Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Kamu Juga Terserang Penyakit Pikun


__ADS_3

Ane menerbitkan senyuman lebar di wajahnya sedangkan Dewo masih sibuk dan asyik melamun memikirkan pilihan yang tepat apakah Dewo pulang ke rumah sekarang atau tetap di supermarket memikirkan hal itu membuat Dewo pusing ratusan milyar keliling.



Ane menoleh ke arah Dewo sekilas lalu Ane mengeluarkan jurus andalannya yaitu Ane berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang membuat Dewo ingin sekali menonjok wajahnya orang yang telah berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang.


"Dewo ayo buruan pulang sekarang jangan kelamaan supaya kamu cepat bisa di tolong karena telinganya kamu bermasalah, kalau pulang cepat kita berdua bisa langsung ke poli THT buruan jangan kelamaan dong" teriak Ane dengan sangat keras dan sangat kencang membuat Dewo syok dan kaget ingin sekali Dewo memberikan bogeman mentah dan pukulan yang sangat banyak sampai babak belur kepada orang yang berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang di telinganya Dewo.


Namun niatnya Dewo di urungkan saat mengetahui bahwa yang berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang di telinganya adalah Ane orang yang sangat berjasa dalam hidupnya karena Ane adalah orang yang telah melahirkan Dewo ke dunia ini.



Kini tangannya Dewo yang sudah terkepal di udara yang tadi niatnya tangan itu di gunakan buat memukul dan menghajar sampai babak belur orang yang berteriak dengan dengan keras sangat kencang di telinganya Dewo kini Dewo biarkan tangannya terkepal di udara.

__ADS_1


"Mama ngapain ada di sini ?" tanya Dewo bingung sambil menggunakan tangan yang terkepal di udara untuk menggaruk garuk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali sedangkan Ane mendelik ke Arab Dewo.


"Dewo kamu benar benar lupa ngapain mama ada di sini lebih tepatnya kita berdua ada di sini oh jangan jangan benar dugaan mama kalau selain kamu budeg dan tuli kamu juga terserang penyakit pikun" teriak Ane dengan sangat keras dan sangat kencang melebihi teriakan toa sedangkan Dewo.


"Aku ngga lupa kenapa mama ada di sini dan kenapa kita berdua ada di sini karena kita berdua akan memilih jas buat papa dan mama juga akan membelikan jas buat aku, mama sudah berkali kali aku bilang kalau aku ngga budeg dan ngga tuli bahkan aku juga ngga pikun jadi jangan sembarangan menuduh aku kalau aku budeg dan tuli bahkan menuduh aku pikun juga sungguh terlalu" teriak Dewo dengan sangat keras dan sangat kencang tanpa toa sedangkan Ane menatap ke arah Dewo dengan tatapan nyalang membuat Dewo harus menelan salivanya berkali kali.


Sungguh Dewo ingin sekali kabur dari situasi seperti ini namun Dewo tidak punya sayap buat terbang dan Dewo juga ngga punya sajadah ajaib yang bisa terbang masa Dewo menggunakan sapu lidi buat terbang ke angkasa ? mendengar suara Ane entah mengapa membuat Dewo langsung bingung memikirkan nasibnya sendiri apakah Dewo akan bertahan di supermarket atau meniru sarannya ke Ane untuk pulang ke rumah.



"Dewo tumben kamu ngga lupa kalau mama ada di sini lebih tepatnya mama dan kamu ada di sini buat membeli jas buat suami mama alias papa kamu sama membeli jas buat kamu oh mama tahu pasti kamu ingat tujuan kita berdua ke sini karena kita berdua mau membeli jas buat kamu makanya kamu ingat semuanya kalau ngga ada kata mau membelikan jas buat kamu istilah lainnya di sini kita berdua cuma mau membeli jas buat papa kamu di jamin mama yakin kamu ngga bakalan dengar dan ngga bakalan ingat omongan mama" teriak Ane dengan sangat keras dan sangat kencang dengan tatapan Ane yang nyalang ke Dewo bahkan sampai membuat semua pengunjung supermarket menatap ke arah Ane semua melihat tatapan semua pengunjung supermarket menatap ke arah Ane dan Dewo membuat Dewo menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Semua pengunjung di supermarket mengira bahwa Ane berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang karena Dewo budeg dan tuli sehingga Ane terpaksa berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang supaya Dewo bisa mendengar suara teriakan Ane yang sangat membuat bising seisi dunia ini.

__ADS_1



Sungguh Dewo sangat malu melihat tingkah Ane yang sangat menakutkan menurut Dewo ingin sekali Dewo pergi dari hadapannya Ane saat ini juga namun Dewo takut imbasnya bukannya Ane diam malah Ane akan semakin berteriak dengan sangat keras dan sangat kencang bahkan mungkin bisa jadi Ane akan menambahkan volume suaranya lebih tepatnya Ane akan menambahkan volume teriakannya.



Sehingga kini Dewo hanya diam saja dari pada Ane semakin menambah volume suara teriakannya, dalam hatinya Dewo merutuki kebodohannya sendiri yang mau di ajak oleh Ane ke supermarket karena di supermarket banyak banget kejadian yang memalukan yang di ciptakan oleh Ane untuk Dewo.



Ane banyak melakukan kejadian memalukan buat Dewo sampai Dewo rasanya ingin menenggelamkan Ane ke dasar lautan namun apa daya Dewo tak mau durhaka kepada Ane makanya Dewo tidak jadi menenggelamkan Ane ke dasar lautan.


"Mama gue aneh banget deh hobi banget teriak teriak bikin orang orang pada heboh menatap ke gue dan ke mama gue, heran gue sama mama gue bikin malu gue di supermarket ini sudah bertumpuk tumpuk, kalau tahu gini mending gue izinkan mama gue bawa semua karung beras yang berisi tas ke supermarket dari pada gue mengantar mama gue ke supermarket dapatnya malu doang, lebih baik gue sekarang milih pulang lebih cepat saja dari pada mama gue bikin malu gue terus di supermarket ini, sebentar kalau gue sama mama gue pulang cepat dari supermarket ini terus mama gue mengajak gue ke poli THT dan tempat orang pikun lalu gue ikuti ke poli dan tempat orang pikun jangan jangan mama gue malah bikin malu di poli THT dan tempat orang pikun gimana dong ini, gue harus apa dong supaya mama gue ngga bikin malu gue berturut turut, keputusan apa yang mau gue ambil sekarang apa gue mau di ajak pulang sama mama gue atau gue tetap ada di supermarket ini untuk meneruskan membeli jas buat papa gue" batin Dewo sambil memasang wajah cemas dan panik karena Dewo bingung menentukan pilihan yang tepat apakah mau di ajak pulang ke rumah atau melanjutkan membeli jas buat papanya Dewo

__ADS_1


__ADS_2