
Arjuna ******* bibir Dinda dengan lembut,mereka terbawa suasana,awal nya Arjuna hanya ingin mengecup untuk menghentikan Dinda berbicara,tapi dia terbawa suasana. Tangan Arjuna meraih tengkuk Dinda untuk memperdalam ciuman nya,cukup lama hingga suara pintu mengejutkan mereka dan melepas kan pagutan itu.
"apa kalian tidak bisa mengunci pintu dulu sebelum melakukan nya..?" Tanya dokter Kelvin yang berjalan mendekati Dinda dan Arjuna.Dinda terlihat sangat malu,dia menundukkan kepala,beda dengan Arjuna yang biasa saja.
Dokter Kelvin memeriksa keadaan Dinda, sedangkan Arjuna berlalu ke kamar mandi.
"Cukup bagus,kau sudah sembuh,kau bisa pulang esok hari..!" Ucap dokter Kelvin.
Arjuna keluar dari kamar mandi, menghampiri dokter Kelvin yang melepas infus di tangan Dinda.
"Apa kah semua sudah stabil..?" Tanya Arjuna.
"Kau tenang saja,dia sudah sehat,kalian bisa melanjutkan yang tadi di rumah saja..!" Jawab dokter Kelvin dengan candaannya.
"Kau selesai kan saja tugas mu,tidak usah mengurusi urusan ku..!" Ucap Arjuna dengan tatapan tajam nya.
"Suami mu galak sekali..!" Bisik dokter Kelvin pada Dinda.
Dinda hanya tersenyum menanggapi ucapan dokter Kelvin.
Setelah selesai melepas infus,dokter Kelvin mendekati Arjuna yang duduk di sofa.
__ADS_1
"bisa kita bicara sebentar..?" Ucap dokter Kelvin.
Arjuna mengangguk kan kepala kemudian beralih menatap Dinda.
"Din,kakak keluar sebentar..!" Pamit nya pada Dinda.
Arjuna dan dokter Kelvin berjalan menuju kantin rumah sakit,mereka sarapan bersama sebelum memulai obrolan pagi itu.
"Dinda sangat butuh perhatian mu..,aku bisa melihat ketakutan di mata wanita itu, seperti nya dia memiliki trauma..!" Ucap dokter kelvin
Arjuna menatap dokter Kelvin "aku sudah tau semua nya,Dinda sudah menceritakan nya pada ku..!"
"Aku bisa membantu kesembuhan Dinda,kau bisa menghubungi ku jika sesuatu terjadi pada nya..!" Kata dokter Kelvin.
Setelah pembicaraan itu,Arjuna kembali ke kamar Dinda,dia tak bekerja hari ini,karena tidak ada jadwal rapat penting,Baim masih bisa mengatasi nya sendiri.
Arjuna menatap Dinda yang tengah tertidur,terlihat sangat damai saat dia menatap wajah Dinda.
"aku akan membantu menyembuhkan trauma itu,dan aku akan membuat Kristian mendapatkan pelajaran karena perbuatan nya itu..!" janji Arjuna.
Arjuna berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan kan diri,di kamar mandi dia teringat ciuman nya pada Dinda.
__ADS_1
"kenapa aku mencium nya lagi,apa yang aku lakukan..!" batin Arjuna.
Setelah membersihkan diri, Arjuna keluar dengan wajah yang sudah segar,dia berjalan ke arah tempat tidur Dinda, memperbaiki selimut nya.
Arjuna menghabiskan waktu nya untuk menemani Dinda di kamar itu,dia juga melayani Dinda makan dan minum obat.
"kak, terimakasih karena sudah sangat baik pada ku,aku tak tau jika tak ada kakak, bagaimana aku mengurus diri ku sendiri..!" ucap Dinda .
"Sudah lah,kau sekarang isteri ku,kau tanggung jawab ku,tak perlu mengatakan semua itu..!" jawab Arjuna.
"tidur lah,ini sudah malam,kita akan pulang besok pagi sesudah sarapan..!" tambah Arjuna.
Dinda mengangguk kemudian menutup mata nya,Arjuna yang berada di samping nya juga ikut memejamkan kan mata.
🌹🌹🌹🌹
bantu vote nya ya kakak..biar lebih semangat ..
jangan lupa like nya juga yaa
mampir juga di "Cinta Nayna"
__ADS_1