
Dinda duduk di tepi kolam seorang diri,ia menatap pada air yang tenang dengan sedikit gelombang saat ada angin yang menerpa.
Di kesendirian nya,ia berfikir bagaimana hari-hari yang telah ia lewati selama bersama Arjuna,ia diberikan semua apa yang ia mau,Arjuna juga selalu bersikap lembut pada nya,hanya terkadang ia lah yang selalu membuat Arjuna marah,ia menyadari beberapa tindakan ceroboh nya.
"Kakak..!" Ucap Dinda saat melihat Arjuna tengah tersenyum sambil bersandar pada pintu kaca .
Arjuna mendekat dan berjongkok untuk mencium kening Dinda kemudian berlalu pada perut buncit nya.
"Sayang,kenapa di sini..?" Tanya Arjuna sambil menatap wajah Dinda di atas nya .
"Aku hanya ingin menikmati angin sore,di sini sangat tenang...!" Jawab Dinda.
"Benar kah..apa kau sedang memikirkan sesuatu. ?" Tebak Arjuna dengan sorot mata yang tajam,ia tak ingin Dinda terlalu banyak berfikir ,ia takut dapat mempengaruhi kesehatan Dinda dan bayi nya.
Dinda tersenyum dan memeluk erat Arjuna dengan manja.
"Kenapa... Hhhmmm..?" Tanya Arjuna kembali.
"Tidak,aku hanya ingin memeluk kakak..!" Jawab Dinda.
Arjuna melonggarkan pelukan nya dan duduk di samping Dinda sambil merangkul pundak nya.
"Nanti malam akan ada pesta di hotel,kau ikut aku,tadi aku sudah mempersiapkan semua untuk kau pakai nanti malam..!" Jelas Arjuna.
Dinda terlihat berpikir sejenak.
"Sebaiknya aku di rumah saja,biar kakak yang pergi,di sana akan banyak orang,aku takut jika kecerobohan ku kali ini berakibat buruk untuk bayi kita. !" Ucap Dinda yang merasa khawatir akan kehamilan nya .
"Kau tenang lah,aku sudah menyewa 2 orang bodyguard wanita untuk selalu di samping mu,mereka bisa menjaga mu..!" Terang Arjuna
"apa itu tidak berlebihan..?" Tanya Dinda.
"Kau turuti saja apa perkataan ku dan jangan membantah lagi ,aku akan memberikan yang terbaik untuk mu dan bayi kita ..!" Jawab Arjuna meyakinkan Dinda.
Di kamar.
Arjuna dan Dinda tengah bersiap untuk menghadiri pesta,dengan di bantu Arjuna Dinda memakai baju ala ibu hamil,namun tetap terlihat cantik dan elegan .
"Apa ini pas dengan ku..?" Tanya Dinda saat Arjuna membantu nya menaikkan resleting baju nya.
"Ia,kau terlihat tetap cantik dan sexy..!" Bisik Arjuna dengan di akhiri gigitan kecil di telinga Dinda
__ADS_1
"Iishh kakak ..sakit tau. .!" Gerutu Dinda yang mendapat tawa dari Arjuna.
Dinda duduk di depan cermin merias wajah nya agar terlihat lebih segar.
"Jangan terlalu banyak menggunakan bedak,dan jangan memakai lipstik warna merah. !" Ucap Arjuna memperingati Dinda,ia tidak suka jika Dinda menggunakan lipstik berwarna terang saat di luar mansion,karena bagi nya itu akan jadi perhatian laki-laki lain dan ia tak menyukai itu.
Dinda hanya tersenyum,ia sudah paham akan Arjuna yang bersikap posesif terhadap nya dan ia tak mempermasalahkan semua itu.
"Apa kah seperti ini sudah cukup..?" Tanya Dinda saat Arjuna baru keluar dari kamar mandi.
Arjuna berjalan mendekati Dinda yang berdiri di depan cermin, Kemudian memeluk Dinda dari belakang.
"Ini sudah lebih dari cukup..!" Ucap Arjuna yang memandang Dinda dari pantulan cermin.
"Ingat,kau harus selalu di samping ku..!" Tambah Arjuna mengingat kan.
Arjuna berjongkok membantu Dinda memakai sendal nya, sebenarnya Dinda sudah melarang Arjuna memakai kan sendal nya,namun Arjuna tetap memaksa membantu Dinda ,karena ia tau jika keadaan Dinda yang tengah hamil akan sedikit sulit memakai sendal nya jika harus berjongkok sendiri.
