
Hari ini semua persiapan untuk pembukaan butik Dinda telah rampung,tak sia-sia rasa lelah nya beberapa hari ini,jika semua hasil nya begitu memuaskan.
Tak ada beda nya dengan peresmian beberapa butik lain nya,Dinda juga mengatur semua nya secara detail,ia juga mengundang beberapa pengusaha dan menyewa beberapa model untuk menampilkan beberapa gaun yang telah di rancang nya secara apik .
beberapa kalangan pengusaha dan model yang telah membanjiri tempat peresmian itu,mereka bisa dengan mudah Dinda undang melalui embel-embel nama sang suami yang cukup berpengaruh dalam dunia bisnis di kota nya
"kak terimakasih...!" ucap Dinda sedikit berbisik pada Arjuna yang berdiri di samping nya,bukan senang,Arjuna malah merasa tak karuan,ia memandang lekat sosok anggun di samping nya,meski dengan perut yang membuncit,tapi daya tarik dari Dinda tak bisa di bohongi,siapa pun yang memandang Dinda di pesta itu pasti terpesona dengan sosok yang anggun dan sangat ramah menyambut para tamu.
Saat ini beberapa model tengah menampilkan rancangan gaun Dinda yang telah ia siap kan beberapa waktu lalu,meski hanya satu bulan,namun Dinda dan beberapa tim yang telah ia bentuk mampu menyelesaikan beberapa rancangan yang kini membuat para tamu begitu excited ingin memiliki gaun dari rancangan D'Fashion .
D'Fashion nama yang Dinda pilih untuk butik yang kini telah ia rampung kan,lebih tepat nya lagi saat ini ia harus lebih extra kerja agar karya nya makin melesat hingga ke penjuru dunia.
Baim yang tak kalah sibuk dalam acara pembukaan itu,ikut menyambut beberapa tamu dari kalangan pengusaha,siapa yang tak mengenal sosok Baim,seorang lelaki yang bersikap dingin dan tegas serta memiliki wajah tampan yang begitu memukau para wanita ,namun sikap nya tak begitu saat berhadapan dengan Dinda dan Arjuna , terkadang ia bersikap konyol untuk ke dua majikan nya.
"sudah malam,apa kau tak lelah ..?" tanya Arjuna yang menghampiri Dinda di depan butik untuk mengantar pulang beberapa tamu yang datang dan yang pasti mereka sudah memesan beberapa rancangan gaun pada Dinda .
"sedikit,kakak pulang lah..aku akan menyusul nanti..!" balas Dinda dengan senyum nya,namun Arjuna menggapai tangan Dinda yang ketika akan berlalu menjauhi nya.
"kita pulang saja,sisa nya biar Baim yang akan menyelesaikan nya..!" tambah Arjuna .
Dinda melepas pelan tangan Arjuna sambil menggelengkan kepala pelan.
"sebentar lagi selesai,aku tuan rumah di sini,rasa nya tak sopan jika aku pulang sekarang,kakak duluan saja..!" jelas Dinda .
Arjuna mendesah pelan melihat Dinda yang berlalu dari sana,hingga seorang wanita menghampiri nya .
"kenapa marah..?" tegur wanita itu sambil menepuk pelan pundak Arjuna .
Dengan rambut terurai dan gaun hitam pekat menutupi tubuh nya,ia tersenyum manis ke arah Arjuna sambil menampilkan deretan gigi putih nya
"pergi lah dari sini,aku tak ingin bicara dengan mu..!" ucap Arjuna yang menepis pelan tangan wanita itu dan duduk di salah satu kursi yang tersedia di sana sambil menuang kan minuman ke dalam gelas kosong.
__ADS_1
Bukan pergi,wanita itu mengikuti Arjuna yang kini duduk dengan wajah memerah menahan amarah ,bukan karena Dinda yang tak mau di ajak nya pulang,tapi ia marah atas keberanian Angel yang kini duduk di hadapan nya,ya wanita tadi adalah dokter Angel yang ikut hadir dalam peresmian butik Dinda.
