
tidak terasa waktu suda menunjukan jam 7 malam tapi Zaskia belum kunjung mengatakan ingin pulang pada ahirnya Adit berenesiatif mengajak Zaskia pulang.
"sayang,"Adit menghampiri Zaskia."udah malam besok saja di lanjutkan,pulang yuk,"ucap Adit.
Zaskia menoleh."iya mas ini juga suda selesai kok,"ucap Zaskia sambil merapikan meja nya.
"mas bantu,"ucap Adit sambil mengumpul kertas-kertas berserakan di atas meja.
"eh mas,tidak perlu mas,biar aku aja,mas tunggu saja gak lama kok,"ucap Zaskia.
"baiklah,"Adit memberikan kertas yang di pegang ya pada Zaskia.
tatapan Adit dan Zaskia bertemu,Zaskia tersenyum Adit pun tersenyum."makasih mas,"ucap Zaskia.
"iya,"Adit kembali ketempat duduknya sambil menunggu Zaskia selesai membersihkan meja dan ruangan pribadinya.
karena kebiasaan Zaskia memang seperti itu,membersihkan ruangan ya sebelum pulang,karena Zaskia tidak suka kotor dan Zaskia juga tidak mengizinkan seseorang membersihkan ruangan ya.
setelah selesai Zaskia mengambil tasnya di atas meja,dan mengambil tumpukan kertas yang suda dia pisahkan apalagi kalau bukan laporan keuangan semua usahanya.
Zaskia bersukur karena Adit tidak perna mau menyentuh barang-barang nya sedikit pun jadi Zaskia tidak perlu takut kalau yang sembunyikan akan ketahuan,baginya cukup butik saja yang di ketahui suaminya itu.
"udah selesai mas,"ucap Zaskia.
"ayo pulang,"ucap Adit suda berdiri dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.
Zaskia mengikuti langkah kakinya Adit dari belakang,Zaskia menutup dan mengunci pintunya.
Adit dan Zaskia menuruni anak tangga satu persatu berjalan saling berdampingan,Adit menggenggam tangan Zaskia.
sampainya di lantai bawah,suasana di bawa itu suda sunyi Tingal Siska dan dua orang sekuriti yang bertugas menjaga malam ini.
"loh sis,kamu belum pulang?"tanya Zaskia.
"malam pak Adit,"ucap Siska tidak menjawab pertanyaan Adit,Siska Malah mengucapkan selamat malam pada Adit.
"malam Sika,"jawab Adit.
Zaskia menoleh pada Adit yang ada di sampingnya dan kembali menatap Siska."aku tanya kamu kenapa belum pulang Siska,"ucap Zaskia ketus karena kesal pertanyaannya di abaikan Siska.
"hehehe,nunggu mbak KIA pulang,"Siska cegegesan.
"udah ayo pulang,atau kamu mau menginap di sini temani bapak-bapak itu?"ucap Zaskia.
"GK lah mbak,"ucap Siska.
"ya udah ayo,"ucap Zaskia.
Zaskia berjalan lebih dulu di sampingnya ada Adit yang sedari tadi memegang tanganya.
"kami pulang dulu yah pak,titip butik yah pak,oh iya ini buat beli kopi kalau ngantuk pak,"ucap Zaskia sambil memberikan uang pada sekuriti itu.
"terimakasih buk Zaskia,tidak perlu repot-repot kami masih ada kok sisa kemarin buk Zaskia berikan,"ucap pak Yono sekuriti.
"ambil saja pak,"ucap Adit tiba-tiba.
pak Yono melihat Adit,lalu dia sedikit membungkuk kearah Adit."malam pak Adit,"ucap pak Yono yang mengenali Adit.
"malam,"jawab Adit.
Zaskia memberikan uang itu ke tangan pak Yono."ini pak ambil saja,kami permisi pak,titip butik yah,"ucap Zaskia.
"terimakasih banyak buk Zaskia,"ucap pak Yono suda memegang uang yang di berikan Zaskia.
"iya sama-sama,pamit yah,"ucap Zaskia.
"iya buk,hati-hati di jalan,"ucap pak Yono.
"iya pak,"jawab Zaskia sambil masuk kedalam mobil karena suda di bukakan pintu mobil oleh Adit.
"pak,bagi besok yah,hehehe,"ucap Siska.
"iya,"ucap pak Yono.
"dada,diluan yah,selamat begadang pak Yono,hehehe,"ucap Siska.
