
Arjuna masuk ke kamar mandi membersihkan diri dengan berendam sebentar,kemudian membilas sabun di tubuh nya dengan shower,sebelum keluar dari sana,dia mengisi air kembali dengan air hangat untuk Dinda mandi setelah nya .
Dinda masih tertidur pulas,padahal belum terlalu larut malam,namun dia sangat kelelahan akibat ulah Arjuna.
Arjuna mengambil kaos dan celana pendek nya,setelah itu menghampiri Dinda di kasur.
"Din,mandi lah dulu..kau belum makan malam,aku sudah menyiapkan air hangat di kamar mandi..!" bisik Arjuna di telinga Dinda sambil mengusap rambut nya.
Dinda melenguh kecil mendengar bisikan itu,sumpah demi apa pun dia merasa kan sakit di sekujur tubuh nya,untuk membuka mata pun hampir tak bisa,namun dia memaksa kan untuk bangun karena bagaimanapun dia pun merasa lapar karena belum makan malam.
Dinda membuka mata nya,dan langsung melihat Arjuna tepat berada di depan wajah nya hanya berjarak beberapa sentimeter saja,dia begitu malu mengingat kejadian beberapa jam lalu.
"cepat lah bangun,sebentar lagi makanan akan tiba..aku bantu kau bangun..!" ucap Arjuna sambil membantu membenarkan selimut yang melilit tubuh nya.
Dinda hanya diam,tak berani melihat tatapan mata Arjuna,dia bangun dan mulai berdiri namun hanya beberapa langkah,dia merasa kan sakit di bagian inti nya hingga membuat nya jatuh.
buughh..
__ADS_1
Arjuna langsung menghampiri Dinda yang terduduk di lantai dan langsung menggendong Dinda menuju kamar mandi.
"apa itu sangat sakit...?" tanya Arjuna yang menurun kan pelan Dinda untuk berendam.
Dinda mengangguk dengan malu "hhhuummm.." pipi nya memerah karena menahan rasa malu.
"apa perlu aku bantu untuk membersihkan tubuh mu..?" tanya Arjuna kembali.
Dinda menggeleng dengan cepat,Arjuna tersenyum melihat tingkah Dinda yang menurut nya sangat menggemaskan.
Arjuna keluar dari kamar kemudian menyibak seprei yang ada bercak darah itu,dia tersenyum dan meletakkan di sofa,kemudian tak lama makanan yang di pesan nya telah di antar oleh pelayan hotel.
"tolong siap kan makanan itu di atas meja,dan satu lagi,aku minta segera di berikan seprai baru ..!" ucap Arjuna .
pelayan itu mengangguk dan keluar dari kamar itu,kemudian tak lama datang kembali membawakan seprei baru.
Arjuna masih menunggu Dinda di sofa ,kemudian klik...pintu kamar mandi terbuka,terlihat Dinda masih memakai jubah mandi nya karena lupa membawa pakai an bersih.
__ADS_1
"kenapa tidak memanggil ku..?" tanya Arjuna yang langsung menghampiri Dinda dan membantu Dinda berjalan yang masih tak biasa.
"ini sudah berkurang sakit nya setelah berendam tadi..!" jawab Dinda yang masih terlihat canggung
Arjuna langsung membimbing Dinda untuk duduk di sofa dan menyuruh nya untuk makan malam.
"makan lah dulu,kau belum makan apa-apa di pesta tadi..!" ucap Arjuna.
Dinda tersenyum saja menerima satu piring makanan yang di sodor kan pada nya.
Mereka masih terlihat canggung satu sama lain,namun mereka yakin jika ini akan terbiasa seiring waktu berjalan.
"apa itu sprei baru..?" tanya Dinda yang menunjuk arah kasur ,dia ingat betul sprei itu berwarna putih,namun sekarang berwarna abu-abu dan sudah rapi tidak seperti saat dia bangun tadi.
🌹🌹🌹🌹🌹
kakak terimakasih sudah selalu mampir di sini,tolong mampir juga ya di "Cinta Nayna"
__ADS_1