
lenguhan-lenguhan kenikmatan terus keluar dari bibir dua insan manusia yang memadu kasih di dalam ruangan vp resto itu,suara mereka tidak terdengar oleh orang lain karena ruangan itu memiliki kedap suara dan ruangan itu tidak memiliki rekaman CCI tv .
Hinga pada ahirnya kegiatan dua insan itu selesai
Adit langsung merapikan rambut Zaskia yang acak-acakan karena ulahnya Adit tersenyum manis pada Zaskia ketika tatapan mereka bertemu.
"terimakasih kau telah memberikan itu padaku,terimah kasih kau telah menjaganya untuk suamimu,terimakasih dan ma'af aku melakukan nya di tempat yang tidak sepatas nya,"ucap Adit.
Zaskia menganggukan kepalanya."iya mas,"ucap Zaskia.
Adit mengecup kening Zaskia lembut."kita mulai semua ini dari awal kita hadapi sama-sama karna kedepanya kita tidak tau masalah apa lagi yang akan menghampiri kita,"ucap Adit.
Zakia mengangguk."iya mas,"ucap Zaskia lagi.
"ayo pakai baju mu,"ucap Adit menyuruh Zaskia karena dia suda memakai bajunya lebih dulu.
Saskia memakai bajunya dan di bantu oleh Adit karena Zaskia merintih kesakitan di bagian intimnya setelah selesai merak duduk dan Adit memeluk Zaskia penuh kasih dan sayang,setelah itu.
"kita balik kerumah yuk,"ucap Adit.
"iya mas,tapi ini sakit bila berjalan,"ucap Zaskia.
"mau aku gendong?"ucap Adit.
"ah,jangan malu tau,"ucap Zaskia.
Adit terkekeh."milikmu sempit,"ucap Adit menggoda Zaskia.
wajah Zaskia bersemu merah karena malu mendengar ucapan Adit.
Adit terkekeh,dan mencium kening Zaskia lagi."wajah kamu kenapa merah begitu?"tanya Adit mengoda Zaskia lagi.
"mas,cukup,malu tau,"ucap Zaskia.
"hehehe,oh kamu malu yah,"ucap Adit lagi.
"mas,udah deh,"ucap Zaskia memukul lengan Adit.
bukanya marah Adit malah terkekeh lagi melihat wajah Zaskia bersemu merah dan itu terlihat lucu dan imut di mata Adit.
"udah,ayo pelan-pelan saja jalanya,masih sakit kan,"ucap Adit lagi.
"mas,"tegur Zaskia.
Adit terkekeh lagi.
Zaskia berjalan lebih dulu dan cepat walau dia merasa sakit namun dia menahan itu semua baginya saat ini adalah sampai di mobil lebih dulu,dan Adit mengikuti langkah kaki Zaskia dari belakan Adit masih senyum-senyum bahagia baru kali ini dia merasakan sebahagia ini besama Selena hidupnya selalu tegang.
sampainya di dalam mobil Zaskia seperti cacing kepanasan karena kesakitan.
"hu hu hu,perih,hu hu hu,"ucap Saskia mengibas ngibaskan tanganya kebawa seperti mengipasih miliknya.
Adit mengetuk jendela mobil Zaskia,Zakia terkejut mendengar ketukan itu dia menoleh dan dia membuka kaca mobil itu.
"Langsung kerumah aja yah,"ucap Adit menyuruh Zaskia.
"iya mas,"ucap Zaskia.
"wajahmu kenapa kusut begitu dan merah lagi,"tanya Adit merasa kuatir pada Zaskia.
"sakit mas,"ucap Zaskia tanpa malu lagi.
Adit tersenyum menahan tawa iya takut Zaskia mara padanya karena itu di karenakan ulahnya.
"ma'af yah,"ucap Adit.
"iya,mas bawa mobil sendiri kan?"tanya Zaskia.
"iya,langsung kerumah aja yah,sampai di sana baru aku obatin itu kamu,"ucap Adit mengoda lagi dan langsung lari menuju mobilnya.
Zaskia mendengar itu membelalakan matanya dan meneriaki Adit dari dalam mobilnya karena Adit suda berada jauh darinya.
"aditttt..,"teriak Zaskia.