Siska menaiki motornya dan berlalu pergi.
pak Yono geleng-geleng kepala melihat tingkah Siska sedangkan Zaskia dan Adit suda pergi sedari tadi.
dret-dret...
hp Zaskia berdering membuyarkan obrolan mereka.
"halo asalamualaikum,"ucap Zaskia memberi salam.
"waalaikum,belum pulang nak? mertua kamu menanyakan trus sedari tadi,"ucap bunda dari sebrang telfon
__ADS_1
"ini suda dalam perjalanan pulang kok bunda,bentar lagi sampai kok,"ucap Zaskia.
"suami kamu mana?"tanya bunda dari sebrang telfon
Zaskia menoleh ke arah Adit sebentar."ini lagi menyetir mobil Bun,"ucap Zaskia.
"oh hati-hati di jalan yah,"ucap bunda dari sebrang sana.
"iya,Bunda udah dulu yah,asalamualaikum,"ucap Zaskia ingin menyudahi telfonya.
"iya,waalaikumsalam nak,"ucap bunda dari sebrang telfon.
telfon pun berahir.belum sempat menyimpan kembali hp nya,hp Zaskia berdering kembali di sana terlihat nama Etha.
"waalaikum salam,"jawab Zaskia yang suda mengangkat telfonya.
"mbak,aku suda bicara sama yang punya rumah kontrakan,dia mau menjualnya tapi beliau memasang harga sangat mahal mbak,"ucap Etha menjelaskan.
"berapa?"tanya Zaskia.
"40 juta mbak,mahal banget,rumahnya tidak begitu besar,tapi pasang tarif besar banget,"ucap Etha.
"pahanya luas ngak?"tanya Zaskia.
"kalau lahan luas bak,satu hektar lagi,"jawab Etha.
"hehehe,itu murah Etha,kamu bisa membangun beberapa rumah lagi di tempat itu,rumah itu juga bisa di renovasi lebih besar lagi,bisa juga di Bagun kos-kos berapa petak di dalamnya,"ucap Zaskia menjelaskan agar Etha lebih paham.
"oh begitu yah mbak?"tanya Etha.
"iya,bagai mana kamu ambil atau tidak?"tanya Zaskia.
"gimana yah mbak? mbak punya uang sebanyak itu gak?"tanya Etha.
"hahaha,bisa di atur,aku trasfer sekarang yah,"ucap Zaskia.
"alhamdulilah,iya mbak,makasih yah,"ucap Etha.
"sama-sama,aku genapin 50 aja yah,bisa kamu gunakan untuk hal lain di sana sebelum kamu balik,"ucap Zaskia.
"ah,tidak perlu mbak 40 saja lah,aku gak mau punya utang banyak,bisa mati aku bekerja kalau begitu,"ucap Etha.
"hahahaha,biarin,udalah 50 saja lah,kamu kan bisa cicil,"ucap Zaskia.
"boleh deh,tapi gaji aku di kasih tinggi yah,biar cepat lunas,"ucap Etha.
"hahaha,makasih yah mbak,mbak baik banget sama aku,"ucap Etha senduh.
"iya sama-sama,gak usah merasa GK enak seperti itu,tenang saja pekerjaan menanti dirimu di sini,hahaha,"ucap Zaskia bercanda.
"biarin aja deh,"ucap Etha.
"hahaha,"Zaskia tertawa dan di perhatikan Adit,Adit pun tersenyum melihat istrinya itu.
Adit mengerti sekarang teryata kebahagian istrinya itu simpel saja,membahagiakan orang lain saja istrinya bisa senag seperti itu.
mengenai gaji Etha bekerja sebagai desainer dan kakintangan Zaskia itu tidak begitu besar 20 juta dalam satu bulan lain dari bonus yang di berikan,mengigat butik sekarang sangat melegat,tidak rugi bagi Zaskia mengaji kariawanya sebesar itu,desanya saja suda sampai kepenjuru negara bagai mana tidak melegat penghasialan Zaskia dalam sebulan,sehari saja penghasilannya ratusan juta,bisa di bayangkan bagai mana majunya butik itu,padahal pendesain hanya 3 orang saja,Siska,Etha dan Zaskia,karena elah suda mengurus usaha Zaskia lainya,Zaskia fokus di butik,sebentar lagi butik itu menjadi lebih besar dari sebelumnya,suda merekrut banyak kariawan untuk butiknya,kariawan yang di rekrut untuk butik besarnya lebih dari seratus pegawai lain dengan butuk-butik cabang yang akan di resmikan secara bersamaan sebentar lagi.
sunggu luar biasa kerja keras Zaskia dan dua orang itu mendesain tiap hari nya dengan model yang berbeda-beda.
