Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Saskia marah


__ADS_3

"kan aku suda bilang semua di bersihkan tapi kalian ngeyel,Jagan mentang-mentang ibu Saskia baik sama kita,kita suda meremehkannya,beliau itu di siplin,tegas,"ucap elah yang tiba-tiba masuk kembali memarahi.


"begini kan jadinya setelah di marahi pada mewek semua,begini akibatnya menganggap kebaikan orang itu remeh,jangan kira dia baik itu,memberikan kita celah untuk semenamena atau menganggap dia itu tidak perna marah,selama ini baru kali ini kan kalian di marahi,dia tidak mara karena pekerjaan kalian tidak ada yang perlu di marahi,kalau salah yah jelas di marah,nih oleh-oleh dari negara xxxx buat kalian,ibu yang beliin,bukan aku,dan ini hadapi kemenangan kita sama-sama sepulu juta,baik kan dia?makanya Jagan ngeyel kalau di bilangin,"ucap Siska.


semua kariawan yang di marahi merasa senang dapat oleh-oleh dapat uang lagi dalam jumlah besar sepuluh juta itu sangat banyak bagi mereka.


"senang kan kalian?setelah itu kerjakan tugas dengan baik agar tak kena marah,"ucap Siska lagi.


Saskia pergi semua kariawan sangat senang.


"banyak baget sepulu juta bisa di tabung nih buat naik,"ucap salah satu dari mereka.


"harusnya kita bersukur kerja di sini,mana ada bos sebaik dia,belum tentu di luar sana kita dapat bos sebaik dia,"ucap salah satu lagi dari mereka.


"udah gak usah ngobrol,bersihkan ini kasih pengharum dan pajang,"ucap salah satu dari mereka.


merekapun membersihkan semaunya setelah di bersihkan di kasih pengharum lalu mereka pajang.


"kalau begini kan enak,gak kosong ini butik,benar kata ibu kan?"ucap Siska.


mereka semua mengangguk membenarkan


"kalau ada satu selesai di jahit langsung di bersihkan dan langsung pajang,dan itu kan bukan hanya satu,kalau jadi bisa sampai sepulu,kalau sepuluh tambah sepulu hasilnya dua puluh,kalau di pajang kalian tau kan setiap harga baju di sini?"ucap Siska lagi.


"iya,"ucap mereka.


"itukan tau,kenapa ngeyel? udah sana kerja,"ucap Siska.


"Siska lebih cerewet dari ibu,"ucap salah satu dari mereka setelah masuk tempat pembersihan.


"Wei kerja bukan ngerumpi,udah dapat sepulu juta masih malas,"ucap salah satu dari mereka.


"apa ada yang salah?"tanya Saskia.


"tidak ada,"ucap salah satu dari mereka.


"yang lainya?"tanya Saskia.


"sama buk,"ucap semua mereka.


"bagus,apa kalian kesulitan mengerjakan ini semua?mau tambah teman ngak di sini?"ucap Saskia berniat menambah pegawainya.


"iya buk,kami suda membahas itu tadi,sepertinya kami agak kesulitan karena kebutuhan konsumen makin bertambah,dan stok di butik makin hari makin laku,"ucap salah satu dari mereka.


"butuh berapa?"tanya Saskia.


"minimal tiga pulu orang lagi Kudus penjahitan dan membuat pola minimal tiga pulu orang lagi buk,"ucap salah satu mereka mewakili.


"apa suda di perhitungkan?"tanya Saskia.


"belum sih buk,"ucapnya lagi.


"hehehehe,kita harus melihat berapa banyak peminat kita,tidak mungkin tiap satu orang belajar sampe sepulu gaun dalam sehari,minimal satu atau dua,itu pun hanya orang-orang yang berkelas,kalau kita merekrut kariawan sebanyak itu,aku bayar pake apa?


kecuali kalian punya ide lain,"Saskia memancing sejauh mana pola pikir mereka.


Saskia juga tidak mau bertindak sesuka hati di menanyakan terlebih dahulu pada pekerjanya karena pekerja lebih tau pekerjaannya di banding bos memantau dan menfasilitasi.


