Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
Saskia di usir Adit dan pergi meninggalkan rumah


__ADS_3

kini Saskia suda sampai di rumah dia masuk dalam rumah dia meliahat suda ada Adit disana menunggunya pulang.


"dari mana saja kamu jam segini baru pulang,"ucap Adit.


saskia menghentikan langkahnya menatap Adit datar.


"ngapain lagi ni orang,"batin Saskia.


"dari mana saja kamu,"ucap Adit lagi.


"apa urusannya sama kamu,aku mau pulang jam berapa itu urusan kamu,"ucap Saskia halus tapi menusuk.


"kamu sadar dengan ucapan kamu itu?aku ini suamimu berhak menanyakan kemana saja kamu,"ucap Adit tidak menyadari ucapannya.


"hem,ini lagi,sebaiknya kamu tanya dulu dirimu,perbaiki dulu ahlakmu,baru kemudian kamu berbicara seperti itu padaku Adit,"ucap Saskia.


"aku menyadarinya,aku ini seorang laki-laki mau pulang jam berapa?pulang atau tidak,tidak ada yang akan menyakiti atau ngomongin Akau.


"cih,emang aku pulang jam segini siapa yang menyakitiku?"ucap Siska.


Adit diam.


"sudalah urus saja urusanmu gak usah urus urusan aku,mau keman dengan siapa,lagu apa itu bukan urusan kamu,karena aku tidak perna sedikitpun menanyakan kamu di mana? lagi kemana? sama siapa? aku tidak perna sedikitpun mencampuri urusan kamu,kalau kamu mengatakan aku ini istri kamu,lalu apa kabar dengan kamu,"ucap sakura benar apa adanya.


lalu sajian pergi meninggalkan Adit yang masih diam mencerna semua ucapan Saskia.


Saskia tiba-tiba menghentikan langkah kakinya tanpa berbalik dia berucap.


"sebaiknya terlebi dahulu kamu inropetsi baru kemudian kamu mengkritik apa yang aku lakukan,"ucap Saskia lalu dia berjalan menaiki anak tangga satu persatu.


"tapi kamu tingal di rumah aku,jadi aku berhak menanyakan kemana saja kamu karena orang yang Tingal di rumah aku dia adalah tanggung jawabku,"ucap Adit berteriak karena Saskia suda berada jauh darinya.


"kalau begitu aku akan pergi dari rumah ini,agar kamu tidak perlu bertanggung jawab atas diriku,"ucap Saskia yang berteriak pula.


"KIA,"teriak Adit.


"aku akan pergi malam ini juga dari rumah kamu ini,lagian aku Tingal di sini tidak ada gunanya,"ucap Saskia setelah berucap dia naik dan berlari menaiki anak tangga satu persatu.


sampainya di kamar Zaskia menutup pintu kamar dia membuka lemari,membuka koper miliknya dan mengisi semua pakaiannya kedalam koper sambil menagis,semua barang-barang milikya suda dia rapikan kedalam gardus-gardus besar,setelah itu dia turun mengangkat semua barangnya dia masukan kedalam bagasi mobil,setelah itu dia kembali lagi kedalam rumah dia melihat Adit yang menuruni anak tangga Adit pun menatapnya, Saskia tidak menghiraukannya Saskia naik kelantai atas mengabil koper dan tasnya Adit menatap Saskia aneh,Adit belum tau kalau Saskia benar-benar pergi karena tadi Adit masih berada dalam kamarnya menelfon bersama Selena.


Saskia menuruni anak tangga satu persatu sambil menyeret kopernya dan menenteng Tasya tidak ada Adit disana entah kemana Adit perginya Saskia tidak tau dan tidak mau tau.


sampainya di lantai bawa dia menyeret koper besarnya.


"mau kena kamu,"ucap Adit yang tiba-tiba masuk kedalam rumah mengambil kunci mobil yang tertinggal,sebenarnya Adit keluar karena Selena merajuk karena Adit tidak pulang kerumahnya melainkan pulang kerumah istrinya.


"pergi,"ucap Saskia santai seperti tidak terjadi apa-apa.

