
***Saskia:halo,Luh di mana?"
Elah:di toko Luh.
Saskia:gimana toko?
elah:seperti biasanya ramai
Saskia:oh satu jam lagi gua Kesana
elah:loh bukanya libur,malah ketoko,emang suami loh kemana?
Saskia:gak tau,gak penting juga.
elah:loh kok gitu harusnya kalian tuh menikmati bulan madu kalian,haha
Saskia:berisik loh,udah lah,gue mau makan dulu pesanan gue uda datang tuh,sampai jumpa di toko yah
telpon terputus...
"kebiasaan,"ucap elah.
sementara di kantor Adit lagi mengadakan miring penting,selesai miring Adit kembali keruangan kerjanya Adit duduk menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya sambil memijat-mijat kepalanya yang terasa sakit.
"asisten Jimi,siapkan jet pribadi kita berangkat ke negara xxx dua jam lagi,siapkan semuanya,"ucap Adit sambil memijat kepalanya.
"baik tuan,"ucap Jimi dan berlalu pergi.
Adit mengambil hp nya dan menghubungi ayahnya.
Adit:halo asalamualaikum ayah.
ayah:walaikumsalam ada apa?
Adit :begini yah,perusahaan di negara xxx mengalami masalah dan masalah cukup besar dan sangat berpengaruh untuk perusahaan kita di sisini,kalau tidak segerah di tangani kita bisa mengalami kebangkrutan,ada seseorang yang meretas rahasia perusahaan.
ayah:apa?mengapa bisa terjadi?
Adit:aku belum tau pasti ayah,aku harus Kesana sambil menyelidiki semuanya
ayah:biar ayah yang tangani,kasian istrimu di Tingal sendiri di rumah,kamu nikmati saja pernikahan kami ini,anggap saja sebagai hadia pernikahan kamu dari ayah.
Adit:ayah ibukan saatnya bercanda
ayah:uang bercanda siapa? ayah serius biar ayah yang tangani.
adit:ayah,biar aku yang tagani ini bukan tugas ayah,ayah suda menyerahkan penuh perusaahan pada aku,jadi biarkan aku yang tangani,aku berangkat dua jam lagi ,beritau ibu dan aku titip istri aku,karena aku disana agak lama sampai perusahaan normal kembali.
ayah:baiklah,tapi kamu harus berpamitan terlebidahulu pada istri kamu.
adit:aku tidak memiliki nomornya,ayah sampaikan saja.
ayah:ayah punya nomornya ayah kirim,kamu hubungi dia berpamitan pada dia.
Adit:baiklah,udah dulu aku mau siap-siap.
obrolan selesai
Adit berdiri mengambil tas kerjanya dan pergi meninggalkan ruangnya,Adit menghampiri asisten nya.
"kamu hendel semuanya,laporkan semuanya yang terjadi di kantor aku dan asisten Jimi berangkat ke negara xxx.
"baik siap pak,"ucap asisten perempuan itu.
setelah itu Adit pergi menaiki lif kelantai bawah.
sampai di resep sionis.
"bila ada yang ingin berteman aku,sampaikan aku lagi sibuk dan tidak mau di ganggu,"ucap Adit pada resepsionis itu.
"baik pak,"ucap resep sionis.
setelah menyampaikan Adit pergi menaiki mobil mewahnya,sebelum itu dia berniat berpamitan secara langsung pada istrinya Adit singa di hotel tempat mereka menginap semalam.
tidak butuh waktu lama Adit sampai di hotel dia langsung berjalan menuju kamarnya sampainya di kamar dia tidak mendapati Saskia di kamar itu.
"kemana dia?"ucap Adit.
Adit merogok sakunya dan mengambil hp nya menghubungi istrinya.
"nomor siapa nih,ganggu aja,"ucap Saskia.
"angkat aja,siapa tau suami kamu,"ucap elah.
"mau ngomong apa dia,ngak penting biarin aja,"ucap Saskia.
telpon berahir.
"ni cewe kenapa tidak mengangkat telponnya sih,kalau bukan di suruh ayah ogah baget menelfonya.
