Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Baby Boy


__ADS_3

Hari ini adalah jadwal Dinda melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit,pagi ini Arjuna sengaja mengosongkan jadwal nya untuk menemani Dinda ke dokter.


"Apa sudah siap..?" Tanya Arjuna yang melihat Dinda duduk di sofa.


"Hhhhuuum..tapi aku merasa sangat lelah,apa bisa di tunda besok saja periksa nya..?" Tawar Dinda


Arjuna jelas menggeleng menolak usul Dinda.


"Jadwal nya sudah tidak bisa di undur,aku juga ingin tau perkembangan nya ,aku akan menggendong mu jika kau merasa lelah berjalan..!" Ucap Arjuna.


Dinda mengulum senyum mendengar ucapan Arjuna yang di anggap nya sedikit konyol.


Setelah perbincangan itu,mereka berangkat ke rumah sakit,tanpa menunggu antrian,mereka langsung memasuki ruangan dokter kandungan.


Dari hasil pemeriksaan diberitahukan jika kandungan Dinda tidak mengalami hal yang aneh,kandungan nya cukup sehat dan lebih kuat dari sebelum nya,dari jenis kelamin pun sudah di ketahui,baby boy yang menjadi impian Arjuna telah terwujud dan tinggal menunggu hari kelahiran nya .


"Din, terimakasih sudah memenuhi impian ku..!" Ucap Arjuna dengan haru.


"Aku juga sangat bahagia kak...!" Jawab Dinda sambil memegang tangan Arjuna.


"Aku ingin ke makam Cantika,berbagi kabar bahagia kita,apa kah boleh..?" Tanya Arjuna meminta ijin pada Dinda.

__ADS_1


"Kenapa harus seperti itu,kakak tak perlu dapat ijin dari ku,kak Cantika juga bagian dari kebahagiaan kita ini,aku akan ikut bersama kakak..!" Ucap Dinda sambil tersenyum.


Mereka langsung ke makam Cantika ,di atas pusara Cantika Arjuna dan Dinda duduk bersebelahan .


"Kak,Dinda datang membawa kabar bahagia,Dinda sedang mengandung baby boy,Dinda bahagia sekali..!" Ucap Dinda dengan suka cita.


Arjuna pun tak kalah bahagia,dia menabur bunga di atas makam Cantika.


"Aku datang dengan semua kebahagiaan ku,impian kita dulu tak sempat terwujud ,tapi sekarang Dinda mewujud kan nya,aku sangat bahagia,semoga kau juga senang di sana..!" Kata Arjuna


Dinda memegang tangan Arjuna yang memegang nisan Cantika sambil tersenyum.


Dinda mengajak Arjuna menonton sehabis dari makam.


"Kak,aku ingin menonton...!" Ucap nya pada Arjuna yang tengah asik mengemudikan mobil nya.


"Apa tidak terlalu pagi, mungkin bioskop nya belum buka..!" Kata Arjuna.


Dinda diam membenarkan perkataan Arjuna .


"Bagaimana jika membeli coklat panas saja di cafe dekat kantor kakak..!" Usul Dinda kemudian.

__ADS_1


Arjuna mengangguk mengerti dengan yang di sampaikan Dinda.


Arjuna memarkirkan mobil di depan kantor nya.


"Kau tunggu di sini saja,aku akan membelikan nya ke seberang sebentar ..!" Pamit Arjuna.


Dinda mengangguk dan diam di mobil memperhatikan Arjuna yang berjalan menuju cafe seberang kantor nya.


Dari mobil Dinda masih bisa melihat Arjuna yang tengah menunggu pesanan nya,hingga sesaat kemudian terlihat seorang perempuan yang menghampiri Arjuna kemudian wanita itu memeluk Arjuna yang di balas dengan Arjuna.


"siapa wanita itu..?" gumam Dinda dengan sedikit rasa cemburu nya.


Arjuna terlihat berbincang hangat dengan wanita di cafe itu,Dinda yang merasa kesal memilih keluar dari mobil dan memberhentikan taxi untuk pulang ke rumah .


"kakak menyebalkan sekali ..!" gumam Dinda yang cemburu melihat Arjuna bersama wanita lain.


🌹🌹🌹🌹


Selamat hari raya Idhul Adha bagi yang merayakan


maaf baru update yaa, do'akan saya cepat sehat ya,biar up tiap hari☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2