__ADS_1


"kamu mau pergi kemana malam-malam seperti ini?dan ini,"menunjuk koper saskia."apa ini,"ucap Adit.


"koper,"ucap Saskia santai.


"iya aku tau koper,maksud aku, kamu dengan koper mau pergi kemana?"ucap Adit binggung mau ngomong apa.


"koper,isinya pakayan aku,dan aku pergi dari rumah ini,sekarang kamu bebas dari tanggung jawab,sampai bertemu di pengadilan,"ucap Saskia masih tetap santai tapi hati jangan tanyakan sakitnya.


"kamu benar mau pergi?"tanya Adit.


"kamu pikir aku bercanda,tidak ada waktu untuk bercanda Adit,sudalah aku berangkat,sampai jumpa,"ucap Saskia menyeret kopernya.


"kamu tidak boleh pergi,sebelum mejelaskan dan menyelesaikan semua ini,"ucap Adit melarang Saskia.


"apa yang harus di jelaskan? bukanya suda cukup jelas antara kau dan aku,aku rasa kamu suda tau bukan? dan apa yang harus kita selesaikan? bukanya suda selesai dan apa yang harus kita selesaikan kamu sudah tau dan aku pun tau kita tidak ada masalah apa-apa mengenai rumah tangga ini,kita sama-sama tidak menginginkannya,ups salah bukan aku tapi kamu,"ucap Saskia.


Adit diam mencerna baik ucapan Saskia yang sangat benar tapi satu yang dia petik,Saskia mengatakan sama-sama tidak menginginkan bukan aku tapi kamu,itu tandanya dia menerima pernikahan itu.


iya,Saskia memang suda menerima pernikahan ini,tentunya suda menerima Adit,bagi Saskia mau di bolak balik bagai mana pun dia dan Adit tetap pasangan suami istri yang sah Dimata Allah,Dimata hukum dan agama,mengapa Saskia tidak mencoba menerima Adit sebagai suami menerima keadaan yang nyata ini,begitulah pikir Saskia.


sehingga Saskia tetep menjalankan tugasnya sebagai istri yaitu mengurus Adit kalau untuk batin tentu saja tidak karena beginilah keadaan rumah tangga Adit dan Saskia,seandainya tidak seperti ini tentu saja Saskia memberikan hak Adit atas dirinya.


tapi justru berbanding terbalik dengan Adit,Adit malah memili menghindari Saskia dan fokus pada Selena,walaupun Adit suda tertarik pada Saskia namun Adit Memili tidak peduli dan menepis itu jauh-jauh karena tidak ingin mengatakan sosok Selena di hatinya karena keberadaan Saskia.


Saskia pergi setelah tidak mendengar jawaban apapun dari bibir Adit.


namun Saskia tidak mengindahkannya sedikitpun Saskia malah memili tetap melangkahkan kakinya dan menarik koper milikya yang cukup besar itu.


"aku bilang berhenti,"teriak dan bentakan Adit suda tersulit emosih.


namun bentakan itu mampu membuat langkah kaki Saskia berhenti untuk melangkah,padahal satu langkah lagi kaki Saskia suda keluar dari pintu utama rumah mereka.


Saskia berseruh.


"apalagi,"dengan Sura lantang memenuhi rumah Saskia berseruh.


Adit diam lalu berseruh."satu langkah lagi kakimu berani melangkah keluar kamu jangan menyesalinya.


namun Adit salah dia pikir Saskia akan mengindahkan ucapanya justru Saskia sama sekali tidak peduli dengan ucapan Adit,menurutnya apa yang harus di sesali keputusannya suda bulat dan Saskia suda cukup keras memikirkan tentang keputusannya karna baginya percuma tidak ada yang harus dia pertahankan,sudah cukup setahun lebih Saskia bertahan dan bersabar demi kebahagian orang tua,kini saatnya dia harus memili memikirkan kebahagiaanya sendiri,dan Saskia suda menyiapkan alasan bila nanti orang tuanya dan orang tua Adit meminta penjelasan darinya,penjelasan yang tidak akan menjatuhkan Adit atau dirinya,Saskia berusaha menutupi masalah rumah tangganya agar ke empat orang tua mereka tidak mau ikut campur permasalahan mereka cukup menanyakan alasan dan menyepakati keinginan mereka untuk bercerai.