Adit mencoba lagi menghubungi Saskia tapi lagi-lagi di abaikan Saskia,Adit mencoba lagi dan lagi tapi ttp sama,Adit mengirimi pesan.
***isi pesan.
Adit:dasar istri tidak tau di untung,kenapa tidak di angkat suda berkali-kali di telfon,atau jangan-jagan kamu lagi selingkuh yah di luar sana,dasar cewek ngak benar,kalau bukan di suru sama ayah ogah banget aku menghubungimu.
pesan terkirim***.
istri: brengsek jaga mulut loh itu yah,gue sobek-sobek mulut kotor Luh itu,lagian mau aku selingkuh atau apapun itu,apa hubungannya sama kamu,ngapain kamu menghubungiku gak penting,kamu itu bukan siapa-siapa aku
terkirim.
Adit membaca balasan pesan dari saskia,Adit mengepalkan tangannya sampai kukunya terlihat pucat.
__ADS_1
"enak saja dia mengatakan aku bukan siapa-siapa aku ini suami kamu,"ucap Adit emosi.
"awas saja kamu,kalau sampai ketahuan selingkuh akan ku cincang-cincang selingkuhan mu itu,"ucap Adit lagi
tanpa sadar Adit mengucapkan kata itu saking kesalnya dia tidak menyadari kalau dia juga punya kekasih.
***Adit:terserah kamu,kamu menganggap penting aku atau tidak,aku hanya bilang aku pergi kenegara xxx dalam jangka waktu lama,kamu bawa semua milik aku di hotel ini pulang kerumah kita,aku menaruh kunci rumah di atas nakas.bersihin rumah awas aja aku pulang rumah berantakan.
pesan terkirim.
istri:pergi saja sana jauh-jauh gak usah pulang sekalian,aku bersukur banget loh ngak usah pulang-pulang buat fisa aja jadi warga negara xxx lebih bagus lagi***
ISIS pesan Saskia.
Adit :kurang ajar bange istri tidak tau di untung,durhaka,aku doakan kamu jomblo seumur hidup.ingin rasanya aku mendoakanmu mati tapi kasian orang tua kamu
Isi pesan Adit
**istri:kalu begitu aku aja yang doakan agar kamu mati.
isi pesan Saskia**.
membaca isi pesan Saskia Adit tambah *naik emosi.
Adit meletakan kunci rumah di atas nakas kemudian dia keluar kamar.
"astaga aku lupa,"ucap Adit*
Adit balik lagi ke kamar dia merogok saku jasnya dan mengeluarkan isi dompetnya yaitu kartu hitam anlimitid tanpa batas dia letakan di atas nakas dekat kunci rumah.
Adit menulis di cercai kertas yang bertuliskan.
***ISTRI DURHAKA
GUNAKAN KARTU INI SEBAIK MUNGKIN UNTUK KEBUTUHAN PRIBADI KAMU ,ITU SEBAGAI NAFKAH DARI AKU,KEPADA ISTRI DURHAKAKU***.
setelah menulis itu dia membaca kembali isi surat yang baru saja dia tulis,Adit tersenyum lalu dia meletakan di atas nakas dekat kartu itu,kemudian Adit pergi karena waktu penerbangan suda mendekati.
di tempat lain Saskia tidak ada henti-hentinya mengurutuki suaminya sumpah serapa yang dia lontarkan.
"dosa Luh nyumpain suami kamu seperti itu,"ucap elah.
"biarin aja,dongkol nih gue ama tuh laki,"ucap sasakia.
"walau luh mengurutuki suami Luh itu percuma dia juga gak mendengar yang ada telinga gue sakit dengar Luh ngoceh Mulu dari tadi,"ucap elah.
"Luh sama nyebelinya sama tuh laki,"ucap Saskia sambil berdiri dari tempat duduknya.
"eh mau kemana Luh?"tanya elah.
"pulang,"jawab Saskia sambil berjalan.
"eh ini siapa yang bayarin?"tanya elah sambil berteriak karena Saskia suda jauh.
elah tersenyum senang kemudian dia menyusul Saskia sambil berlari karena Saskia suda berada jauh darinya.
"KIA tungguin gue,"pangil elah.
