
asalamualaikum....haiii baru AP nih,sibuk baget selama beberapa hari ini aku ap nya dia bab sehari,semoga para pembaca suka yah cerita ini dan Jagan lupa beri jejak yah,tinggalin jempolya di setiap kolom komentar.
.
.
.
.
"KIA,"pangil Adit.
"iya..! jawab Saskia.
"tidak jadi,"ucap Adit.
Saskia mengerucutkan keningnya."ngomong aja,"ucap Saskia.
"nanti aja,aku lapar bisa,"ucap Adit.
"oh,bentar aku panaskan dulu,mau ikut atau mau di antar kan kesini,"ucap Saskia.
"gak perlu,aku ikut aja,"ucap Adit.
"ayoh,"ucap Saskia.
merekapun turun kelantai bawah menuruni anak tangga satu persatu.
sampainya di dapur Saskia membuka kulkas dan mengambil makanan untuk dia panaskan Adit melihat semua kesibukan Saskia untuk mengurusnya.
"mempunyai istri sepertinya cukup menyenangkan,"ucap Adit yang duduk di meja makan.
Saskia menyajikan semuanya di atas meja setelah itu dia menyendok masih ke piring Adit.
"segini cukup?"tanya Saskia membuyarkan lamunan Adit.
"a a ahh iya cukup,"ucap Adit gagu.
"mau yang mana,"tanya sakia menunjuk lauk.
"ini,itu dan ini,"ucap Adit sambil menunjuk lauk di atas meja.
"segini boleh?"tanya Saskia setelah mengambil semua yang Adit tunjuk.
"iya segitu aja,"ucap Adit masih canggung sedangkan Saskia biasa saja.
Saskia memberikan makanan itu pada Adit dan Adit mulai makan.
"kamu gak ikut makan?"tanya Adit.
Saskia mengelengkan kepalanya"udah tadi aku udah makan malam bersama ayah dan bunda,"ucap Saskia.
Adit mengangguk tanda iya mengerti.
setelah selesai makan Saskia membersihkan meja dan menaruh semua sisa makan kedalam kulkas kembali.
"diluan saja kekamar aku nyuci piring dulu nanti aku nyusul,"ucap Saskia.
"barng aja kekamarnya,"ucap Adit.
"terserah kamu saja,"ucap Saskia.
setelah selesai mencuci piring Saskia melangkahkan kakinya menaiki anak tangga menuju kamarnya tanpa memangil Adit yang masih duduk di meja makan,Adit menatap kepergian Saskia sampai tidak terlihat lagi.
__ADS_1
"kalau tau begini aku ngak mau cape-cape nungguin dia di sini,huu,"ucap Adit.
sedangkan Zaskia nampak bingung mencari keberadaan Adit di dalam kamar.
"eh Adit ke mana ya? kok nggak ada di kamar?"tanya jawab Zaskia.
sedangkan Adit masih menggerutu di tempatnya.
"jadi suami seperti aku kok kayak gini amat ya?"ucap Adit.
sedangkan Zaskia sudah mengingat kalau Adit ditinggalkan di meja makan.
"astaga dia masih di meja makan kok gue baru nyadar kalau Adit nggak ada bersama gue,"ucap Zaskia.
Zaskia keluar dari kamar ingin turun menghampiri Adit yang masih di meja makan, namun belum sampai di depan tangga Adit dan Zaskia saling berpapasan di depan pintu kamar mereka.
"maaf dit gue lupa kalau lu masih ada duduk di meja makan,gue kirain lu udah masuk kamar lebih dulu,"ucap Zaskia.
Adit menghela nafasnya kasar.
"kebiasaan deh lu, dasar istri durhaka lu,"ucap Adit bercanda.
"udah minta maaf, tapi beneran gue lupa kalau lu masih ada duduk di meja makan, gue masih terbawa bawa dengan hubungan kita yang dulu jadi gue cuek aja, kan dulunya kita seperti itu siapa lo siapa gue,"ucap Zaskia panjang lebar.
