
Saskia turun dari mobil mewahnya dan menelisik semua puing-puing bangunan itu,Saskia meneteskan air matanya,semua orang di situ bertanya-tanya"siapa perempuan cantik seperti artis itu?"bahkan sebagian pria-pria mudah melihat Saskia melongo melihat kecantikan Saskia di tambah Saskia mengendarai mobil mewah sendiri.
Saskia melangkahkan kakinya menuju kerumunan itu yang suda bertanya-tanya siapa gadis itu,Saskia terus berjalan biasa tapi terlihat seperti model Saskia membuyarkan lamunan orang-orang itu.
"permisi ibu-ibu,bapak,numpang tanya rumah ibu RT di mana yah?"tanya Saskia.
"itu sana di ujung sana ada chat berwarna merah muda,"ucap salah satu dari mereka.
"oh,iya terimakasih banyak buk,"Ical Saskia.
"kalau boleh tau,adik ini dari mana yah,dan ada keperluan apa mencari ibu RT,"tanya ibu oli.
Saskia tersenyum."perkenalkan nama saya Saskia Handoko saya anak pelik rumah itu,"Saskia menunjuk rumah yang suda roboh itu."saya mendengar kabar dari ibu RT kalau orang tua saya mengalami kesulitan,dan katanya orang tua saya di rumah ibu RT,"ucap Saskia.
orang-orang disitu membulatkan mata seolah tidak percaya kalau di hadapan mereka sekarang ini adalah Saskia Handoko,anak Handoko bahkan nama Saskia terkenal di desa itu sebagai pendesain ternama di negara tercinta dan bahkan foto dan iklan Saskia sering kali muncul di iklan tv sebagai wanita karir yang sukses di dunia fesen desain yang mampu membawa nama negara memenangkan olimpiade dunia,dan Saskia sering kali muncul di tv memperagakan busana desainya sendiri.
orang -orang di sana seketika sadar suda menjelek-jelekan Saskia menfitnah Saskia bahkan menzolimi kedua orang tua Saskia,yang di katakan bibi Saskia yaitu Darni dan Marni semuanya tidak benar adanya,bagai mana mungkin Saskia menjual diri sedangkan karir di dunia bisnisnya sangat terkenal.
"oh nak ini Saskia,"ucap mereka semua.
Saskia tersenyum"iya buk saya Saskia anak pak Handoko dan buk Rosni,"ucap Saskia."ade Kaka bisa minta tolong di antar kerumah ibu RT?" Saskia meminta tolong pada anak remaja yang berada di sana.
"bisa kak,"ucap anak itu senang karena naik mobil mewah.
"ibu,saya permisi dulu yah,ayo dek nak kemobil,"ucap Saskia.
Saskia dan anak remaja itu menaiki mobil.
"asek duduk di depan saja,"ucap Saskia menyuruh anak remaja itu duduk di depan bersama dengannya.
di
anak itu berpindah tempat dan duduk di depan menemani Saskia.
sampainya di dalam mobil Saskia merogok Tasya mengambil sesuatu di dalam tasnya.
"ini buat kamu,"ucap Saskia memberikan cemilan pada anak itu.
"terimakasih kak,"ucap anak itu.
Saskia menjalankan mobilnya.
"nama kamu siapa dek?"tanya Saskia menanyai nama anak itu dan menoleh sebentar dan kemudian matanya kembali menendang jalan.
"nama saya Minah kak,"ucap anak itu sambil memakan senek yang di berikan Saskia.
Saskia mengangguk dan tersenyum.kamu masih sekolah?" tanya Saskia.
Minah mengelengkan kepalanya.aku sudah lama selesai sekolah,"ucap Minah.
"oh,kamu kerja?"tanya Saskia.
Minah mengelengkan kepalanya."tidak di rumah saja bantu ibu di rumah,"ucap anak itu.
"oh,rumah buk RT di mana dek?"tanya sakura lagi karena merasa perjalananya sudah jau.