"cepat,"ucap Saskia sambil ttp berjalan.
sampai di saksih,Saskia langsung duduk menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat duduk penumpang.
"pak tunguin teman aku dulu,"ucap Saskia.
"baik nona,"ucap sopir saksih.
elah masuk ketaksi duduk di samping Saskia.
"Luh mau kena Ki?"tanya elah.
"pulang ke hotel suami gue nungguin,"ucap Saskia kesal.
"oh Luh di suru pulang sama suami Luh yah? mungkin dia belempuas dengan yang semalam,hehehehe,"ucap elah sambil cekikikan .
platak
Saskia menyentil jenong Saskia.
"aouuuu,sakit tau,"ucap elah memegang dahinya.
"makanya otak loh itu jangan mesum,"ucap Saskia.
"emang kalian gak gituan semalam?"tanya elah.
platak.
Saskia kembali menjitak kepala elah.
"sakit kita,"elah mengelus jidatnya lagi.
"otak Luh itu yah,otak mesum,"ucap sasakia geram.
"gunakan cuma nanya,"ucap elah.
"jalan pak kehitel xxx,"ucap Saskia pada sopir taksi tidak mau meladeni Elah lagi.
sampainya di hotel Saskia langsung turun dan membayar upa saksih.
"pak antar teman saya pulang,"ucap Saskia.
"iya nona,"ucap sopir saksih.
Saskia lansung masuk kedalam hotel itu Lalau menuju kamar mereka,Saskia membuka pintu kamar lalu masuk kedalam kamar,Saskia langsung menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya yang lengket,selesai mandi Saskia Menganti bajunya dan menuju tempat tidu untuk istirahat.
__ADS_1
Saskia melihat sesuatu di atas nakas dia meraihnya dia memembacanya.
"STRI DURHAKA
GUNAKAN KARTU INI SEBAIK MUNGKIN UNTUK KEBUTUHAN PRIBADI KAMU ,ITU SEBAGAI NAFKAH DARI AKU,KEPADA ISTRI DURHAKAKU,"Saskia membaca.
saskia tersenyum setelah membaca itu.
"baik juga,akan aku gunakan seabik mungkin tenang aja suamiku akan aku habiskan uang kamu sampe kau bangkrut,hahaha,"ucap Saskia bercanda.
Saskia mengirimi pesan buat Adit
***isi pesan
terimakasih banyak suamiku yang baik hati,akan aku gunakan sebaik mungkin sampe kamu bangkrut
pesan terkirim***.
setelah mengirim pesan Saskia cekikikan membayangkan ekspresi suaminya ketika membaca isi pesan dari dirinya,benar saja di dalam jet pribadi Adit membuka pesan dari saskia.
Adit membacanya raut wajah Adit berubah merah karena kesal.
"ada apa dit,"tanya Jimi.
"luh baca aja sendiri,"ucap Adit memberikan hp nya pada Jimi.
Jimi membacanya lalu dia tersenyum
"niat banget istri gue membuat gue bangkrut,"ucap Adit.
"semangat sobat berjuang cari duit yang banyak agar tidak bangkrut,karena istri luh sangat bersemangat ngabisin duit Luh,hehehe,"ucap Jimi.
"sepertinya begitu Jim,"ucap Adit
"trus gimana hubungan kamu dengan Selena,"ucap Jimi.
"baik-baik aja,semenjak gue beliin mobil dia belum menghubungi gue,"ucap Adit kecewa.
"Luh bego banget mau-mau aja di matfaatkan cewe seperti dia,"ucap Jimi.
"tutup mulutmu itu,dia bukan manfaatkan gue,dia berhak kok nikmati uang gue karena gue pacarnya,gue nyari duit itu untuk kebahagiaan dia,gue mau Nerima perjodohan itu juga karena dia,kalau bukan karena dia ogah baget gue nikahin cewek gak jelas itu.
"iya karena dia gak mau hidup miskin sama loh,kalau Luh gak terima perjodohan itu semua aset keluarga Luh akan di cabut dari Luh,lalu dia dapat untung apa dari Luh kalau gak punya apa-apa lagi,"ucap Jimi.