"mulai sekarang lu harus biasakan nggak nyuekin aku lagi,karena mulai malam ini kita menjalani hubungan rumah tangga kita seperti rumah tangga pada umumnya oke sayang,"ucap Adit bersungguh-sungguh.
"alah lebay lu, nggak usah nyebut-nyebut gue sayang,enek gue dengernya,"ucap Zaskia kesal sebenarnya Zaskia merasa berbunga-bunga ketika dipanggil Adit dengan sebutan sayang, tapi Zaskia mengucapkan kata seperti itu untuk menutupi rasa berbunga-bunganya.
"oh berarti mulai sekarang aku harus memanggilmu dengan sebutan sayang biar lebih akrab gitu."ucap Adit masih bersungguh-sungguh.
"terserah lu aja deh yang penting lu senang dan bahagia."ucap Zaskia tidak mau berdebat lagi karena dia sudah mengantuk.
"oke terima kasih sayang,"ucap Adit.
"dih PD amat lu gue mau tidur seranjang sama lu,"ucap Adit.
"kali aja lu mau tidur seranjang sama gue, sebelum lu tidur seranjang sama gue gue harus ngingetin lu lebih dulu oke,"ucap Zaskia.
Zaskia naik ke tempat tidur dan langsung membaringkan badannya ke tempat tidur ia menarik selimut itu dan menutupi seluruh tubuhnya bahkan sampai ke kepala.
sedangkan Adit melangkahkan kakinya menuju sofa, Adit duduk sambil memandang Zaskia yang sudah berbaring lebih dulu di tempat tidurnya Adit menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"gue nggak nyangka kalau lu sedewasa ini dalam berpikir gue salut sama lo, yang ini gue suka sama lu,Kia mulai sekarang aku berjanji akan memperlakukan dirimu seperti layaknya istri gue sesungguhnya walau hubungan ini masih penuh tanda tanya dan fifty-fifty, gue berusaha memperbaiki ini semua walau gue tidak mencintai lu tapi demi kedua orang tua kita, gue mau mencoba menerima lu sebagai istri gue semoga rumah tangga kita tetap utuh sampai kakek dan nenek, jujur saja Zaskia gue sebenarnya masih ragu dengan hubungan ini karena gue masih sangat mencintai Selena,"ucap Adit bersungguh-sungguh.
sedangkan Zaskia masih membuka matanya dan berpikir tentang rumah tangganya bersama Adit bagaimana kedepannya dia percaya kalau Adit akan bersungguh-sungguh menjalani rumah tangga ini seperti pada umumnya, sebenarnya Zaskia tidak menginginkan sebuah perceraian tapi kalau itu terjadi dia hanya menerima dengan lapang dada dan ikhlas baginya menikah sekali untuk seumur hidup berkehendak lain dia mau apa Zaskia pasrah dan menjalani hidup ini seperti biasanya berjalan sesuai alur.
"Adit gue nggak tahu lu bersungguh-sungguh menjalani rumah tangga ini seperti pada umumnya, dan sama gue nggak tahu kalau lu punya niat terselubung di dalamnya yang gue tahu lu akan memulai rumah tangga ini dari awal,"ucap Zaskia di dalam selimut itu sendiri dan bahkan Zaskia menitihkan air matanya.
tidak terasa hari sudah pagi dan Zaskia bangun lebih dulu, Zaskia berbalik badan menatap ke arah sofa di mana Adit tidur Zaskia tersenyum.
"gue kira semalam hanyalah mimpi ternyata ini nyata selamat pagi Adit,"ucap Zaskia.
kemudian Zaskia bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan menuju toilet untuk membuang hajat dan mencuci mukanya tidak lupa dengan gosok gigi setelah itu dia keluar dari toilet dan memandang Adit yang masih tertidur pulas di atas sofa Zaskia tersenyum lagi menatap Adit.