Adit menoleh dan mengulurkan lidahnya mengejek Zaskia.
Zaskia tekekeah,setelah itu Zaskia menaikan kaca mobilnya dan menyalakan mobil dan berlalu pergi meningalkan resto di mana awal mula dia memberikan sesuatu yang telah dia jaga selama bertahun-tahun ini kepada suaminya di tempat itu.
sedangkan Adit terus-terus tersenyum di dalam mobilnya sambil menyetir mobil.
tidak lama Zaskia telah sampai di rumah mereka Zaskia memencet password rumah dan terbuka.
"teryata Adit tidak menganti password ini,"ucap Zaskia.
Zaskia masuk ke dalam rumah tak lupa ia mengucapkan salam ketika masuk ke dalam rumah Zaskia mengedarkan pandangannya mengitari seluruh isi rumah sampai ke sudut-sudut rumah.
__ADS_1
"tidak ada yang berubah,"ucap Zaskia tersenyum ketika memandang seluruh isi rumah.
tak lama suara di mobil Adit terdengar dari luar dan Zaskia menoleh ke arah di mana Adit memarkirkan mobilnya.
Adit masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan salam seperti yang dilakukan Zaskia.
"main nyelonong aja, tanpa mengucapkan salam kebiasaan deh,"ucap Zaskia.
Adit hanya nyinyir kuda ketika mendengar teguran dari Zaskia.
"hehe lupa,"ucap Adit asal, Adit bukannya lupa memang kebiasaannya ketika masuk rumahnya tidak mengucapkan salam.
Zaskia mendengus."oh lupa,"ucap Zaskia manggut-manggut.
"iya lupa,"ucap Adit yang sudah berada di dekat Zaskia.
Adit merangkul pinggang Zaskia dengan erat dan Zaskia menoleh ke arah Adit yang berada di sampingnya tatapan mereka berdua saling beradu dan berada dalam pikiran masing-masing.
"mau apa lagi?"tanya Zaskia pada akhirnya mewanti-wanti karena melihat sorot mata Adit seperti mengisyaratkan sesuatu.
"hehe, itu gimana mau lanjut lagi nggak,"ucap Adit sambil nyinyir udah.
Zaskia menepis tangan Adit yang berada di pinggangnya.
"ogah ini aja masih sakit kamu minta lagi, nggak mau ah,"ucap Zaskia ketus.
Adit malah terkekeh melihat raut wajah Zaskia yang tidak bersahabat seperti itu, bahkan wajah Zaskia bertemu merah entah itu marah atau malu.
Zaskia tidak menghiraukan ucapan Adit dia malah berbalik badan dan melangkahkan kakinya menuju ke lantai atas di mana kamarnya berada.
sambil terkekeh Adit mengikuti langkah kaki Zaskia tepat di belakang Zaskia.
sampainya di lantai atas Zaskia berbalik menuju ke arah kamarnya tapi belum sempat berbalik sudah ditarik Adit lebih dulu.
"mau ke mana?"tanya Adit kepada Zaskia.
"ke kamarku mas emang kenapa?"tanya jawab Zaskia kepada Adit.
"lah bukannya kita sekamar, kenapa kita harus pisah kamar sekarang?"tanya jawab Adit.
"bukannya dari dulu memang kita beda kamar kamar mas di sana dan kamarku di situ,"ucap Zaskia menunjuk kamar Adit dan kamarnya.
"iya itu dulu tapi sekarang kan sudah tidak, ngapain kita harus bisa kamar bukannya kita sudah,"ucap Adit menggantungkan ucapannya.
Zaskia tahu maksud dari ucapan Adit wajahnya bersemu merah karena malu ketika mengingat apa yang sudah mereka lakukan di restoran xxx tadi bersama Adit.
"tau ah,"ucap Zaskia membalikkan badannya berniat masuk ke dalam kamarnya namun ditahan oleh Adit lagi.
"kamu mau ke mana?"tanya Adit kepada Zaskia.
"mau ke kamar istirahat,"jawab Zaskia.
Adit menarik tangan Zaskia dan berjalan menuju ke kamarnya.