"hentikan pikirin gak baikmu itu,Selena bukan cewek seperti ada dalam pikiran kotormu itu,yang perlu di waspadai adala wanita gak jelas itu,tiba-tiba masuk dalam kehidupan gue,"ucap Adit.
"terserah loh aja deh,"ucap Jimi.
setelah beberapa jam tibalah Adit di negara xxx
mereka langsung ke apeterken Adit yang berada di negara xxx itu,sampainya Adit langsung membersihkan tubuhnya lalu istirahat karena suda larut malam.
sementara di Indonesia.
Saskia suda berada di rumah baru yang di maksud Adit disana suda ada mertua sekaligus ayah dan bundanya.
"sayang apa kamu yakin Tingal di sini sendiri?" tanya ibu.
"Iyah buk,mas Adit suda bilang aku gak boleh ngerepotin ibu atau bunda siapapun itu,"ucap Saskia berbohong.
"anak itu,"ucap ayah Adit.
"enggak kok nak,malahan kami senang kalau kamu Tingal sama ibu,ibu tidak sendiri lagi di rumah ada menantu ibu yang temanin ibu,"ucap ibu.
"udahlah,buk,biarin aja,itu kesepakatan mereka,"ucap ayah saskia menimpali obrolan.
"tapi besan,kia sendiri loh di rumah ini,aku gak tega,"ucap ibu.
"tapi bagai mana aturan yang di berikan suami kia,"ucap bunda.
"anak itu,benar-benar deh bikin kesan aja,"ucap ibu.
"iya suda,nanti kita sering-,sering berkunjung kemari,"ucap ayah Adit.
"benar ya,ayah,"ucap ibu.
"iya,"ucap ayah.
"iya suda kami pulang dulu yah,udah malem,"ucap ayah Adit.
"iya,hati-hati di jalan,"ucap ayah saskia.
"iya,oh iya tinggala lebih lama di sini temenin KIA,"ucap ibu.
"gak bisa juga,warung tutup dong kalau begitu,hehe,"ucap ayah saskia.
"hem,yaudah kami pamit yah,kia jaga diri baik-baik yah buat anak ibu,"ucap ibu sambil memeluk KIA dan mengecup kening KIA lembut.
setelah itu merekapun pergi
setelah kepergian orang tua Adit ayah memulai wejangannya untuk Saskia.
"KIA,ibu dan ayah mertua kamu sangat baik padamu,terutama ibu mertuamu dia sangat menyayangimu,nak jagalah kepercayaan,kasih sayang yang mereka berikan kepadamu,mereka tidak melihat status sosial keluarga kita,kalau kamu kesal pada anaknya,tidak suka pada anaknya ingatlah orang tuanya yang amat sangat menyukaimu,"ucap ayah.
"iya nak,jagalah persahabatan ayah kamu dan ayah mertuamu jgan karena rumah tangamu mereka jadi putus persahabatan,"ucap bunda lembut.
Saskia diam dia hanya mendengar dan menyimak ucapan kedua orang tuanya.
"yah suda kamu istirahat aja,besok kamu masuk kantor kan?,"ucap bunda.
"iya Bun,"ucap Saskia.
orang tua Saskia masih mengetahui kalau Saskia masih kerja di perusahaan xxx,mereka tidak tau kalau Saskia suda lama risait dari perusahaan itu karena sesuatu hal membuat dia harus keluar dari perusahaan itu,sekarang Saskia suda mempunyai usaha sendiri yaitu toko roti,dan butik dimana kedua usahanya itu sangatlah ramai pengunjung dan sekarang Saskia membuka bisnis baru lagi yaitu resto dan kave,semua itu dia dapatkan dari hasil kerja kerasnya sebelumnya,Saskia mengunakan tabungannya selama kerja di perusahaan xxx sebagai modal usaha,di bekali pengalaman selama dia kerja di perusahaan xxx usahanya sampai meningkat seperti sekarang ini.
__ADS_1
dan Saskia juga suda membangun ruma untuk kedua orang tuanya sekarang masih dalam proses pembagunan,pembagunan cukup lama karena rumah yang di bangun Saskia tidak kalah besar dan mewah dari mensen mertuanya.