
Arjuna tengah duduk di kursi kebesaran nya,dengan tangan yang lihai tengah menari indah pada laptop di depan nya,tatapan nya begitu serius,ya Arjuna tengah menyelesaikan proyek baru yang akan di luncur kan nya bulan depan bersama beberapa sahabat nya.
tok tok tok
Ruangan kerja nya tengah di ketuk oleh seseorang dari luar,tanpa menoleh Arjuna langsung mempersilahkan orang itu masuk.
"masuk.." ucap nya,namun dia tak menoleh masih dengan tatapan serius nya memainkan laptop itu.
Hingga lima menit orang itu tetap diam tanpa mengeluarkan suara nya,Arjuna bingung ,dia pikir Baim yang sedang masuk ke ruangan nya,namun tak ada suara.
"jika tak ada hal yang penting,kau boleh keluar ,aku sedang sibuk..!" ucap nya sambil meneguk air putih di samping nya kemudian menatap laptop kembali.
"kakak...!" suara pelan yang Arjuna sangat kenal,dia mendongakkan kepala dan menatap arah suara itu.
"Dinda,kapan kau tiba..?" tanya Arjuna dengan berdiri dan menghampiri Dinda.
"aku sudah dari tadi,tapi kakak seperti nya sangat sibuk,padahal sudah jam makan siang,kakak makan lah dulu,aku sudah bawa kan makan siang untuk kakak..!" jelas Dinda
__ADS_1
Arjuna duduk di sofa samping Dinda,dia menyuap makanan yang sudah di siap kan Dinda sedari tadi.
"apa kakak sangat sibuk hingga melupakan makan siang..?" tanya Dinda yang melihat Arjuna tengah makan dengan lahap.
Arjuna tersenyum kemudian mengelus rambut Dinda "kakak sedang mengerjakan proyek baru,bulan depan harus sudah selesai" jawab Arjuna dengan menatap Dinda.
"apakah itu proyek besar hingga setiap malam aku sering melihat kakak terbangun dan begadang di ruang kerja..?" tanya Dinda kemudian.
"kau terbangun dan melihat kakak keluar kamar..?" tanya Arjuna balik.
Dinda tersenyum malu mendengar pertanyaan Arjuna,seolah dia dengan sengaja me mata-matai Arjuna.
Arjuna meletakkan sendok makan nya,dan menghadap Dinda kemudian membawa Dinda ke pelukan nya.
"maaf kan kakak meninggal kan kau tidur sendirian akhir-akhir ini,tapi kau tenang saja,proyek ini hampir rampung..!" jelas Arjuna sambil mengusap rambut Dinda yang terurai panjang.
Dinda tersenyum dan merenggang kan pelukan kemudian mengangguk.
__ADS_1
Arjuna dan Dinda sudah memiliki perasaan nyaman saat bersama,namun mereka tak dapat menjawab perasaan itu,yang mereka tau bahwa saat bersama itu adalah kebahagiaan.
"Din,Minggu depan kakak akan keluar kota menghadiri ulang tahun teman bisnis kakak,aku ingin kau ikut bersama ku..!" pinta nya pada Dinda.
Dinda mengangguk setuju,ini bukan pertama kali nya mereka pergi bersama menghadiri perjamuan di luar kota,dan Arjuna selalu mengajak Dinda untuk memperkenalkan Dinda pada rekan bisnis nya.
"baik lah,kalau begitu,aku akan pulang dulu,kakak jangan terlalu lelah..nanti kakak bisa sakit..!" pesan Dinda yang akan pergi dari kantor Arjuna.
"hati-hati menyetir nya Din,nanti kakak pulang sore akan bawa kan makanan ,jadi bilang saja pada bibi agar jangan memasak..!" ucap Arjuna.
Dinda berdiri dari duduk nya di ikuti dengan Arjuna yang akan mengantarkan Dinda sampai pintu,di depan pintu Arjuna memeluk Dinda dengan usapan halus di kepala nya.
"hati-hati..!" ucap nya.
🌹🌹🌹
kakak semua,tolong bantu
__ADS_1
like dan vote nya dong