Tak perlu menanyakan siapa yang mengundang wanita itu,seperti yang kalian tau,Dinda bukan seorang wanita yang dendam akan segala nya,ia akan berbuat baik ,meski ia tau jika seseorang bisa saja membalas nya dengan kejahatan.
"kenapa mengikuti ku..?" tanya Arjuna dengan sorot mata tajam,setelah kejadian di minimarket itu,mereka tak pernah bertemu,hingga kini mereka di hadap kan kembali.
"aku hanya ingin berbincang..!" ujar Angel dengan tatapan sayu menatap ke arah Arjuna yang enggan akan diri nya.
"aku tak ingin kau membuat masalah di sini,jadi sebaik nya kau pulang lah,jangan mempermalukan diri mu di tangah orang ...!" nasehat Arjuna berlalu dari sana.
"maaf kan aku,tapi aku tak bisa menahan semua ini,percaya lah ,aku hanya ingin berteman, berada di dekat mu walau hanya sesaat..!" gumam Angel dengan mengusap pelan lelehan bening itu.
Dari kejauhan Arjuna melihat jika Dinda tengah berbincang dengan beberapa model dengan Edwin yang berada di samping nya,terkadang ia melihat tawa Dinda di tengah orang itu,entah apa yang sedang mereka bicarakan.
Glek
Glek
Glek
"jangan terlalu banyak minum,itu mengandung alkohol..!" tegur Baim yang ikut duduk di samping Arjuna .
Sleeeett.
Tatapan Arjuna setajam silet yang siap menguliti Baim saat itu juga.
"diam lah,ini hanya sedikit,aku tak akan mabuk hanya karena beberapa teguk minuman ini..!" ucap Arjuna yang tetap tenang menatap wanita di ujung sana.
"apa ini berlebihan..?" tanya Arjuna .
"hah...?" ucap Baim tak mengerti arti pertanyaan Arjuna ini.
__ADS_1
"bodoh...!" umpat Arjuna .
"Anda seperti nya sudah mabuk,apa ingin saya antar pulang..?" tanya Baim yang merasa bingung.
"apa aku terlalu berlebihan jika aku ketakutan saat melihat Dinda seperti ini,aku takut ia tak memerlukan aku lagi..!" lirih Arjuna menunduk sambil memutar bibir gelas dengan jari nya.
Baim mengangguk paham kali ini,ia tersenyum sedikit ,ia tau jika tuan nya kali ini merasa takut akan Dinda yang bisa berdiri sendiri,itu berarti suatu saat kemungkinan Dinda pergi akan ada jika Arjuna melakukan kesalahan,dan ia begitu takut.
"kenapa anda merasa begitu...?" ucap Baim.
"entah lah..aku merasa takut...!" jelas Arjuna dengan tersenyum masam.
"apa anda tidak percaya dengan nyonya ..?" tanya Baim kali ini.
"aku percaya pada nya,hanya saja aku takut jika waktu mengkhianati ku lagi,seperti saat aku bersama Cantika dulu...!" kata Arjuna .
"itu hal yang berbeda...bukan kah sekarang nyonya baik-baik saja..!" tambah Baim.
"bukan seperti itu,aku takut jika Dinda menjadi wanita yang sukses,ia akan meninggalkan aku ,aku takut ia pergi dari ku..dan ...entah lah ..aku tak mengerti..!" jelas Arjuna .
Baim mencerna perkataan Arjuna ,benar ketakutan itu,mengingat tentang Arjuna yang memiliki banyak kesalahpahaman diantara mereka dan masih banyak lagi faktor lain yang memungkinkan Dinda untuk memiliki jalan lain,yaitu berpisah dengan Arjuna dan segala tentang Arjuna,pergi dari semua nya.
🌹🌹🌹
selamat malam
selamat beristirahat
jangan lupa like dan komentar kalian
jangan lupa juga vote yang banyak, terimakasih
__ADS_1