Terpaksa Menikah Karena Perjodohan

Terpaksa Menikah Karena Perjodohan
peresmian butik baru


__ADS_3

Zaskia turun dari mobil."hati-hati di jalan mas,"ucap Zaskia setelah menyalami Adit.


Adit tentu saja senang di Salami Zaskia seperti itu,membuatnya merasa di hargai dan di hormati oleh istrinya Zaskia,Adit ingin mencium kening Zaskia tapi di urung Kanya karena Zaskia berada di luar pintu mobil tempatnya duduk.


"iya,pamit yah,"ucap Adit.


Zaskia mengangguk saja walau dia tidak tau Adit akan pergi kemana karena Adit tidak berpamitan pada dirinya,Zaskia hanya melihat pakayan Adit yang rapi tidak seperti biasanya,baju yang dia siapkan untuk Adit tidak di gunakan Adit.


Zaskia menghela napas nya,lalu membuangnya perlahan,menetralkan pikiran nya tentang suaminya.


Zaskia masuk kedalam butik berjalan gontai berwibawa,semua mata memandang ke arahnya menatap kagum terhadapnya.


Zaskia tidak peduli dengan tatapan orang-orang padanya itu suda hal biasa menurutnya.


Zaskia masuk kedalam butik di sebut para kariawan nya.


"pagi mbak,"ucap mereka yang ada di sana.


"pagi,semangat pagi semuanya,gimana suda siap semuanya?"tanya Siska dengan senyuman manis ramahnya.


"semangat,siap mbak,"ucap mereka semuanya.


"baiklah,AQ rasa mbak Siska suda menyampaikan pada kalian jadi aku tidak perlu menyampaikan lagi bukan begitu?"tanya jawab Zaskia.


"yang sudah dipilih untuk ikut dan dipindahkan ke butik cabang, ayo sekarang berangkat, sebentar lagi acara akan dimulai,"ucap Zaskia.


semuanya suda berangkat bersama Zaskia,sampainya di tempat pembukaan butik acara itu langsung di selenggarakan dengan sangat meriah,beberapa tamu undangan,seperti gubernur,wali kota beserta para menteri juga telah di undang untuk peresmian butik yang berapa cabang itu suda di buka,mereka semua mengucapakan kata selamat pada Zaskia,Meraka mengagumi Zaskia,wanita cantik dan mudah,di usianya sekarang suda mencapai kesuksesan,menurut mereka sangat luar bisa,jarang wanita muda merai ke suksesan di usia Zaskia,justru lebih banyak wanita yang hanya tau menghabiskan uang berbelanja dan bervoya².


setelah semuanya suda selesai semua para tamu undangan suda pada pulang,sekarang Tingal zaskia bersama para bawahannya mengatur para kariawan akan di tempatkan di mana saja sesuai kemampuan dan keahlian mereka masing-masing,tidak Sulut bagi Zaskia mengaturnya karena di dalam data kariawan suda tertera keahlian masing-masing dan itu suda di saring sangat detail oleh mereka.


setelah semuanya suda mereka berpamitan pulang,setiap butik suda ada orang-orang terpercaya yang di ajukan Zaskia,semua itu orang-orang dari butik lamanya yang suda lama mengabdi bekerja dengannya itu adalah kepercayaan Zaskia.


.


.


.


sementara di tempat lain Adit duduk sambil memegang tangan seorang wanita sambil mengusap-ngusap lembut tangan itu.


"kamu yang sabar yah,mungkin dia bukan jodoh kamu,masih banyak pria lain di luar sana yang jauh lebih baik dari Niko,aku heran saja kenapa Niko seperti itu,padahal dia tidak pria seperti itu,"ucap Adit.


wanita itu menunduk sambil mengulum senyum liciknya.


"iya dit,aku jga tidak menyangka kalau Niko akan tega menyakiti aku demi perempuan lain,"ucap wanita itu.

__ADS_1


"sekarang hapus air matamu itu,tidak pantas kamu menangisi laki-laki seperti itu,"ucap Adit.


wanita itu menghapus air matanya mengunakan tisu yang di sodorkan oleh Adit.


lama mereka mengobrol di sala satu restoran itu hinga sore mereka masih saja mengobrol apakah bokong mereka tidak panas duduk lama-lama bahkan sampai berjam-jam.


Hinga Adit lupa untuk mengaktifkan hp nya kembali,padahal Zaskia suda sering kali menghubunginya namun tidak perna tersambung.


Zaskia pulang di antar oleh Siska karena dia malas bawa mobil sendiri,rasanya dia begitu sangat capek,berharap Adit akan menjemputnya tapi itu sia-sia karena nmr telfon Adit tidak bisa di hubungi,sehinga zaskia meminta Siska untuk mengantarnya pulang.


Zaskia masuk kedalam rumah tak lupa dia mengucapkan salam ketik masuk dalam rumah.


"sendiri saja sayang,Adit mana?"tanya mama mertuanya setelah menjawab salam dari Zaskia.


"loh,kirain mas Adit udah pulang kerumah,setelah dari bertemu temanya,"jawab Zaskia binggung.


"oh,mungkin di kantor sama ayah,"ucap ibu mertuanya.


"mungkin saja,tpi kok nomor mas Adit di hubungi ko gak aktif yah,"batin Zaskia.


"aku ke atas dulu yah ma,"pamit Zaskia setelah itu dia masuk kedalam kamar.


Zaskia menghempaskan tubuhnya keranjang tubuhnya rasa ingin remuk saja karena kecapean,dan pada akhirnya Zaskia terlelap.


entah Adit dari mana saja seharian ini hinga dia pulang suda selarut itu.