setelah itu Zaskia keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga satu persatu menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi mereka penghuni rumah, Zaskia mulai bergelut dengan masakannya ketika semuanya sudah selesai Zaskia menata semua makanan di atas meja setelah selesai Zaskia mencuci alat masaknya setelah mencuci Zaskia kembali berjalan menuju kamar untuk membangunkan Adit karena pagi-pagi ini adit harus ke kantor, Zaskia belum tahu kalau Adit sudah tidak bekerja lagi di perusahaannya karena sudah dipecat oleh ayah mertuanya,dia masih tahu Adit bekerja seperti biasanya,setelah sampai di depan kamar Zaskia membuka pintu kamar dan masuk ke dalam dia menoleh ke arah sofa di mana Adit tidur semalam namun di sana rupanya sudah tidak ada Adit. mungkin Adit sudah bangun dan lagi ada di dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena sebentar lagi dia akan pergi ke kantor.
dan benar saja Adit berada di dalam kamar mandi karena Zaskia mendengar percikan-percikan air dari dalam kamar mandi Zaskia tersenyum, Zaskia mengambil baju kerja Adit yang berada di dalam lemari Zaskia menyiapkan kebutuhan kerja Adit mulai dari baju celana bahkan dalaman Adit sudah dia siapkan dan dia taruh di atas tempat tidur setelah tempat tidurnya dia bersihkan, Zaskia berjalan melangkahkan kakinya ke tempat sepatu Adit dia mulai membersihkan sepatu milik Adit setelah dibersihkan Zaskia membawa sepatu itu ke dekat ranjang di mana sudah ada baju Adit yang dia siapkan, setelah itu Zaskia keluar kamar dan turun ke lantai bawah berniat membangunkan ayah dan bunda karena sebentar lagi mereka akan sarapan pagi bersama karena pagi ini Adit harus berangkat ke kantor untuk bekerja mencari nafkah untuk dirinya.
namun ternyata ayah dan bunda sudah bangun dan bahkan sudah rapi.
"eh rupanya ayah dan bunda sudah bangun wangi lagi, padahal Zaskia berniat untuk membangunkan ayah dan bunda kirain belum bangun hehehe,"ucap Zaskia.
"udah dong bahkan udah wangi nih,"ucap bunda
__ADS_1
"suami kamu mana Kia?"tanya ayah.
"mas Adit masih ada di kamar masih mandi bunda Ayah, sebentar lagi akan turun untuk sarapan pagi bersama,"ucap Zaskia.
"ya udah ayo kita ke meja makan kita tunggu nak Adit di meja makan saja,"ucap ayah.
"Kia kamu masak apa saja?"ya bunda.
"nggak banyak kok hanya nasi goreng dengan telur mata sapi hehehe soalnya buru-buru bunda nanti mas Adi telat ke kantornya,"ucap Zaskia.
"iya dan pasti enak kalau anak bunda yang masak,"ucap bunda.
mulai dari Zaskia beranjak remaja hingga sekarang rutinitas Zaskia masak memasak tidak pernah hilang dari dalam dirinya apalagi kalau Zaskia pulang ke rumah bundanya sama sekali tidak diizinkan Zaskia untuk memasak karena baginya itu adalah tugasnya walaupun Zaskia merasa capek dan sangat lelah tapi rutinitas itu tidak pernah dia lupakan karena baginya itu suatu kewajiban seorang perempuan dan itu adalah warisan berharga dari seorang bundanya.
sedangkan di dalam kamar Adit tersenyum senang ketika melihat semua baju celana bahan dalaman Adit sudah disiapkan Zaskia dan diletakkan di atas tempat tidur bahkan sepatu kerja pun sudah berada di dekat tempat tidur itu, Adit merasa beruntung memiliki istri seperti Zaskia yang sangat telaten mengurus dirinya dulu hingga saat ini walaupun Adit sering cuek pada Zaskia waktu dulu tapi Zaskia tidak pernah letih ataupun bosan menyiapkan semua kebutuhan Adit dan mengurus adik.
"mempunyai istri ternyata senang juga ya segala sesuatunya sudah tersedia tinggal siap pakai siap makan selesai aku beruntung menikahi kamu Zaskia, Selena tidak pernah memperlakukan diriku seperti ini,"ucap Adit merasa bersalah dan sudah ada perbandingan antara Zaskia dan Selena di matanya.
