Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Teror


__ADS_3

Di sebuah apartemen mewah,sepasang suami isteri yang tengah melepas kan rindu ,mereka sedang bercumbu bersama.


"Maaf kan aku terlambat untuk membawa mu keluar dari tempat terkutuk itu..!" Ucap sang wanita yang berada di pelukan lelaki nya.


"Kau tidak salah,hanya saja lelaki brengsek itu terlalu licik untuk kita, sekarang sebelum menyerang nya,kita harus memiliki rencana yang lebih pintar dari nya..!" Kata Kristian dengan mata merah nya saat mengingat pukulan dan siksaan yang di dapat nya selama dia di sekap dalam pengawasan Arjuna .


"Aku akan membuat Dinda merasa kan hal yang sama,aku berada di pihak mu..!" Ucap sang wanita yang tak lain adalah Yunita kakak tiri Dinda yang begitu membenci Dinda.


Yunita yang merencanakan melarikan diri untuk membantu suami nya Kristian,dia pun sudah lama mencari keberadaan suami nya yang hilang entah kemana,namun usaha nya berhasil saat mendapati informasi jika sang suami di sekap oleh beberapa orang di sebuah gudang yang jauh dari kota,dari informasi itu lah ia menyewa beberapa mafia dari daerah yang terdekat dengan penyekapan Kristian,hingga dia bisa membantu suami nya lolos.


Di sisi lain,Di sebuah mansion Arjuna,terdapat kegaduhan yang membuat seisi mansion terkejut,sebuah kotak besar yang di kirim seseorang berisi potongan tubuh kucing yang darah nya masih segar.


"Nyonya,anda jangan mendekat,sebaik nya anda jangan melihat ini..!" Ucap seorang pelayan yang menghadang Dinda agar tak melihat isi kotak itu.


"Apa yang terjadi..!" Ucap Dinda bingung melihat para pelayan yang berkumpul.

__ADS_1


"Anda tenang lah,saya sudah menelpon tuan,anda istirahat di kamar saja..!" Tambah pelayan lain yang menuntun Dinda menuju kamar nya.


Arjuna melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh saat dia menerima telepon dari mansion nya,ia bahkan rela meninggalkan makan siang nya bersama klien dari Jepang untuk memeriksa keadaan Dinda,ia takut Dinda syok melihat kiriman dari orang yang tidak di ketahui itu.


"Tutup semua pintu yang mempunyai akses ke dalam mansion..!" Ucap Arjuna menelpon salah satu penjaga mansion nya.


Arjuna memutar otak tentang siapa yang nekat mengirimkan teror itu ke mansion nya,dan apa tujuan orang itu.


Tidak perlu waktu lama,Arjuna tiba di depan gerbang mansion nya yang tertutup rapat seperti perintah nya,ia membunyikan klakson mobil nya beberapa kali hingga akhir nya gerbang itu terbuka,ia langsung masuk memarkirkan mobil nya dekat pos penjagaan,ia kemudian turun menghampiri beberapa penjaga di depan gerbang.


"Saya menerima paket itu dari kurir pengiriman barang tuan..!" Jawab salah satu penjaga.


"Apa kau tau alamat pengirim nya..?" Tanya Arjuna kembali.


"Tidak ada nama pengirim nya,hanya saja paket itu di tunjukkan untuk anda..!" Jawab penjaga yang lain.

__ADS_1


"Benar,maaf kan kami sudah lancang membuka nya,karena dari kardus itu terus menetes cairan merah,kami tak menyangka itu darah dari hewan tuan..!" Jelas penjaga lain.


Arjuna paham semua nya,kemudian dia berlalu masuk ke dalam mansion mencek keadaan di dalam.


"Apa kah sudah di buang kiriman itu..?" Tanya Arjuna kembali pada pelayan di dalam.


"Belum tuan,kami ingin anda melihat sendiri kiriman itu,kotak nya ada di taman belakang kami pindah kan sebelum nyonya melihat isi di dalam nya..!" Jawab pelayan itu.


"Buang saja ke tempat yang jauh,jangan sampai Dinda tau tentang ini,aku takut dia merasa tidak tenang saat tau..!" Ucap Arjuna.


🌹🌹🌹


Maaf baru update hari ini,di usahakan setiap hari yaa


tolong mampir juga di cerita ku yang lain "cinta Nayna"

__ADS_1


__ADS_2