"alah..! tidak penting,"ucap Saskia


Saskia melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu,setelah Saskia memasukan koper besarnya kekursih penumpang belakang dengan susah paya Saskia masuk kedalam mobil dan menghidupkan mobil lalu menginjak gas mobil itu dan pergi tanpa peduli pada adit.


Saskia memang sangat keras kepala bila dia suda memutuskan sesuatu dan tegas mengambil keputusan,tapi sebelum mengabil keputusan Saskia terlebih dahulu memikirkan baik, buruknya dan solusinya.


terlihat dari pasangan ini Saskia lah yang paling sangat mendominasi dalam pendirian dirinya dan rumah tangganya karena Adit masih di kuasai oleh Selena sehingga membuatnya bodoh, bahkan asistennya Jimi mengatakan Adit tidak pantas menduduki jabatan sebagai Presdir perusahaan ayahnya karena Jimi lah yang paling bekerja keras atas pekerjaan nya,waktu Adit selalu di habiskan bersama Selena,sungguh Selena sudah sangat menguasai Adit.

__ADS_1


melihat Saskia pergi cepat-cepat Adit berlari menuju mobilnya dan berfikir untuk mengejar Saskia yang suda pergi tanpa peduli sedikitpun ucapan Adit,sejenak Adit melupakan Selena yang sudah menunggunya bahkan suda mengeluarkan sumpah serapannya pada Adit dan istrinya itu,sampai saat ini Selena Belem mengetahui pemilik wajah gadis yang berstatus istri Adit itu,mungkin kalau Selena tau dia akan Ahok.


begitu pandainya Saskia dan Adit menyembunyikan status mereka dan permasalahan mereka pada orang-orang yang suda mengetahui kalau Saskia dan Adit adalah pasangan suami istri kecuali Jimi dan elah.


Adit terus mengejar mobil yang di kendarai oleh Saskia dengan cara mengebut-ngebut di jalanan.


"mau pergi kemana anak ini,apa dia balik kerumah orang tuanya,"ucap Adit yang masih terus mengikuti kemana arah mobil Saskia pergi.


Adit menyadari kalau arah jalan yang dia lalui bukanlah arah jalan kerumah orang tua Saskia atau arah rumah orang tuanya.


"kemana dia akan pergi,"Adit terus mengikuti arah mobil Saskia.


pada akhirnya Saskia memberhentikan mobilnya dan memarkirkan mobilnya di salah satu butik yang Adit tau itu milik Saskia.


Saskia turun dari mobil,kemudian menurunkan kopernya dari dalam mobil dengan susah paya,setelah itu Saskia mengunci pintu mobil dan kini membuka pintu butik dan dia pun masuk kedalam butik menyalahkan lampu butik itu dan dia naik kelantai atas untuk beristirahat karena lelah berkerja dan lelah bertengkar dengan suami bodohnya itu.


semua telah di saksikan Adit dari jauh bahkan Saskia berjalan baik kelantai atas itu cukup jelas di lihat oleh Adit karena dinding-dinding depan butik itu semua kaca,bahkan Saskia suda berada di lantai atas itupun bisa dilihat Adit setelah Saskia menyalahkan lampu karena gorden-gorden itu lupa di tutup.


Adit dapat melihat aktifitas Saskia di lantai atas itu dari dalam mobilya.


sekarang Adit binggung harus berbuat apa dan menjelaskan apa? pada orang tuanya dan kedua orang tua Saskia bila di tanyakan alasan,sungguh makin membuat Adit tambah bodok.


sementara di rumah orang tua Adit.