Adit memakai baju dan semuanya setelah selesai dia memandang dirinya di depan cermin sambil tersenyum."pilihanmu tidak buruk kia bahkan aku terlihat ganteng seperti ini hehehe,"ucap Adit.
setelah mengucapkan itu Adit merasa sedih dan bimbang bingung dan segala macam galau berada dalam dirinya Adit kembali memandangi dirinya di depan cermin melihat setelan jasnya yang dia kenakan
"aku harus mencari pekerjaan karena aku sudah memiliki tanggung jawab pada Zaskia semangat Adit buktikan kepada ayah dan ibumu kalau kamu bisa walau tidak bekerja lagi di perusahaan itu,"ucap Adit menyemangati dirinya sendiri.
setelah beberapa menit menunggu Adit turun untuk sarapan pagi bersama dan dan sekarang Adit sudah berada di meja makan dan duduk di samping Zaskia.
"pagi bunda Ayah,"ucap Adit menyapa kedua mertuanya.
"pagi sayang,"ucap bunda.
"pagi nak Adit,"ucap ayah.
Adit menoleh ke arah Zaskia.
"pagi sayang,"ucap Adit sambil mengelus lembut kepala Zaskia dan tersenyum manis pada Zaskia.
dipanggil sayang oleh Adit rasanya jantung Zaskia ingin melompat keluar dari tempatnya wajahnya bertemu merah dan itu dilihat oleh ayah bunda bahkan Adit, adik tersenyum melihat wajah Zaskia yang bersemuh merah seperti kepiting rebus.
"pagi juga mas,"ucap Zaskia dengan malu-malu dan wajah yang bersemur merah itu.
"wajah kamu kenapa nak kok merah gitu seperti kepiting rebus,"ucap bunda merayu Zaskia.
tempat Zaskia memegang kedua pipinya bahkan telinganya pun berubah merah.
Adit terkekeh melihat tingkah Zaskia seperti anak remaja yang malu-malu meong itu bahkan wajah Zaskia terlihat lucu ketika bertemu merah setelah dipanggil Adit dengan sebutan sayang di depan kedua orang tua Zaskia.
"emang wajah aku kenapa bunda,"ucap Zaskia.
"udah bunda nggak usah menggoda Kia lihat tuh mukanya bertambah merah kalau bunda godain terus,"ucap ayah.
Zaskia menghela nafas karena sudah dirayu oleh Adit dan bunda beruntung ada Ayah yang berusaha membela Zaskia hatinya merasa lega karena godaan dan rayuan itu beralih pada sarapan pagi di hadapan mereka semua.
setelah selesai makan Adit berpamitan kepada kedua mertuanya dan istrinya untuk pergi berangkat kerja, kedua mertuanya bahkan Zaskia mengira Adit masih bekerja di kantor nya mereka tidak tahu kalau Adit sudah tidak bekerja lagi di tempat perusahaannya sendiri.
"ayah bunda Adit pamit kerja ya,"ucap Adit berpamitan.
"KIA mas berangkat dulu ya,"ucap Adit berpamitan kepada Zaskia Adit mencium kening istrinya dengan lembut.
melihat itu Ayah dan bunda tersenyum mereka merasa senang dan bahagia melihat kemesraan Adit dan Zaskia pikir mereka tidak sia-sia menjodohkan kedua anak itu.
setelah Adit berangkat Ayah dan bunda kembali duduk di ruang keluarga dan ditemani oleh Zaskia.
"kok kedua mertuamu nggak ada kabar ya apa mereka menghubungimu dan juga waktu kamu sakit mereka tidak menjengukmu apa kamu punya masalah pada mertuamu atau," ucap ibu menerka-nerka.
__ADS_1
"hehehe, ibu dan ayah sering kok menghubungi Kia selalu menanyakan kabar Kia dan ibu dan ayah, mereka tidak menjenguk dia sakit waktu itu karena mereka sedang berada di luar kota ada masalah bisnis sehingga mereka tidak ada waktu untuk menjenguk kia,"ucap Zaskia jujur.