
Dewo menatap Ane sambil menerbitkan senyuman lebar di wajahnya karena bisa mengancam Ane yang membuat Ane diam ratusan juta bahasa sementara Ane menatap Dewo dengan tatapan tajam
Dalam hatinya Ane ingin sekali berteriak sekencang kencangnya untuk meluapkan semua emosinya namun Ane tahan dan Ane telan keinginannya soalnya Ane tidak mau di tinggal oleh Dewo sendirian dan tidak di beri ongkos sepeserpun
"Aku heran sama anak aku kenapa maksa banget buat minta di belikan jas sama aku padahal uangnya Dewo juga banyak koq apa Dewo mau manfaatin aku mentang mentang aku ibunya awas saja aku adukan ke suami aku kelakuan Dewo yang kayak gini" batin Ane sambil tersenyum devil
Dewo mengeluarkan senyum licik karena dirinya yakin bahwa Ane pasti sedang berpikir keras melebihi kerasnya batu tentang apa yang harus Ane lakukan apakah Ane memilih pulang sendiri pakai uang sendiri atau sama Dewo tapi harus membelikan jas buat Dewo
__ADS_1
"Gue yakin pasti mama gue setuju mau membelikan gue jas yang banyak supaya bisa pulang bareng sama gue ngga mungkin mama gue pulang ke rumah sendiri apalagi pajak di tanggung oleh mama gue sendiri tanpa di tanggung oleh gue kan biaya taksi, atau grab, atau go jek buat pulang ke rumah mama gue yang bayar pakai uangnya mama gue" batin Dewo tersenyum menyeringai memikirkan pilihan yang akan di pilih Ane
"Oke Dewo mama bakalan belikan kamu jas tapi cuma setengah potong" ucap Ane setelah dirinya memikirkan matang matang sedangkan Dewo membelalakkan matanya sangat lebar dengan mulut menganga
"Mama aneh banget jangan bikin malu dong ngga ada jas setengah potong di supermarket sini termasuk di butik atau supermarket lainnya" ketus Dewo sambil menatap tajam ke Ane sementara Ane ikut membalas dengan tatapan tak kalah tajam
"Mama bikin malu tahu pakai beli setengah potong jas justru aku juga ngga bikin malu soalnya kalau mama ngga di ancam kayak gitu aku yakin mama ngga bakal mau menepati janji mama yaitu membelikan aku jas tapi jas setengah potong yang mama usulkan ngga akan bisa di pakai" tegas Dewo menatap nyalang ke Ane sedangkan Ane tersenyum menyeringai
"Dewo mama ngga bikin malu masa cuma setengah potong jas malu kecuali kalau beli sepersepuluh potong jas baru malu itu namanya kamu memalak dan memaksa mama buat membelikan jas buat kamu mama bakalan menepati janji mama yaitu membelikan kamu jas kalau kamu membiarkan mama tadi mengomeli mba pelayan supermarket walaupun bentuk jas setengah potong juga akan terpakai" tegas Ane sambil melototkan kedua matanya ke arah Dewo sementara kedua matanya Dewo terbelalak lebar dengan mulut menganga
__ADS_1
"Iya terserah mama saja dari pada ribut memangnya ada sepersepuluh potong jas ? ribet harus potong jas jadi sepuluh bagian terserah mama mau bilang aku malak dan memaksa mama ngga masalah yang penting aku dapat jas gratis dari mama aku mencegah mama mengomeli mba pelayan supermarket karena dia ngga bersalah apapun mah terpakai oleh siapa jas setengah potong ? oleh aku kekecilan jasnya, kalau di pakai sama papa juga jasnya kekecilan, kalau di pakai anak kecil walaupun ngga kekecilan di sangka orang gila mah soalnya setengah badannya memakai jas setengahnya lagi ngga pakai jas" jelas Dewo sambil mengawang awang seandainya jas setengah potong itu terpakai pasti akan di tertawakan oleh semua orang yang lebih parahnya lagi pasti bakalan di cap orang gila
"Nah gitu dong Dewo terserah mama soalnya mama itu wanita dan kamu harus ngalah sama wanita apalagi mama yang telah melahirkan kamu ada sepersepuluh potong jas nah itu kamu tahu kalau sepersepuluh potong jas harus memotong jas menjadi sepuluh bagian dasar kamu modal nekad memalak mama padahal kamu punya uang banyak mba pelayan supermarket salah karena tadi menertawakan mama soalnya mama lihat pakai mata kaki sendiri maksudnya pakai mata kepalanya mama kalau dia menertawakan mama kalau jas cuma setengah potong bisa terpakai oleh semut, kecoa, tikus kalau di pakai oleh manusia pasti bukan cuma di cap gila tapi juga di tertawakan oleh manusia" jelas Ane sambil mengumbar senyum licik di wajahnya sedangkan Dewo menatap nyalang ke arah Ane
Dewo ingin sekali menenggelamkan Ane ke lautan namun Dewo tidak mau membopong Ane ke pinggir lautan sehingga kini Dewo hanya menatap Ane dengan tatapan nyalang dirinya pikir jas setengah potong tetap bisa di pakai manusia malah di pakai oleh hewan pantesan hewan kan bentuknya kecil
"Mama ini jadi beli jas apa ngga kenapa jadi bahas setengah potong jas dari tadi terus kalau jadi beli jas pokoknya aku yang menentukan mau beli jas berapa potong iya tanpa mama nasehati aku selalu mengalah sama mama yang telah membuat aku melihat dunia uangnya aku mau di simpan buat tabungan mah mba pelayan supermarket bukan mentertawakan mama tapi menertawakan aku yang bentuknya lucu seperti kelinci atau panda sebenarnya jas itu tidak terpakai oleh kecoa, semut, dan tikus tapi saat hewan itu lewat ada jas sehingga di kira jasnya terpakai oleh semut, kecoa, dan tikus bukan cuma di tertawakan oleh manusia doang mah jas setengah potong kalau di pakai manusia bakalan di tertawakan oleh hewan juga" celoteh Dewo menatap tajam ke arah Ane sementara Ane tersenyum masam mendengar omongan Dewo
"Dewo iya mama jadi beli jas dan mama bakalan bayar jas yang kamu pilih tapi jangan banyak banyak beli jasnya paling banyak lima puluh potong saja mama lakukan ini karena di palak oleh kamu bukan karena mama mau pulang naik mobilnya kamu nah gitu dong kamu kan anak mama yang tampan dari pada uangnya kamu di simpan sini buat mama saja uangnya biar mama simpan di supermarket mama ngga percaya pasti mba pelayan supermarket menertawakan mama tapi mama pernah lihat semut, kecoa, dan tikus pakai jas secara langsung bukan karena hewan itu sedang berjalan lalu menyentuh jas dengan cara jasnya jatuh di atas semut, kecoa, dan tikus iya mama juga tahu resiko yang terjadi kalau pakai jas setengah potong pasti bakalan menanggung malu" tegas Ane sambil tersenyum sangat lebar sementara Dewo mengeluarkan senyum licik di wajahnya entah apa yang di pikirkan olehnya
__ADS_1