"bagai mana kalau kita mendesain baju bukan hanya untuk orang dewasa tapi kita mendesain juga untuk anak-anak dan kalangan bawah,kita Tingal memperhitungkan desain cocok buat kalangan bawa dengan kain murah tapi berkualitas dan bisa di jamin keamanan dan ketahanan kainnya,"ucap yang lainya.


"hehehe,setuju,berarti tempat ini harus direnofasi di perbesar lagi,bukan begitu?"tanya Saskia.


"hehehe,iya buk,karena baru kita saja dan gaun saja tempat suda sempit belum di tambah dengan pengunjung,apalagi kita membuat gaun untuk kalangan bawah,anak-anak dan pria,"ucap salah satu dari mereka.


"baiklah saran di terima,oh iya ini hadia kerja keras kalian,masing-masing ambil satu persatu,semua sama kok jadi jangan rebutan,saya permisi dulu,"ucap Saskia .


setelah kepergian Saskia mereka mengambil satu persatu yang di berikan Saskia.


"apa ini,"ucap salah satu dari mereka.


"buka saja,aku nanti di rumah bukanya,"ucapnya.


diapun membukanya ada tas kerja dan amplop coklat tebal,dia membuka isi amplop,dia membuka mulut lebar dengan mata melotot.


"kenapa ko gitu wajahnya,"tanya salah satu dari mereka.


"buka milik kalian dan liat,"ucapnya.

__ADS_1


mereka semua membuka hadia itu terutama pada amplop coklat.


"banyak banget,coba hitung,"ucap si A.


mereka menghitung bersama-sama.


"sepuluh juta?" ucap mereka bersamaan.


"terimakasih ya Allah kami menemukan orang sebaik dia,"ucap si B.


"semoga butik ini makin berkembang,"ucap si A.


"amin,"ucap mereka semua bersamaan.


"makan enak nih kita,"ucap si C.


setelah beberapa hari Saskia membagi hadia Saskia suda merenofasih gedung,untuk sementara mereka melayani pelanggan saja tapi tidak membuka toko.


di rumah.


"KIA di mana buk,"tanya Adit.


"suami macam apa kamu ini,istri kerja masa gak tau,"ucap ayah.


"iya,kamu ini kenapa sih pergi pagi pulang malem terus,kadang pulang kadang tidak,kamu anggap apa istri kamu?"tanya ibu.


"aku kan kerja buk,mana ada waktu bersantai,ini aku berangkat lagi,perusahaan belum begitu stabil ayah,"ucap Adit berbohong.


Saskia dan Adit sama-sama saling menghindari hanya saja tidak nampak bahkan sampai saat ini mereka belum pernah lagi tatap muka atau saling mengetahui mana wajah si istri mana wajah suami.


ibu dan ayah mengira hubungan mereka baik-baik saja karena keduanya menunjukan sikap normal tidak ada mencurigakan.


pasangan suami istri macam apa yang mereka jalani ini.


"Ayah,ibu,kami berdua sudah memutuskan hari kami balik kerumah kami,"ucap Adit berbohong.


"tapi KIA ngak ngomong tuh sama ibu,"ucap ibu.


"iya,karena KIA gak tega sama ibu,makanya aku yang di suruh ngomong,pulang kerja aku gak mampir kesini lagi aku langsung kerumah,kasian dia sendiri di rumah,"ucap Saskia berbohong lagi.


"iya,"ucap ibu ketus tidak rela kalau Saskia pindah rumah.


Adit pun pergi setelah berpamitan


di dalam mobil Adit mengirim pesan pada Saskia.


"pulang kerja langsung pulang kerumah,barang-barang kamu suda ada di rumah di antar pelayan dan sopir,tidak perlu kerumah ibu,"pesan adit


"iya,"pesan Saskia.


"bagus baget jawabannya,"ucap Adit setelah membaca balasan pesan dari saskia.


"kenapa?"tanya Jimi.