"ih lepasin tangan aku mas, aku nggak mau tidur sekamar sama mas,"ucap Zaskia sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Adit.
namun tetap saja tidak berhasil melepaskan tangannya dari genggaman Adit yang cukup erat sehingga membuat pergelangan tangannya sedikit sakit.
"sut diam, kalau kamu nurut aku nggak bakalan tarik-tarik tanganmu ngerti nggak,"ucap Adit.
"ilah kok maksa,"ucap Zaskia.
"kamu itu harus dipaksa kalau nggak nggak bakalan mau tidur sama aku, udah nurut aja kita kan udah suami istri ngapain tidur terpisah, dan ngapain kita harus perbaiki rumah tangga kita kalau kita tidak sekamar dan lagian kita juga tadi sudah melakukannya hehehe,"ucap Adit.
Zaskia hanya diam dia berpikir ucapan suaminya memanglah benar ngapain mereka tidur terpisah lagi sementara mereka sudah melakukan hal yang jauh lebih dari tidur sekamar dan Zaskia tidak memberontak lagi seperti sebelumnya.
adik tersenyum karena Zaskia tidak berontak lagi dan menuruti kemauannya untuk tidur sekamar.
dalam kamar Adit menyuruh Zaskia duduk di pinggir ranjang tempat tidurnya bersama dengannya.
"mulai sekarang kamar ini adalah kamarmu dan kamarku, dan mulai sekarang tidak ada lagi namanya tidur pisah kamar kamu mengerti,"ucap Adit lalu mencium kening Zaskia lembut.
dia diperlakukan seperti itu tentu saja hati berbunga-bunga rasanya bunga sekebun tumbuh dan mekar di kepalanya saat ini.
Zaskia menganggukkan kepalanya."iya mas,"jawab Zaskia.
"aku minta maaf kalau selama ini aku telah menyia-nyiakanmu maafkan aku Kia,"ucap Adit lalu memeluk Zaskia dengan erat dan kasih sayang.
Zaskia membalas pelukan Adit dan ia menganggukan kepalanya."aku mengerti dan aku maafkan mas, tentu saja mas berperilaku seperti itu karena punya alasan kan?"ucap Zaskia bijak.
"terima kasih kamu telah mengerti aku, terima kasih kamu telah memaafkanku, dan terima kasih atas dirimu yang sudah rela memberikannya kepadaku,"ucap Adit berterima kasih kepada Zaskia.
Adit sangat salut kepada Zaskia, punya sifat yang lebih dewasa, bijak dalam berpikir dan pemaaf, kalau perempuan lain belum tentu bisa memaafkan orang seperti Adit, di mana Adit sudah sangat menoreh rasa luka pada hati Zaskia.
Zaskia lagi-lagi hanya menganggukkan kepalanya yang berada dalam pelukan Adit."ya mas, mas tidak perlu berterima kasih seperti itu, bukannya sesama manusia kita harus saling memaafkan dan harus bisa memberikan kesempatan pada orang yang meminta maaf dan berniat untuk memperbaiki semuanya, tapi ingat mas kesempatan tidak datang dua kali jika mas tidak berubah tetap seperti dulu ketika ada seseorang yang telah mengisi hati mas dan mengabaikan aku seorang istri mas sendiri, aku bukannya ragu kepada mas dan tidak percaya kepada mas, tapi sedikit banyak aku tahu karakteristik seorang Adit hehehe,"ucap ucap Zaskia panjang lebar dan bercanda tapi sebenarnya candanya itu adalah benar dia hanya berusaha agar Adit tidak tersinggung dengan ucapannya itu.
__ADS_1
aku janji padamu Kia, aku akan berubah dan memperbaiki semuanya, itu janjiku tapi tolong bantu aku untuk menjalani peran ini,"ucap Adit.
"kita hadapi sama-sama, karena makin erat suatu hubungan makin erat pula cobaannya maka dari itu mari kita sama-sama menghadapinya, apapun terjadi kedepannya kita harus saling jujur dan percaya karena itu kunci suatu hubungan yang awet.
"iya,"ucap Adit sambil menganggukan kepalanya.
mereka berdua saling melepas pelukan tatapan mereka saling beradu dan merekapun tersenyum.
"aku cinta dan sayang sama kamu KIA,"ucap Adit.