"siapa?"tanya Adit.
"Etha mas,"jawab Zaskia.
"oh,kenapa?"tanya Adit kepo.
"ada masalah keluarga,Zaskia tanpa sadar menceritakan semuanya pada Adit.
"oh begitu,"ucap Adit mengerti.
"iya mas,begitu,"jawab Zaskia.
Adit mengelus kepala Zaskia."istriku sangat baik hati,"Adit memuji Zaskia.
"biasa saja mas,sebagai manusia kita harus saling membantu satu sama lain,apalagi itu orang yang terdekat dari kita,aku itu mas,kalau punya lebih aku tidak perna pelit untuk membagi,sebagian Reski kita itu ada rezeki orang lain di sana,kita harus memberikan itu,"ucap Zaskia.
Adit tersenyum dan mengangguk mengerti,sunguh mulia hati istrinya itu,batin Adit.
tidak lama Zaskia dan Adit suda sampai di rumahnya.
mereka masuk kedalam rumah setelah Adit memarkirkan mobil nya.
"asalamualaikum,"ucap Adit dan Zaskia bersamaan karena pintu rumah masih di buka,di sana suda ada 4 orang tua mereka yang lagi duduk santai sambil berbincang-bincang entah apa yang mereka perbincangkan.
"waalaikumsalam baru pulang nak,"ibu menyambut anak-anaknya.
"iya buk,banyak kerjaan di butik,"ucap Zaskia menyalimi ibu mertuanya dan di susul Adit.
__ADS_1
"iya,aku suda ngantuk nunguinya,"ucap Adit.
"gitu aja suda mengeluh,"ucap ayah dari jauh,karena jarak mereka sedikit jauh,ibu berdiri menyambut anak-anaknya itu.
"ayah,sukanya hanya mencebik doang,ayah tidak rasakan,karena ibu hanya semata-mata ibu rumah tangga tidak seperti KIA,coba ibu juga seprti KIA,ayah pasti geluh sampai setahun gak ada habisnya,"ucap Adit mengeluh.
"kenapa bawa-bawa ibu,"ucap ibu memukul lengan Adit.
"aduh,sakit buk,"ucap Adit.
"sukurin,"ucap Zaskia.
"kenapa sih kalin ini,selau membuliku kalau kalin kumpul,tidak ayah,tidak ibu,nih di tambah satu lagi istri gue,"ucap Adit.
Zaskia mengangkat bibir atasnya ke atas.
"uh sayang mantu bunda,"ucap bunda berdiri menghampiri Adit dan memeluknya.
di sambut Adit dengan senag hati."iya nih Bun,"ucap Adit.
"biarkan mereka angap saja mereka burung berkicau,"ucap bunda.
"hahahahahaha,"mereka tertawa bareng.
"ayo duduk dulu,kalin udah makan?"tanya bunda.
"belum Bun,"jawab Adit.
"oh,kalau begitu kalian makan dulu setelah itu istirahat,"ucap bunda.
Adit dan Zaskia mengikuti langkah kaki bunda menuju dapur.
"kalian duduk saja bunda ambilin piringnya buat kalian,"ucap bunda.
bunda mengambil dua piring untuk anak dan anak menantunya itu,bunda memberikan piring itu untuk Adit dan Zaskia.
Zaskia berdiri mengambil piring Adit untuk di isi makanan.
"segitu aja,"ucap Adit.
"iya,"jawab Zaskia.
Zaskia memberikan piring yang berisi makanan itu untuk Adit,Adit belum langsung memakanya dia menunggu Zaskia selesai menyendok Nasih untuk dirinya sendiri setelah Zaskia suda selesai mengambil Nasih untuk diri nya sendiri baru Adit menyantap makanannya,sikap mereka seperti itu tidak luput dari pandangan bunda,bunda tersenyum senang,bunda bahagia teryata anak yang mereka jodohkan itu hubungannya suda banyak kemajuan,bunda sangat bersukur karena anak dan menantunya itu suda bersikap dan berpikir lebih dewasa.