"itu di depan rumahnya cet warna merah mudah,"ucap Minah.
"oh yang itu?"tanya Saskia.
"iya kak yang itu,"ucap anak itu.
__ADS_1
tidak lama mereka sampai dan langsung turun dari mobil
"marni tingal dulu,nanti kk antar kamu pulang ucap Saskia.
"iya kak,"ucap Minah.
Saskia masuk pagar dan sampainya di depan pintu Saskia memberi salam karena pintu rumah terbuka.
"asalamualaikum,"ucap Saskia memberi salam.
"waalaikum salam,"ucap ibu RT keluar dari ruang keluarga.
ibu erte menelisik wajah Saskia,karena bi RT juga tidak mengenali Saskia.
"siapa yah? dan ada yang bisa di bantu?"tanya ibu RT belum mempersilahkan sakit masuk.
Saskia tersenyum."saya Saskia Handoko buk,saya kemari menemui orang tua saya,"ucap Saskia.
"oh nak Saskia,ayo masuk-masuk,Minah ayo masuk,"ucap Bu RT mempersilahkan Saskia masuk.
"oh nak ini Saskia?"ibu RT menelisik dengan sangat cermat wajah Saskia dari kaki sampai ujung rambut Saskia."tunggu sebentar saya Pangilkan orang tua kamu,"ucap ibu RT.
Saskia mengangguk.
"kak Saskia,Jagan di bil hati,ibu RT Memeng seperti itu kalau memandang seseorang yang baru dia kenal,"ucap Minah karena melihat Bu RT memandang Saskia.
Saskia tersenyum."iya,tidak masalah kaka suda terbiasa,"ucap Saskia.
Minah tersenyum,tidak lama ayah dan bundah Saskia suda keluar.
"ayah,bunda,"ucap Saskia dan memeluk kedua orang tuanya dan menagis melihat ayah dengan baju compang camping,wajah babak belur dan ibu terlihat sangat lesuh dan pincang.
"hiks-hiks,kenapa bisa begini ayah? jelaskan pada KIA?"tanya jawab Saskia.
"duduk dulu ayah jelaskan,"ucap ayah.
mereka pun duduk Saskia duduk di tengah-tengah kedua orang tuanya.
"jelaskan,hiks-hiks,Saskia masih menagis melihat ayah dan ibunya seperti itu.
ayah mulai menjelaskan megapa rumahya di gusur dan penyebabnya dan mereka di cemo warga,semua tidak terlewatkan di jelaskan oleh ayah dan ibu.
"brengsek,"ucap Saskia mengepalkan tanganya.
Bu RT dan Minah bergidik ngeri melihat raut wajah Saskia,datar mata elangya sangat tajam dengan raut wajah ingin menerkam seseorang.
ayah dan ibu memegang tangan Saskia karena Saskia mau berdiri dan akan memberikan pelajaran pada bibi nya yaitu Darni dan Marni beserta anak pemilik tana dan para preman itu.
"bunda dan ayah kenapa diam saja,lihat perbuatan mereka,saudara seperti apa mereka itu,"ucap Saskia kesal.
"KIA,tidak boleh seperti itu,"ucap bunda bunda menenangkan.
"tidak boleh gimana maksud bunda? mereka aja boleh masak KIA ngak boleh bunda,"ucap Saskia mulai emosi.
ayah mengelengkan kepala"tidak boleh,"ucap ayah tegas.
Saskia terdiam."sekarang gini,ayah dan ibu mau ikut Saskia kekota atau tetep memilih Tingal di sini,"ucap Saskia kemudian,karena Saskia suda mempunya plending kedepanya untuk ayah dan bundanya.
"ayah pengennya masih di sini membersihkan semua barang-barang dagangan ayah dan rumah kita,dan juga balik ke kota kita suda tidak punya apa-apa di sana,ayah dan bunda tidak mau membuat suami kamu dan kamu repot karena kami,"ucap ayah.