"gak,"ucap Adit.


kini Adit dan Jimi sudah sampai di perusahaan.


semua kariawan menyapa mereka dan hanya di jawab dengan anggukan kepala.


tidak terasa waktu suda menunjukan jam lima sore,Saskia suda pulang kerumah mereka, Saskia masuk kedalam rumah,terlihat rumah suda bersih,Saskia masuk kedalam kamar,kamar suda bersih,Saskia istirahat merebahkan tubuhnya di tempat tidur,Saskia berpikir keras bagai mana dia harus bersikap pada suaminya dan kain-lain.


setelah beberapa menit Saskia bangkit dari rebahan Saskia turun kelantai bawa dan berjalan menuju dapur,Saskia membuka kulkas di sana suda ada berbagai macam yang siap untuk di masak,Saskia mulai memasak untuk dia dan suaminya,kali ini Saskia tidak mau lagi menghindari suaminya,karena dia suda menyadari itu tidak baik.


setelah selesai masak Saskia membersihkan semua alat memasak itu dan menyajikan makanan di atas meja,lalu Saskia pergi ke kamar untuk membersihkan tubuhnya,setelah selesai dia kembali turun kelantai bawa berniat ke taman depan untuk duduk bersantai,tapi sebelum itu dia membuat teh dan mengambil beberapa cemilan untuk di nikmati di taman.


Saskia ke taman depan sambil membawa teh dan cemilan dia duduk sambil menikmati teh itu.


lama Saskia berada di taman,Saskia masuk kedalam rumah,dia binggung mau ngapain di rumah,dia mengambil beberapa kertas dan pena dia membuat gambar itu di depan tv beberapa coretan-coretan di kertas itu sudah jadi,Saskia menguap karena mengantuk,dia terus membuat coretan di kertas dan tertidur menunduk kepalanya dia letakan kemeja.


Adit suda sampai di rumah dia membuka pintu dan naik kelantai atas menuju kamarnya,Adit sempat menoleh kearah kamar Saskia lalu dia melanjutkan berjalan menuju kamarnya tepat di samping kamar Saskia.


Adit langsung membersihkan tubuhnya setelah membersihkan tubuhnya dia turun kelantai bawa berniat mengambil air minum karena haus.


dia langsung menuju dapur dia tidak melihat Saskia yang suda tertidur di depan televisi,Adit mencium buah makanan dia membuka penutup makanan Adit tersenyum,dia berfikir teryata punya istri seperti ini,makanan suda siap di atas meja makan,


Adit mengabil piring dan mengisi masih kedalam piringnya dan dia mengambil beberapa lauk dan dia memakainya.

__ADS_1


"enak,dia pintar masak juga rupanya,"ucap Adit.


Adit makan sampai nambah beberapa kali dan dia pun kenyang.


Adit mengambil air minum dan membawanya masuk kamar tidak sengaja dia melihat seorang perempuan yang duduk menunduk,Adit mendekatinya.


jantung Adit berdetak cepat dia tau itu Saskia,Adit merasa dek-dekan.


"sepertinya dia tertidur,"ucap Adit.


Adit melihat hasil desain Saskia.


"dia desainer juga?" ucap Adit.


setelah itu Adit pergi tidak berniat sedikitpun untuk membangunkan istrinya menurut dia tidak ada yang lebih penting dari Selena,Saskia hanya debu yang melekat padanya.


tidak terasa waktu pagi telah tiba Saskia terbangun dari tidurnya.


"aduh badan gue pegal-pegal semua,"ucap Saskia.


Saskia belum menyadari kalau dia tidak tidur di kamar melainkan di depan tv.


"gue di mana ni? asatagah gue ketiduran disini,"ucap Saskia.


Saskia berdiri dan merapikan semua pekerjaannya Saskia baik kelantai atas menuju kamarnya.


"apa dia pulang semalam yah,kalau iya tega banget ngak bangunin gue,"ucap Saskia.


Saskia masuk kamar dan langsung menuju kamar mandi dia mencuci muka,gosok gigi setelah itu dia turun kelantai bawa memasak sarapan pagi,sampainya di dapur dia melihat piring kotor di atas meja.


"teryata dia pulang,tega banget dia gak bangunin gue,"ucap Saskia.


"pernikahan apa yang aku jalani ini,pernikahan macam apa ini,"ucap Saskia tidak punya solusi.