Adit masuk kedalam kamar dia mengedarkan pandanganya melihat Zaskia terlelap di atas tempat tidur tidak mengunakan selimut,masih di posisi waktu dia pertama merebahkan tubuhnya sepulang kerja tadi,mungkin Zaskia benar-benar capek.


Adit membuka lemari mengambil piama tidurnya dan langsung masuk kedalam kamar mandi setelah beberapa menit Adit keluar dari dalam kamar mandi itu,dia merebahkan tubuhnya di samping Zaskia tanpa mau menganggu Zaskia tidur dia tau istrinya itu pasti sangat capek karena pakayan yang di gunakan Zaskia tidur itu masih pakayanya kerjanya yang tadi pagi.


.


.


siang hari tadi Adit sangat bahagia bagai mana tidak ayahnya suda memberikan kembali perusahaan itu di tangani Adit,besok Adit akan berangkat ke kantor betapa senangnya Adit saat ini.


Adit menoleh ke arah Zaskia dan tersenyum lalu dia memejamkan matanya pada ahirnya terlelap.


.


.


.


.

__ADS_1


tidak terasa suda 5 bulan setelah peresmian butik Zaskia dan tentunya suda 5 bulan juga Adit di berikan kepercayaan ayahnya kembali untuk mengurus perusahaan.


hari-hari mereka sangat di sibukan dengan pekerjaan masing-masing,namun Zaskia tidak perna lalai dengan tanggung jawabnya sebagai istri mengurus suaminya sebelum tidur sampai tidur kembali,semua dia kerjakan sebagai mana biasanya tidak perna berubah sedikitpun sehinga waktunya untuk memanjakan dirinya itu tidak ada sama sekali,Zaskia hanya mengunakan bedak dan sedikit mengoles liftik di bibirnya agar tidak terlihat pucat,bahkan wajahnya suda di tumbuhi jerawat,telapak tanganya yang dulu lembut sekarang berubah kasar dalam waktu berapa bulan ini.


benar-benar sangat sibuk,beruntung Zaskia tidak sakit karena memang Zaskia sangat menjaga kesehatannya walau sesibuk apa pun itu.


Adit semenjak itu pun juga sangat sibuk,jarang suda waktu buat mereka bersama untuk bersantai-santai ataupun saling memanjakan diri satu sama lain,bahkan Adit juga kadang tidak pulang kera semalaman,kadang juga keluar kota sampai beberapa Minggu di sana.


tapi tetap Zaskia seperti biasanya,selalu menyambut sang suami pulang kerja,karena Zaskia selalu pulang lebih awal dari suaminya membawa pekerjaannya pulang,tidak ingin suaminya pulang lebih awal darinya baginya menyambut suami pulang itu kewajiban istri.


seperti saat ini Zaskia sedang menunggu Adit pulang bekerja,Zaskia suda menyiapkan makan.malam untuk suaminya Adit seperti biasanya.


Adit masuk kedalam rumah telah di sambut Zaskia di depan pintu menyalami Adit seperti biasanya.


Zaskia mengambil tas kerja yang di pegang Adit.


"mau langsung makan atau mandi dulu mas?"tanya Zaskia.


"makan dulu aja,udah lapar,"ucap Adit sambil berjalan menuju dapur dan di ikuti Zaskia dari belakang seperti seorang asisten Adit.


Zaskia melayani suaminya di meja makan dengan sangat telaten.


"setelah selesai makan Zaskia merapikan meja makan itu,menaru susah makanan kedalam kulkas sedangkan Adit masih belum beranjak dari duduknya masih memandangi Zaskia.


"ayo mas,"ajak Zaskia.


mereka masuk kedalam kamar,Adit membuka pakayan kerjanya sementara Zaskia berada di kamar mandi menyiapkan air hangat untuk Adi.


Adit masuk kedalam kamar mandi setelah Zaskia keluar dari dalam kamar mandi.


Zaskia menyiapkan baju ganti Adit di taruhnya di atas ranjang lalu dia keluar dari kamar,mengambil air minum dan membuat segelas susu buat Adit.


setelah beberapa menit Adit keluar dari dalam kamar mandi memakai baju yang suda di siapkan Zaskia,Adit mengambil hp nya yang di taruh di atas nakas,Adit mengecek Imel dia tersenyum,sampai akhirnya Zaskia masuk,Zaskia dapat melihat senyuman Adit membaca sesuatu di hp nya,Adit cepat-cepat mengembalikan raut wajahnya seperti biasa.


"chat dari siapa mas,kok senyum-senyum sendiri?"tanya Zaskia sambil menaru apa yang dia bawa ke atas nakas.


"bukan siapa-siapa hanya teman,emang gak bisa aku senyum-senyum,heran deh,"Adit menjawab ketus.


Zaskia mengernyit heran.


"biasa aja kali mas jawabnya GK usah ketus gitu kali,"ucap Zaskia sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.


Adit tidak berucap satu katapun lagi,dia ikut berbaring di samping Zaskia,Adit membelakangi Zaskia,Zaskia menghela napas dan ikut membelakangi Adit,Zaskia tidak mau banyak berpikir karena pikirannya suda ful dengan pekerjaan dan lain-lain,pikirannya mungkin suaminya itu suda capek atau ada masalah di kantor sehinga membuat mut nya berubah,Zaskia memejamkan matanya memilih untuk tidur karena esok hari dia akan di sambut dengan berbagai pekerjaan yang menguras banyak tenaga dan pikirannya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2