ibunya di rawat.
sampainya di sana,Zaskia menatap ibu Siska."kamu mau kemana tadi?"tanya Zaskia.
"aku keluar mau beli makanan untuk ibu,katanya bosan makan makanan di rumah sakit,"jawab Siska.
"pegilah biar aku yang jaga ibumu sebentar,"ucap Zaskia.
saika pun pergi tanpa berucap apapun ahnya menganggukkan kepalanya saja,jujur saja Siska saat ini harap-harap cemas dan cangung terhadap Zaskia mengenai apa yang suda dia lakukan.
sementara Zaskia menghubungi warni.
"loh di man?"tanya Zaskia pada warni.
"gue dalam perjalanan kekantor polisi melaporakan semuanya,"jawab warni.
"tidak perlu,"ucap Zaskia.
warni terkejut mendengar ucapan Zaskia barusan.
"maksut loh?"tanya warni memastikan pendengarannya.
"nanti gue jelaskan,kembali saja keresto, ma'a gue suda merepotkan kamu,"ucap Zaskia.
"tidak masalah soal merepotkan,tapi yang masalah kenap tidak jadi melaporkanya,"ucap warni ketus.
"nanti gue jelaskan,suda dulu gue di rumah sakit sekarang,"ucap Zaskia.
"apaaa..?? loh sakit?"tanya warni nampak cemas.
"bukan gue yang sakipt tapi nyokap Siska,baru habis operasi,nanti saja gue jelasin sama loh,ok,udah dulu yah,"ucap Zaskia langsung mematikan telfon dengan sepihak.
Zaskia menatap ibu Siska yang masih terbaring lemah tapi suda siuman setelah oprasih.
tidak lama ibu Siska membuka matanya dia melihat Zaskia dengan tersenyum.
"nak Zaskia,"ucap ibu Siska dengan tersenyum.
"ibu kenal sama saya?"tanya Zaskia bingung sambil tersenyum.
ibu Siska mengangguk dia memegang tangan Zaskia dengan lembut tersa sekali di tangan Zaskia kalu orang tua itu masih lemah,Zaskia memegang tangan itu.
"terima kasih banyak nak,atas kebaikanmu ibu bisa menjalani operasi,"ucap ibunya Siska sambil terisak.
__ADS_1
Zaskia tersenyum."ibu tidak usah menagis dan berterimakasih pada saya,karena saya tidak melakukan apapun untuk ibu,"jawab Zaskia,sebenarnya diaengerti maksut orang tua itu apa tapi dia tidak mau memberitahukan,itu urusan dia dengan Siska.
BERSAMBUNG