Di hotel.
Arjuna dan Dinda baru turun dari mobil nya,ia di sambut Derry dan dua orang wanita cantik yang tak lain adalah bodyguard untuk Dinda,mereka ahli dalam segala hal dan lebih pas lagi,mereka menutupi kemampuan mereka dengan tampil cantik dan anggun di depan orang.
"Mereka akan mengikuti kemana pun kau mau jika aku tengah sibuk..!" Tunjuk Arjuna memberi tahu Dinda tentang dua wanita itu.
Tak kalah dengan Arjuna,Dinda pun tampil anggun ,ia berdiri di samping Arjuna untuk menemani sang suami.
"Kakak,kenapa mereka melihat kita ..?" Tanya Dinda sedikit berbisik saat masuk ke hotel di iringi Derry dan dua wanita di belakang mereka.
"Jangan hiraukan mereka,santai saja. !" Balas Arjuna yang terlihat tenang.
Arjuna sedang sibuk menjamu para tamu dari rekan bisnis nya, sedang kan Dinda sedang duduk bersama dua wanita yang di percaya Arjuna untuk menjaga nya .
Sesekali Arjuna melihat ke arah Dinda yang berbicara dengan dua bodyguard nya .
Arjuna bersulang bersama rekan bisnis dan para karyawan nya untuk merayakan popularitas perusahaan mereka yang berkembang pesat bulan ini.
"saya permisi ke toilet sebentar..!" Ucap Arjuna pada rekan bisnis nya
"Apa perlu saya temani tuan..?" Tanya Derry di samping nya
Arjuna bergidik ngeri mendengar tawaran Derry yang di anggap nya horor๐.
__ADS_1
"Tidak, terimakasih..kau temani mereka di sini saja..!" Ucap Arjuna menyuruh Derry tetap bersama rekan bisnis nya .
Dinda mulai gelisah karena sedikit lelah,ia mencari keberadaan Arjuna,namun tak terlihat,ia meminta salah satu bodyguard nya untuk menanyakan pada Derry tentang Arjuna.
"Tuan sedang di toilet..tapi...!" Ucap Derry yang kini berada di depan Dinda.
"Tapi apa...?" tanya Dinda dengan bingung.
"sudah setengah jam,namun tuan belum kembali..saya akan mencek sebentar,anda tunggi di sini saja..!" ucap Derry.
"aku akan ikut ..!" kata Dinda yang berdiri di ikuti dua wanita cantik di belakang nya.
Derry memimpin jalan menuju toilet,namun belum sampai di depan toilet Derry di kaget kan dengan keadaan Arjuna yang berantakan,dengan kemeja yang tergulung sampai siku dan berlari kecil menggendong seorang wanita pingsan .
"apa yang terjadi..?" tanya Dinda saat Arjuna berlalu,namun Arjuna hanya melewati Dinda sambil berteriak pada Derry .
"siap kan mobil ,cepat...!" ucap Arjuna tanpa menjawab pertanyaan Dinda .
Derry mengangguk paham dan ikut berlari,tinggal Dinda dan ke dua bodyguard di samping nya.
"nyonya mari saya akan mengantar anda pulang..!" ucap salah satu wanita itu,namun Dinda menggeleng dan meminta untuk mengikuti mobil Arjuna,awal nya mereka menolak,namun Dinda terus memaksa hingga mereka mengiyakan permintaan Dinda.
sepanjang perjalanan Dinda terus berpikir apa yang terjadi,ia tak mengerti apa-apa,berbagai pertanyaan muncul dari dalam diri nya.
Setibanya di rumah sakit,Dinda menuju ke IGD RS yang di yakini nya Arjuna sudah di sana.
"kak,apa yang terjadi..?" tanya Dinda pada Arjuna saat di depan IGD.
"kau pulang lah,tidak baik berada di sini..!" jawab Arjuna tanpa melihat Dinda.
"tapi.....!" belum sempat Dinda mengatakan sesuatu,Arjuna lebih dulu membuka suara nya
"aku menyuruh mu pulang sekarang,jangan membantah..!" ucap Arjuna sedikit keras,hingga membuat Dinda takut hingga menetes kan air mata ,ia berbalik dan pergi dari sana tanpa mengatakan apapun.
๐น๐น๐น๐น
hhhayayy kakak
selamat beristirahat
mampir juga ke cerita aku yang lain
__ADS_1
Cinta Nayna