Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Kegilaan Angel


__ADS_3

"sayang...kau...!" Ucap Arjuna menggantung ketika netra Dinda menatap tajam pada nya,ia diam namun juga begitu terkejut kali ini,Dinda yang ia kenal sebagai wanita lemah lembut dan sering menangis itu , sekarang berubah menjadi seperti singa yang siap menerkam mangsa nya .


Angel memegang pipi nya yang terasa panas akibat tamparan keras dari Dinda ,namun tak kalah dari Arjuna ,ia pun begitu terkejut mendapati Dinda yang dengan berani menamparnya di depan orang banyak.


Baim mengamankan di sekitar nya, mengosongkan tempat perbelanjaan kecil itu dari orang-orang,karena ia tau konsekuensi dari pertengkaran ini akan membawa nama besar keluarga Wiguna yang besok akan menjadi trading topik.


"Din..aku..!" Lirih Angel yang merasa malu dan bersalah namun apa yang ia rasa pada Arjuna tak bisa ia tahan lagi.


"Aku sudah cukup diam melihat kalian,tapi kali ini tidak bisa,apa kau tidak berfikir ,dia sudah memiliki isteri sekarang,dan kau melakukan hal yang sangat tidak pantas di depan umum..!" Ucap Dinda di barengi dengan tatapan tajam nya.


"Kau wanita terpelajar,aku yakin kau mengerti etika,tak seharusnya kau berbuat seperti ini,jangan hanya aku diam dan kau terus mengambil kesempatan itu,Arjuna suami ku,dan sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah,apa kau tega melihat seorang bayi yang lahir tanpa sosok ayah karena diri mu..!" Tambah Dinda dengan begitu emosi.


"Sayang,jangan bicara seperti itu..!" Lirih Arjuna yang begitu takut dengan kalimat terakhir Dinda .


Dinda hanya diam tak menanggapi perkataan Arjuna .


"Ini terakhir kali nya aku melihat seperti ini,jangan hadir di kehidupan kami lagi..!" Kata Dinda dengan tegas dan berlalu dari sana namun terhenti saat mendengar teriakan Angel.


"Aku mencintai Arjuna ,bahkan lebih besar dari cinta yang kau miliki,kami memiliki impian yang sama,dan aku tak mungkin membiarkan semua nya berakhir seperti ini,ku mohon biar kan setidak nya aku sebagai seorang teman..!" Teriak Angel yang di akhiri dengan lirihan kecil yang menyayat hati.


Dinda hanya berhenti sebentar dan terus melanjutkan perjalanan nya,ia segera memberhentikan taxi dan masuk ke dalam nya tanpa menghiraukan Arjuna yang terus memanggil nya dari luar.


"oh shhiittt...!" Umpat Arjuna yang mengacak rambut nya dengan kasar saat melihat tadi yang di tumpangi Dinda pergi dari sana.


Dengan cepat Arjuna masuk ke mobil dan melajukan nya dengan kecepatan tinggi berharap bisa mengejar taxi yang Dinda tumpangi.


Tin

__ADS_1


Tin


Tin


Beberapa kali Arjuna terus membunyikan klakson mobil nya untuk menambah kecepatan penuh di tengah padat nya Jalanan kota malam ini.


Arjuna hanya fokus pada taxi di depan nya,berharap Dinda berada di salah satu taxi itu.


Tak hanya itu,ia terus memencet handphone nya untuk menghubungi Dinda ,namun panggilan nya terus saja di tolak dan di abaikan oleh Dinda .


"Angkat telpon ku sekarang..!" Isi pesan yang di kirim oleh Arjuna , berharap Dinda mau menuruti nya kali ini,namun yang ada setelah pesan itu terkirim, handphone Dinda tidak bisa di hubungi sama sekali.


masih di minimarket kecil di pinggiran kota, Angel begitu malu dengan sekitar nya,ia hanya bisa terduduk di sana sesekali mengusap air mata nya.