Saskia tersenyum."bagai mana kalau kita Tingal di kota saja Ayah,bunda,Saskia suda bangun mensen buat ayah dan bunda tinggali,dan ayah dan ibu tidak perlu repot berjualan di sini,kalau masyarakatnya baik boleh-boleh saja tapi kalau seperti ini KIA tidak memperbolehkan,lagian ayah dan ibu bertahan di sini mau Tingal di mana?"tanya jawab Saskia pada kedua orang tuanya.
__ADS_1
ayah diam.
"ayah dan bunda harus ikut KIA balik ke kota,ayah dan ibu sama sekali tidak merepotkan KIA atau mas Adit,KIA suda punya mensen buat ayah dan bunda tinggali,kalau tidak percaya,"kita membuka Tasya dan mengeluarkan leptop milikya.
Saskia menyalahkan leptop itu lalu dia mencari foto rumah untuk ayah dan bundanya.
"liat ini adalah mensen kita,ayah dan bunda Tingal disini,ini semua hasil kerja keras Saskia untuk bunda dan ayah,"ucap Saskia.
ibu RT dan Minah turut melihat gambar rumah yang di maksud saskia,mereka melotot melihat gambar rumah bak istana itu.
"bear sekali,ucap ibu RT.
Saskia hanya tersenyum mendengar ibu RT.
"bagai mana?mau yah?"tanya jawab Saskia.
"tapi bagai mana dengan dagagan kami yang berantakan bahkan semua barang-barang di rumah itu berantakan,"ucap ayah dan bunda mengangguk membetulkan ucapan ayah.
Saskia tersenyum dan memeluk ayah dan bunda"biar KIA yang mengurusnya tugas ayah dan bunda hanya ikut KIA,"ucap Saskia.
"betul pak Handoko,kalian balik saja ke kota di sini tidak layak untuk di tinggali pak Handoko dan ibu Rosni,"ucap Bu RT menimpali.
Saskia mengangguk membenarkan.
pada akhirnya ayah dan bunda pun menyetujuinya.
"tapi ayah mengambil berkas-berkas ayah di sana,"ucap ayah kemudian.
Saskia menganguk"Iyah,"ucap Saskia.
"gimana kabar suami kamu dan mertuamu?" tanya ayah tiba-tiba.
Saskia tersenyum."mas adik sehat begitupun mertua ku,mas Adit tidak ikut karena ada rapat mendadak,mas Adit hanya menitip salam,dan mertua KIA menyuruh kia membawa ayah dan bunda balik kekota,"ucap Saskia berbohong.
ayah dan bunda tersenyum."oh begitu,"ucap ayah.
kini tiba saatnya Saskia membawa pulang ayah dan bunda ke kota,tapi sebelum itu Saskia berpamitan dan mengucapkan terimakasih pada ibu RT yang sudah menolong orang tuanya begitupun kedua orang Saskia mengucapkan terima kasih dan kini mereka pergi menaiki mobil Saskia.
mereka singa di rumah orang tua Saskia mengabil berkas-berkas penting milik orang tua Saskia dan Minah suda turun dari mobil itu.
"Minah,"pangil Saskia.
"iya kak,"ucap Minah.
"kemari,"ucap Saskia.
Mina melangkahkan kakinya menuju Saskia,Saskia memberikan lima lembar uang merah.
"terimakasih banyak yah,"ucap Saskia tulus.
"ini..!"ucap Minah menatap uang di gengamanya.
Saskia tersenyum"ini untuk kamu,sebagai bentuk terimakasih karena kamu suda membantu kk,mohon di terima yah,"ucap Saskia.
"terimakasih banyak kak,"ucap Minah.
semua orang menatap Saskia kagum.
suda cantik,ramah dan baik hati menjadi komplit dalam diri Saskia di mata orang-orang di sana.
sebenarnya orang-orang itu suda pada masuk dalam rumah mading-masing karena mereka melihat dan mendengar deruh mob Saskia mereka kembali berkumpul.
__ADS_1