"apa? apa kamu yakin tidak memberikan informasi yang salah pada kami?"tanya ayah Adit pada mata-matanya yang suda dia suruh memata-matai anak dan menantinya.


orang tua Adit tidak tau masalahnya apa,karena selama ini pasangan suami istri itu tidak menunjukan sikap mencurigakan,orang tua Adit terkejut ketika mendengar informasi kalau Saskia pergi dari rumah dan nenili Tingal di butik miliknya,mata-mata yang di kirim orang tua Adit tidak bisa mengetahui masalah pribadi pasangan itu,karena dia hanya mengawasi dari kejauhan tidak terlalu mendekatinya karena akses mendekati keduanya sulit,dan orang tua Adit tidak berhasil memberikan mata-mata yang berada dekat dari pasangan itu,karena beberapa pembantu atau tukang kebun bahkan sekuriti yang di rekomendasikan ayah Adit semua di tolak mentah-mentah oleh Saskia maupun Adit,Saskia murni tidak tau tapi Adit tau orang-orang yang suda direkomendasikan oleh ayahnya,tidak lain adalah mata-mata yang memantau perjalanan rumah tangga Adit,dan setiap saat akan memberikan informasi pada ayahya,Adit sangat tau karakter ayahnya.


"sungguh keterlaluan anakmu itu ayah,"ucap ibu marah sekaligus sedih mengigat menatu kesayangannya pergi dari rumah,dan ibu tau Saskia pasti di usir oleh anakya itu,ibu sangat tau bagaimana karakter menantunya itu dan anakya.


ayah membuang napas kasar tidak menjawab ucapan ibu.


"kalau mas Handoko dan istrinya tau,apa yang harus kita jelaskan ayah,"ucap ibu.


"bukan urusan kita menjelaskan pada mereka tapi anak nakal itu,"ucap ayah.


"aku tidak mengira kalau anakmu itu masih berhubungan dengan wanita ular itu,"ucap ibu geram mengigat wajah Selena.


sebenarnya ayah Adit tau kalau anakya itu masih berhubungan dengan Selena namun dia hanya diam menunggu Adit menyadari dan mengetahui sendiri seperti apa Selena sesungguhnya,karena percuma memberitahukan anakya itu,Adit tidak akan perna percaya apa kata orang termaksud orang tuanya sendiri tentang Selena,kecuali dia menemukanya sendiri,tapi sampai saat ini Selena sangat pandai menyembunyikan kebusukannya itu.bagi ayah percuma anaknya Adit sangat keras kepala, walaupun ayah Adit mengirimkan beberapa bukti kelakuan Selena namun Selena selalu saja membuat alasan yang membuat Adit percaya tentang kebohongan yang di buat-buat oleh Selena.


bagi Adit ayahnya yang berbohong ingin menjatuhkan Selena agar Adit bisa meninggalkan Selena dan memilih Saskia atau menerima Saskia sebagai istri,selama ini usaha ayah Adit selalu sia-sia,kini ayah Adit pasrah saja bagai mana keputusan Saskia dan Adit tentang rumah tangganya,ayah Adit sangat merasa bersalah pada menyatunya dan orang tua menantunya,ayah merasa gagal mendidik anak satu-satunya itu.


sungguh Selena membawa pengaruh buruk pada Adit sungguh Selena adalah wanita yang perlu di waspadai bila dekat-dekat dengan seseorang karena karakter Selena memang sangat bisa mempengaruhi seseorang dengan tampang Sok bainya dan lemah kembutya,bertidak tidak etis hanya pada Saskia dan temanya tapi pada orang lain tidak,dan Adit sangat memaklumi itu,menurutnya mungkin Saskia dan temanya memang suda membuat kesalahan besar sebelumnya sehingga gadisnya Selena menujukan Susi buruknya yang harusnya tidak dia tunjukan di depan Adit,dan setiap kesalahan yang di buat oleh Selena besar atau tidak Adit selalu memaafkanya karena Adit tidak bisa mara terlalu lama pada Selena dan tidak bisa berada jauh pada Selena.


entah makanan apa yang suda di berikan Selena pada Adit sehinga Adit jadi penurut,atau budak cinta pada Selena,membuat Adit bodoh tidak ketulungan.


bahkan omset perusahaan menurun,memasukan tidak sesuai dengan pengeluaran,kalau Adit di biarkan terus seperti itu bisa-bisa perusahaan mengalami kebangkrutan.

__ADS_1


__ADS_2