
Sepeninggalan Arjuna,kini Dinda hanya sendiri di kamar itu,dia berjalan ke meja rias kecil,menyisir rambut nya,namun seketika mata nya membulat sempurna saat menatap pantulan diri nya di cermin,sungguh dia sangat terkejut mendapati ciptaan Arjuna yang nampak jelas di leher nya,bukan hanya satu saja,bahkan sangat banyak.
"Kenapa aku tidak menyadari nya,pantas saja saat bertemu kak Baim di luar,dia seperti tersenyum tak jelas..!" Gumam Dinda yang begitu malu,dia menutup wajah nya dengan ke dua tangan nya,kemudian dia teringat pergulatan tadi pagi.
"Bagaimana ini bisa hilang,aku tak bisa keluar kalau seperti ini..!" Ucap nya dalam hati,kemudian beranjak ke arah koper mencari baju yang tertutup hingga leher,tapi dia tak menemukan.
Dinda cukup cerdik memikirkan nya,dia memesan baju dengan leher tinggi yang bisa menutupi seluruh ciptaan Arjuna melalui aplikasi handphone,tidak perlu waktu lama,sekitar setengah jam dia sudah menerima baju itu di kirim langsung ke kamar nya.
Dinda langsung memakai nya,sempurna ..baju itu begitu pas dengan nya dan bisa menutupi leher jenjang nya.
Di cafe bawah,Arjuna dan Baim tengah membahas kejadian tadi malam kenapa Dinda bisa terkurung di kamar mandi,dan siapa yang memberikan Arjuna obat itu.
Tidak perlu waktu lama,Baim sudah mendapat kan rekaman CCTV acara itu, Arjuna mengerutkan kening melihat sosok laki-laki yang sengaja mengunci pintu kamar mandi itu.
"Siapa pria itu..!" Tanya Arjuna
__ADS_1
"Dia kakak ipar nyonya .. Kristian..!" Jawab Baim dengan pasti
Arjuna mengepal kan tangan nya di atas meja,dia begitu marah karena Kristian berani mengusik Dinda saat diri nya juga ada di pesta itu.
"Besar juga ternyata nyali laki-laki itu,seperti nya aku harus bertindak selangkah lebih cepat,aku tak mau dia ada di sekitar Dinda lagi.." ucap Arjuna.
Setelah CCTV kamar mandi,Baim memutar kembali CCTV dapur yang memperlihat kan seorang pelayan yang membawakan minuman untuk Arjuna ,di sana terlihat kalau Kristian juga yang menyuruh memberikan obat itu pada Arjuna,namun mereka tak mengerti apa maksud Kristian,bisa jadi dia ingin membuat masalah antara Dinda dan Arjuna secara tak langsung.
"brengsek laki-laki itu,kita akan mengundang nya ke kota kita dan kita akan menyelesaikan nya di tempat kita,kau paham..!" Kata Arjuna.
Dengan begitu semua akan lebih mudah,Arjuna kembali ke kamar nya untuk membereskan barang bawaan nya,karena sebentar lagi mereka akan pulang kembali ke kota asal nya.
Arjuna melihat Dinda yang sedang sarapan di sofa sambil memainkan handphone nya.
"Din,makan dulu..!" ucap Arjuna sambil mengambil handphone di tangan Dinda.
__ADS_1
Dinda tersenyum canggung,tapi dia masih memakan makanan nya.
"baju siapa yang kau pakai..?" tanya Arjuna melihat baju yang di pakai Dinda,dia yakin Dinda tidak memiliki baju itu.
"tadi aku beli lewat aplikasi kak .?" jawab Dinda.
Arjuna mengerut kan kening mendengar penjelasan Dinda.
"apa kau lupa bawa baju..?" tanya Arjuna kembali.
"bukan begitu...tapi..!" ucapan Dinda terhenti dia bingung harus menjelaskan seperti apa pada Arjuna yang sudah menatap nya dengan intens ..
🌹🌹🌹🌹
Segini dulu ya kakak
__ADS_1
terimakasih 🙏🙏