
Dinda mengangguk pelan dengan air mata yang terus jatuh dari mata indah nya itu,Arjuna langsung memakai kan cincin itu ke jari Dinda,kemudian bangkit dan memeluk Dinda dengan erat.
"Terimakasih sudah menerima ku ..!" Ucap Arjuna yang begitu bahagia.
Dinda melonggarkan pelukan nya dan memandang wajah Arjuna yang tersenyum pada nya.
"Aku ingin ke makam ka Cantika besok pagi..!" Kata Dinda
"Baik lah,kita akan ke sana bersama..!" Balas Arjuna.
Mereka kembali ke rumah setelah acara makan malam yang penuh dengan kebahagiaan itu.
Dinda dan Arjuna sudah berbaring di kasur nya,Arjuna memeluk Dinda sambil mengusap kepala Dinda dengan sayang.
"Tidur lah,ini sudah larut..aku tidak ingin kau kelelahan..!" Ucap Arjuna yang dibalas senyuman oleh Dinda.
Keesokan hari nya setelah sarapan mereka langsung ke makam Cantika.
__ADS_1
Dinda berjongkok membawa kan bunga untuk Cantika.
"Kak,Dinda datang..gimana kabar kakak...!" Ucap Dinda yang tertahan karena kesedihan nya mengenang sosok Cantika.
"Dinda ingin meminta restu pada kakak,Dinda janji akan jadi isteri yang baik untuk kak Arjuna..!" Tambah Dinda dengan tangisan nya.
"Hey..tenang lah,kenapa menangis..Cantika pasti tidak senang melihat kau seperti ini..!" Ucap Arjuna yang merangkul pundak Dinda.
Kini giliran Arjuna yang menyampaikan sebuah ungkapan untuk almarhum isteri nya itu.
"Aku harap kau bahagia di sana, terimakasih untuk semua yang sudah kau beri kan pada ku,aku sangat bahagia,dan sekarang aku pun tau kenapa kau memilih Dinda sebagai pengganti mu,kau orang pertama yang pernah menggetarkan hati ku,hingga sampai sekarang kau masih ada di hati ku ,tidak akan pernah hilang,kau dan Dinda memiliki bagian masing-masing dalam hidup ku, terimakasih..!" Ucap Arjuna.
"Jam berapa kau pulang,aku akan menjemput mu..!" Ucap Arjuna.
"Aku akan naik taxi saja nanti ..kakak tenang saja..!" Balas Dinda sambil memperbaiki penampilan nya.
"Apa yang kau lakukan..?" Tanya Arjuna yang melihat Dinda mengambil lipstik dari dalam tas nya.
__ADS_1
"Muka aku terlihat pucat habis menangis tadi,jadi mau aku tambahin lipstik biar tidak terlihat..!" Jelas Dinda,dia mengoles kan lipstik itu pada bibir nya,tidak begitu merah,namun bagi Arjuna itu terlihat menggoda,setelah Dinda memasukkan kembali lisptik itu kemudian ingin keluar dari mobil, buru-buru Arjuna menarik Dinda dan mencium bibir Dinda cukup lama hingga semua lipstik itu hilang dari bibir Dinda.
"Apa yang kakak lakukan,lipstik aku jadi berantakan lagi..!" Kesal Dinda saat Arjuna melepaskan cium an nya.
"Itu lebih baik dari pada kau memakai lipstik,itu akan terlihat menggoda di mata laki-laki..!" Jawab Arjuna dengan posesif,dia menyapu bibir Dinda dengan tissue secara perlahan agar menghilangkan lipstik itu.
"Sekarang turun lah..nanti kau telpon saja,aku akan menjemput ..!" Ucap Arjuna yang di balas anggukan oleh Dinda.
Arjuna menjalan kan mobil nya menuju kantor,di perjalanan dia mendapat telepon dari Baim .
"baik lah,15 menit lagi aku akan tiba di sana..!" ucap Arjuna dengan rahang mengeras,entah apa yang di sampai kan oleh sang asisten,yang pasti itu membuat Arjuna cukup geram sampai dia mencengkram setir itu dengan kuat.
🌹🌹🌹
stay selalu kakak
tolong dukungan nya yaa
__ADS_1
jangan lupa like dan koment nya ya..