Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Hal Baru


__ADS_3

"apa kah aku terlalu egois ..!" Gumam Dinda saat melihat Lee dengan ceria bermain bersama Tasya di taman dengan di temani suster nya.


Entah apa percakapan yang terjadi antara Lee dan Tasya,namun mereka terlihat sangat senang dan tertawa lepas,bahkan tak jarang sesekali Lee memeluk Lee dengan sayang.


Hati Dinda sedikit tercubit melihat interaksi ke dua nya,Lee tak salah,semua hanya keegoisan yang terjadi antara ke dua orang tua nya.


Lee tak pernah sebahagia itu ,karena dia jarang berinteraksi dengan teman sebaya nya,entah kenapa dengan Tasya ia begitu menikmati kebersamaan nya.


"Mama...!" Teriak Tasya melambaikan tangan nya pada Dinda .


Dinda buru-buru menghapus buliran bening yang sudah jatuh,ia tak mau Lee dan Tasya melihat itu.


"Lee..!" Sapa Dinda di sana.


"Mommy,aku dan Tasya bercerita banyak hari ini,nanti mommy malam ceritakan sesuatu pada kami sebagai penghantar tidur,apa mommy mau..!?" Tanya Lee polos.


Lee melihat Dinda diam dan mendekat.


"Mom..mom baik-baik saja..kalau mom ingin pulang,aku mau pulang bersama mommy..!" Ucap Lee.


Tasya yang mendengar itu menjadi murung,ia takut sendiri lagi,di tinggal kan lagi,ia sudah bahagia saat Lee hadir menemani nya,di tambah Dinda yang di anggap nya mama nya,lalu kenapa mereka ingin pergi.


Lee dan Dinda melirik pada Tasya yang hampir menangis,sudah ada genangan kecil di mata sayu nya.


"Bukan kah kakak dan mama sudah berjanji pada ku untuk tidak meninggalkan ku lagi sendiri bersama papa...?" Tanya Tasya kemudian.


Lee dan Dinda saling pandang,kemudian Lee berinisiatif untuk memeluk Tasya yang hampir menangis itu sambil mengelus lembut Surai panjang Tasya.


"Apa yang harus aku lakukan,aku tak mungkin membawa emosi anak kecil,mereka tak paham,namun bagaimana aku menjelaskan ini semua..!" Gumam Dinda sendiri saat melihat Lee dengan sayang memeluk Tasya.


Malam berganti,Dinda mulai gelisah,ia hanya ingin pulang,keluar dari mansion Arjuna ,namun ia sendiri tak mampu menguasai rasa takut nya.


"Mom, Daddy memanggil untuk makan malam bersama ..!" Ucap Lee yang menjemput Dinda di kamar tamu,ya di sini lah Dinda berada,ia tak mau ke kamar Arjuna seperti keinginan Arjuna tadi sore.

__ADS_1


Seperti keluarga kecil yang bahagia,dengan dua anak kecil yang manis seperti Tasya dan mempesona seperti Lee,mereka tampak serasi.


Arjuna tak henti-hentinya melirik Dinda di seberang sana.


"Makan lah yang banyak,kau harus sehat dan jangan lupa obat mu,atau kau tidak suka makanan nya,koki akan memasakkan makanan yang kau mau...!" Ucap Arjuna pada Dinda.


Sementara Tasya dan Lee yang tak paham akan bersitegang itu,mereka hanya diam dan saling pandang saja.


Dinda tak menjawab apa pun,ia hanya diam.


"Boleh kah malam ini aku tidur dengan mommy..?" Tanya Lee menatap Arjuna .


"Aku juga ingin dengan mama,boleh yaa pah..?" Pinta Tasya sedikit memelas.


Arjuna menatap Dinda datar ,namun seperti nya ini sedikit bagus,setidak nya Dinda akan di temani dua anak nya,Tasya dan Lee.