Saskia tau,dia bukan gadis yang di inginkan suaminya,dan Saskia tau kalau Adit punya kekasih,saskia menjalani rumah tangga itu sesuai alur cerita saja,dia tetep masak buat Adit mencuci,membersihkan rumah seperti ibu rumah tangga pada umumnya.


tidak terasa usia pernikahan Saskia dan adit sekarang suda satu tahun lima bulan,tapi selama itu pula mereka masih belum saling mengetahui.


satu rumah tapi tidak bertemu bagai mana ceritanya?


selama satu rumah mereka sibuk dengan urusan masing-masing Adit menghindari Saskia karena suda bucin berat pada Selena,dia tidak mau ada perempuan lain mengantikan selena di hatinya,dia amat sayang pada Selena,kadang Adit tidak pulang kerumah selama satu bulan kadang lebih dari sebulan,dia menghindari Saskia karena tidak mau memberi ruang untuk Saskia atau memberi harapan pada Saskia soal pernikahan itu.


dan Saskia juga tidak mau ambil pusing soal itu,penasaran dulu perna singa dalam hatinya kini suda dia buang,tapi dia tetap menutup rapat hatinya untuk pria manapun yang mendekatinya termaksud Razak,sebelum bercerai Saskia masih menutup pintu hatinya,Saskia suda memikirkan untuk mengigat cerai pada Adit,dia tidak ingin menjalani rumah tangga seperti saat ini,sampai saat ini Razak masih menunggu dengan setia perasaan Saskia,dan Razak pun suda tau status Saskia dan alur cerita rumah tangga Saskia.


Adit dan Saskia sering bertemu karena Saskia pe ndesain baju untuk para model yang di rekomendasikan Adit untuk model prodaknya mereka menjalin kerja sama,dan Samapi saat ini Adit belum mengetahui pemilik asli butik cantik itu,dia masih mengetahui butik cantik itu milik Selena sehingga Adit menjalin kerjasama pada butik cantik dan Selena juga tidak mengetahui kalau Adit menjalin kerjasama dengan butik cantik.


kadang Saskia dan Adit tidak sengaja berpas Pasan bertemu,kadang tidak sengaja bertemu di resto atau di mana pun,tapi mereka saling acuh tak acuh.


siang ini Selena minta di temani Adit untuk ke butik Saskia untuk membeli beberapa gaun karena Selena suda menghubungi Saskia untuk bersandi wara tapi Selena tidak tau kalau saskia lah pemilik butik.


Selena dan Adit pergi ke butik Saskia sampai disana Selena memili-milih gaun Samapi akhirnya dia memesan gaun untuk di desain sesuai kemaun nya.


"kamu lagi,kamu belum dipecat,mereka anggap aku ngomong yaa,"ucap Selena bersandiwara.


Selena seperti itu suda dapat persetujuan dari pemilik butik tapi Selena juga tidak tau kalau dia di kerjain.


Selena memulai keributan karena masih menyimpan dendam pada saskia dan sahabat Saskia pertama dia benci adalah Saskia.


"hee,****** aku kan suda memecat kamu,kenapa kamu masih ada di sini?"ucap Selena.


prak


menggeplak meja.


"heee jaga mulut anda,anda itu mengatai diri anda sendiri,liat saja dirimu,penampilanmu hanya seorang ****** yang seperti ini,"ucap Siska yang masih kesal pada Selena.


"beraninya kamu sama aku,"ucap Selena.


plak


Selena menampar Siska.


plak


Saskia menampar Selena.


"siapa kamu berani-beraninya menampar temanku,"ucap Saskia datang tiba-tiba dan menampar balik Selena.

__ADS_1


"kau,beraninya Luh nampar gue,Luh gak tau gue ini siapa haaa,hari ini kalian bertiga gue pecat,"ucap Selena tidak tau malu.


semua pengunjung butik melihat kejadian itu bahkan ada beberapa orang pelanggan tetap yang datang adapula pelanggan yang menjalin kerjasama selama 2 tahun pada Saskia,jelas mereka tau siapa pemilik butik itu,mereka menatap aneh pada Selena bahkan menatap tidak suka.


__ADS_2