"bunda Tingal ke depan yah,gabung sama mereka,kalian nikmati saja makanya,"ucap bunda samb berdiri dari duduknya.
"iya bunda,terimakasih banyak yah Bun,"ucap Adit.
"iya,makan lagi,bunda Tingal yah,"ucap bunda sekali lagi dan berlalu pergi.
Adit dan Zaskia mengangguk kan kepala."iya Bun,"ucap Adit dan Zaskia.
Adit dan Zaskia menikmati makanya.setelah selesai makan,Adit lebih dulu pergi keruang tamu gabung bersama yang lain sambil menunggu Zaskia,Zaskia mencuci piring bekas Meraka makan dan menaru susah makanan itu kedalam kulkas setelah selesai semuanya Zaskia keluar dari dapur dan langsung naik kelantai atas menuju kamarnya di susul oleh Adit di belakangnya.
sampainya di kamar Zaskia langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket itu,tapi sebelum itu Zaskia suda lebih dulu mengambi piama tidurnya lalu masuk kedalam kamar mandi itu.
Adit duduk di kursih sambil main hp nya menunggu Zaskia selesai membersihkan tubuhnya baru Adit membersihkan tubuhnya yang lengket juga.
setelah beberapa menit Zaskia keluar dari dalam kamar mandi suda mengunakan piama tidurnya Adit memperhatikan isrinya itu,terlihat cantik natural dan seksih,kulit putih Zaskia terlihat sangat jelas di mata Adit,Adit menelan salifanya memerhatikan Zaskia,miliknya yang di bawa sana tiba-tiba menegang terasa penat di bawa sana.
"mas mau membersihkan tubuh juga,aku suda selesai,"ucap Zaskia.
"ah iya,"lamunan Adit terpecahkan karena Zaskia berbicara padanya,pikiran Adit tadi suda berkelana kemana-mana membayangkan Zaskia.
Adit mendekati Zaskia."siap-siap mas pengen,"ucap Adit serius dan berlalu pergi masuk kamar mandi membersihkan tubuhnya.
tidak butuh waktu lama Adit selesai membersihkan tubuhnya,Adit keluar dari kamar mandi suda dengan piama tidurnya yang suda di sediakan Zaskia DJ kamar mandi untuk Adit gunakan,Zaskia tidak hanya mengambil piama tidurnya tadi tapi juga mengambil piama tidur untuk Adit juga,bahkan Zaskia suda menyiapkan air hangat di betap untuk Adit pakai.
tentu saja Adit di dalam kamar mandi merasa senang karena itrinya itu benar-benar mengurusnya memperhatikan semua kebutuhannya,tanggung jawab nya sebagai istri tidak perna Zaskia abaikan walau Zaskia suda bekerja keras di luar dari tanggung jawabnya sebagai istri.
Adit berjalan menuju tempat tidur di sambut Zaskia dengan senyuman dan Adit membalas senuman itu.
"mas pengen KIA,"ucap Adit tiba-tiba.
pus..
wajah Zaskia merona karena malu,namun Zaskia tidak mau mengabaikannya,pikirnya ini tanggung jawabnya melayani suaminya sebagai istri,Zaskia mengangguk tentu saja Adit senang,tapi sebelum melakukan itu Zaskia suda meminum obat nya penunda kehamilan karena Adit tadi suda mengigatkanya.
melihat Zaskia mengangguk dengan cepat Adit melakukan aksinya,Adit mencium Zaskia mulai dari kening,kedua bela pipih,mata hidung,seluruh wajah Zaskia dia cium.
Adit mulai merangsang tubuh Zaskia,setelah puas merangsang Adit membuka seluruh pakayanya sedangkan Zaskia saat ini suda tidak mengunakan satu helai benang pun di tubuhnya.
Adit kembali merangsang tubuh Zaskia setelah Adit merasa kalau milik Zaskia suda basah,Adit mulai memasukan miliknya kedalam milik Zaskia.
Adit mulai mengiyangkan pingulnya setelah miliknya suda menyatuh sempurna dengan milik Zaskia.
keduanya menjerit kenikmatan surga dunia,di dalam kamar itu di penuhi suara-suarah kenikmatan oleh keduanya,etah seda berapa kali keduanya melakukan pelepasan dengan berbagai gayah dan pada ahirnya mereka berhenti setelah keduanya suda merasa lelah.
__ADS_1
"ayah,ibu,sebentar lagi kalian akan menimang cucu,anak dari aku,"batin Adit.