"Kalian tanya kan langsung saja pada mommy kalian..!" Jawab Arjuna kemudian


Malam yang hangat dan tenang,Dinda di dampingi Lee dan Tasya di kamar mewah Arjuna ,dan di mana kini Arjuna ,ya dia memilih tidur di kamar Tasya ,ia ingin membuat Dinda menghabis kan waktu nya bersama anak-anak.


Dinda menatap sekeliling kamar ..dimana di depan sana tergantung foto diri nya saat mengandung Lee ,dan lagi di samping tempat tidur begitu banyak foto diri nya yang di tempatkan pada figura cantik,senang kah Dinda dengan itu,tidak..namun ia merasa sakit,sakit akan rasa yang telah di tinggal kan Arjuna saat itu dan sekarang ia di hadap kan pada saat sekarang.


Dinda yang merasa haus,dengan pelan ia turun dari ranjang mewah itu .


Ceklek


Di saat bersamaan Dinda membuka pintu,Arjuna pun baru keluar dari kamar Tasya .


"Apa yang kau perlu kan,aku akan memanggil kan pelayan untuk mu..!" Ucap Arjuna .


Namun di tepis oleh Dinda yang tak menghiraukan nya,ia menuruni tangga ,di mana keadaan masih gelap karena lampu utama di matikan,hanya lampu kecil di pilar-pilar kokoh itu yang menyala remang .


Klik

__ADS_1


Arjuna menyala kan lampu utama agar Dinda bisa melihat dengan jelas,ia melihat Dinda ke dapur ,dan ia terus mengikuti namun dengan jarak yang tak terlalu dekat


Dinda membawa air dan melewati Arjuna tanpa peduli,namun beda dengan Arjuna,walau di abaikan begitu,ia tetap senang karena saat ini Dinda mau menginap di mansion nya,entah dengan esok hari,ia akan terus membujuk Dinda.


Pagi yang di warnai dengan keributan seperti biasa,Tasya yang memang sedikit rewel jika akan pergi ke sekolah,dan Lee yang hanya diam ,patuh apa yang di kata kan Dinda .


"biar aku saja..!" ucap Dinda mengambil alih suster melayani Tasya pagi ini,dia mulai menyisir rambut Tasya dan mengikat layak nya anak seusia Tasya.


"selesai..!" ucap Dinda .


"apa kah cantik..?" tanya Tasya


Dinda menggiring Tasya ke arah cermin,di lihat nya pantulan rambut yang telah di kepang dua,namun ini seperti tampilan biasa ,hanya saja ini sangat istimewa bagi Tasya ,karena Dinda yang mengikat nya,wanita cantik yang ia sebut sebagai mama nya.


"terimakasih mama..!" ucap Tasya tulus dan memeluk Dinda .


hingga mereka berempat dan tak tertinggal Baim yang ikut bergabung sarapan seperti biasa.


"kirim orang untuk membersihkan apartemen ku,aku akan tinggal di sana ..!" ucap Arjuna pada Baim setelah anak-anak pamit ke sekolah.


Baim menatap heran pada Arjuna ,apa yang akan ia lakukan,kenapa harus pindah.


"jangan terlalu banyak berpikir,lakukan saja tugas itu..!" ucap Arjuna kembali seakan paham apa yang di pikir kan Baim sang asisten pribadi nya.


sementara Dinda hanya diam sambil memakan sarapan nya,Baim yang paham akan itu,bangkit dan pergi dengan cepat dari meja makan,mberi ruang kepada dua orang yang sedang diam saling bertanya dalam hati.


"hhhuuufftt...udara di dalam seperti mencekik saja..!" gumam Baim yang berlalu dari meja makan sambil membawa jus nya.


"aku sudah selesai...!" ucap Dinda dan berdiri dari meja makan tak lama setelah kepergian Baim.


"duduk sebentar,kita harus bicara..!" titah Arjuna .


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Yang baca wajib like , komentar dan vote serta di tunggu hadiah nya 😘😘


__ADS_2