"aku sudah memperingatkan mu waktu itu..!" ucap Baim membuka suara dengan menyodorkan sebotol air mineral pada Angel.


Baim sengaja tidak mengikuti Arjuna atas perintah tuan nya,ia sekarang duduk menemani Angel,berucap beberapa kata agar Angel bisa sadar,bahwa dia sekarang bukan seperti dulu lagi.


"tapi aku mencintai nya,aku belum bisa melepas nya,mengerti lah. .!" lirih Angel dengan isakan nya.


"kau sudah melepaskan nya sejak dulu sewaktu kau memutuskan untuk mengejar pendidikan dan karier mu,kau lupa..!" ejek Baim sambil tersenyum kecut.


"tidak,ku yakin semua masih sama,Arjuna tetap lelaki yang mencintai ku..!" tambah Angel dengan sedikit berteriak.


"kau egois..!" teriak Baim yang sudah mulai tersulut emosi.


"apa aku salah jika masih mengharapkan nya..!" ucap Angel

__ADS_1


"jelas ,kau melihat dengan mata kepala mu sendiri,kalau tuan sudah bahagia dengan kehidupan nya sekarang,lalu untuk apa kau membawa kekacauan ini,membuat jarak di antara hubungan mereka..?" kata Baim mendengus kesal.


"aku tak membuat jarak apa pun,hanya saja ikatan mereka yang tak cukup kuat,dan aku melihat itu..!" jelas Angel.


"gila..aku tak mengerti dengan jalan pikiran mu,lakukan lah apa pun yang kau mau,tapi jangan pernah sedikit pun kau berpikir untuk menyentuh Dinda ,jika tidak ,kau akan berususan dengan ku..!" balas Baim yang berdiri dari sana.


"kau menyukai nya ...?" tanya Angel menghentikan langkah Baim.


"aku menganggap Dinda sebagai adik ku,jadi sebagai seorang kakak yang melihat adik nya tersakiti,jelas kau akan berurusan dengan kakak laki-laki nya,mengerti..!" jawab Baim yang pergi dengan emosi.


"aku tak pernah berniat menyakiti Dinda ,tapi perasaan ini yang membuat ku tak bisa menjauh dari Arjuna ,maaf kan aku...!" lirih Angel dengan keegoisan nya.


Arjuna masih mengumpat marah dalam hati nya,ia masih tak bisa menemukan Dinda ,handphone nya tak bisa di hubungi dan pelacak di liontin Dinda pun tak bisa di deteksi,entah apa yang menyebabkan diri nya tak bisa menemukan Dinda.


sudah hampir larut,namun Arjuna masih berkeliling kota,berharap menemukan Dinda dan membawa nya pulang,ia membuka handphone dengan cepat saat terdengar satu notifikasi berbunyi yang menandakan pesan WhatsApp .


Baim :anak buah ku melihat Dinda di jl.xxx setengah jam yang lalu..!


"shiiittt..kenapa aku lupa..!" cecar Arjuna pada diri nya sendiri,ia begitu hafal jalan itu,jalan menuju rumah Dinda yang dulu ia diami bersama ayah Dinda.


"kenapa pergi sangat jauh,apa kau membenci ku..?" lirih Arjuna dengan tetesan bening di pipi nya.


Arjuna menyadari jika Dinda kali ini tidak main-main,ia bahkan nekat pergi ke luar kota,tempat di mana ia sendiri dulu begitu takut untuk menginjakkan kaki nya di sana ,tapi malam ini ia pergi ke sana seorang diri,begitu terluka nya kah Dinda sampai ia melawan trauma masa lalu nya hanya untuk pergi jauh dari Arjuna ,atau ia hanya ingin sendiri dulu,tapi mengapa harus sejauh ini .


Dalam hati nya,Arjuna terus berdo'a agar Dinda baik-baik saja,ia tak sanggup jika terjadi hal buruk lagi.


🌹🌹🌹

__ADS_1


up terus jika like kalian bertimbun🤭


jangan lupa vote nya ya


__ADS_2