Zaskia tersenyum dan menganggukan kepalanya tapi tidak berucap satu kata pun,atau berniat menjawab ucapan Adit yang mengutarakan isi hatinya kepada Zaskia.
Adit memeluk Zaskia lagi,dengan erat dan pelukan itu berhasil membuat Zaskia sesak napas dikarenakan pelukan Adit sangat lah erat.
"mas,sesak ,"ucap Zaskia.
Adit melepaskan pelukan nya itu.
"maaf, aku membuatmu sesak, itu karena aku terlanjur bahagia,"ucap Adit.
"mas aku mau istirahat aku capek banget,"ucap Zaskia meminta izin untuk istirahat.
"ya udah kamu tidur aja, aku mau mandi dulu, nanti kalau udah sore baru aku bangunin,"ucap Adit kepada Zaskia.
Zaskia tersenyum manis, dan senyumannya itu berhasil membuat Adit terpesona.
"manis,"batin Adit ketika melihat senyuman Zaskia.
"mas,"ucap Zaskia membiarkan lamunan Adit yang sedari tadi memandangnya dekat dan itu membuat Zaskia sedikit kikuk.
"eh iya kenapa?"tanya Adit gugup.
"mas itu kenapa? kok ngeliatin aku seperti itu malu tahu,"ucap Zaskia.
"aku hanya terpesona dengan senyuman manismu,"ucap Adit sedikit merayu Zaskia.
dan gombalan Adit berhasil membuat wajah Zaskia bersemur merah lagi, dan Zaskia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
"ih mas malu tahu udah pergi sana mandi aku mau tidur ngantuk,"ucap Zaskia malu-malu dan manja.
Adit terkekeh, iya sangat suka merayu-rayu Zaskia karena tingkah dan wajah Zaskia sangat menggemaskan di mata Adit dan Adit suka itu dia sangat senang ketika melihat istrinya seperti itu gemes banget lihatnya.
"hehehe, ya udah kamu tidur aja mas mandi dulu ya, jangan lupa mimpikan aku yang lagi mandi hehehe,"ucap Adit.
"mas Adit,"teriak Zaskia dan melemparkan bantal kepada Adit tapi sayang lemparan itu tidak mengenai adik karena Adit sudah lebih dulu berlari masuk ke dalam kamar mandi.
sampainya Adit ke dalam kamar mandi Adi terus terkekeh mengingat tingkah Zaskia yang malu-malu meong seperti itu, dengan wajah yang bersemu merah terlihat imut dan lucu sehingga membuat Adit sangat gemes kepada Zaskia.
jujur saja Adit sangat bahagia saat ini, rasa bahagia di dalam hatinya sulit untuk diutarakan kalau masih ada kata lain dari bahagia mungkin itulah kata yang akan ia terapkan dan rasakan.
sedangkan Zaskia senyum-senyum tidak jelas sambil memeluk guling di sampingnya.
.
.
.
.
.
di rumah orang tua Adit.
"bagaimana berhasil kan?"ucap Ayah Adit.
"hahaha iya ayah, usaha kita selama ini tidak sia-sia,"ucap Jimmy.
"tidak ada usaha mengecewakan hasil Jimmy,"ucap ayah.
"tentu saja Ayah,"ucap Jimmy.
"lalu mereka sekarang ada di mana?"tanya ibu Adit.
Ayah menoleh ke arah ibu yang tiba-tiba datang dan langsung menimpali obrolan ayah dan Jimmy.
"ah ibu membuatku kaget aja,"ucapkan Jimmy.
"iya seperti jailangkung datang tadi jemput pulang tak diantar,"ucap ayah.
wajah ibu cemberut ketika mendengar ucapan Ayah yang mengatakannya seperti jaelangkung datang tak dijemput pulang tadi antar dan itu membuatnya kesal.
Jimmy terkekeh ketika melihat raut wajah ibu yang kesal dikatakan seperti jailangkung oleh ayah.
"kalian berdua ngeselin deh, buat ibu darting saja,"ucap ibu yang kesal kepada ayah dan Jimmy.
__ADS_1
"apa itu darkin Bu?"tanya ayah.
"darah tinggi ayah,"jawab jimmy.