Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Terulang Lagi


__ADS_3

Setelah memakai baju,Dinda dan Arjuna memutuskan untuk langsung tidur,karena mereka sangat lelah.


Pukul 4 subuh,Arjuna terbangun dari tidur nya,dia merasa kan tenggerokan nya begitu kering,dia mengambil air dingin di kulkas yang tersedia di kamar hotel itu,meneguk nya saat sudah duduk di sofa.


Dari sofa dia menatap Dinda yang masih tidur dengan lelap nya,sudut bibir nya melengkung indah membentuk senyuman.


Arjuna kembali ke tempat tidur nya,berbaring di samping Dinda, kemudian menarik Dinda untuk masuk ke dalam pelukan nya,sungguh hati nya kembali berwarna setelah hancur saat kepergian Cantika dulu.


Arjuna tak dapat menjelas kan rasa indah yang dia rasa saat bersama Dinda,dia merengkuh Dinda ke dalam pelukan nya,sangat nyaman,itu yang di rasa kan nya saat ini.


"Kakak...?" Ucap Dinda yang terbangun karena pelukan Arjuna.


"Apa aku membangun kan mu...?" Tanya Arjuna yang masih memeluk Dinda .


"Ini jam berapa...!" Tanya Dinda balik


"Ini baru jam 4,tidur lah lagi..!" Jawab Arjuna mengusap rambut panjang Dinda.


Dinda membalas pelukan Arjuna mencoba untuk kembali tidur,tapi dia merasa kan Arjuna menurun kan kepala nya dan mensejajarkan pada Dinda, tiba-tiba sebuah benda kenyal menyentuh bibir nya,ya betul Arjuna tengah mencium lembut bibir Dinda,awal nya hanya ciuman biasa,tapi berubah menjadi ******* kecil yang berujung pada suatu tuntutan yang ingin di tuntas kan oleh Arjuna.


"Din,apa kah aku boleh meminta kembali hak ku..?" Tanya Arjuna dengan nafas yang sedikit memburu.

__ADS_1


Dinda yang sudah terbawa suasana hanya mengangguk kan kepala,Arjuna tersenyum senang karena mendapat kan lampu hijau dari isteri nya.


Pergulatan panjang itu terjadi lagi,cukup lama,hingga di temani indah nya mentari yang muncul perlahan .


"Sayang terimakasih...!" Ucap Arjuna di akhir pergulatan mereka,Arjuna mencium lembut kening Dinda.


Hati Dinda begitu berbunga saat pertama kali Arjuna menyebut diri nya dengan kata sayang.


Arjuna memeluk tubuh Dinda yang masih polos,kemudian bangun dan menggendong tubuh Dinda menuju kamar mandi.


"Kakak,ada apa...?" Tanya Dinda yang begitu kaget saat Arjuna mengangkat tubuh nya.


"Kita akan mandi bersama..!" Jawab Arjuna dengan santai nya.


Dengan perlahan Arjuna menurun kan Dinda ke dalam bathtub ,kemudian mengisi nya dengan air hangat.


"apa kah ini sudah cukup hangat...?" tanya Arjuna yang mengatur suhu air itu.


Dinda hanya bisa mengangguk,dia tak bisa berkata apa-apa karena mendapatkan perlakuan manis dari Arjuna, setelah beberapa bulan pernikahan mereka,ini hal terindah kebersamaan mereka.


setelah air penuh,Arjuna menambahkan sabun beraroma vanila ke dalam air itu hingga mengeluarkan kesan manis di sana,lalu dia ikut masuk ke dalam bathtub itu mandi bersama dalam buih-buih cinta yang tercipta karena kebersamaan mereka.

__ADS_1


"Din, terimakasih sudah memberikan hak aku sebagai suami mu,aku janji akan selalu membahagiakan mu, terimakasih sudah mengisi kekosongan ini...!" ucap Arjuna yang berbisik di telinga Dinda.


setelah selesai berendam mereka membilas tubuh bersama di bawah shower itu,kemudian memakai handuk.


Mereka keluar bersama,Dinda langsung memakai baju nya dan menyiapkan baju untuk Arjuna.


Tidak lama,pintu terketuk pelan,Dinda membuka pintu,terlihat Baim sedang di luar dengan membawa satu laptop di tangan nya.


"apa saya bisa bertemu tuan...?" tanya Baim.


Dinda mengangguk dan membiarkan Baim untuk masuk,kemudian dia memanggil Arjuna .


"kak,di luar ada kak Baim ingin bertemu..!" ucap Dinda


Arjuna mengangguk "kau tunggu aku di kamar, sebentar lagi akan ada yang mengantar sarapan ,aku ada pekerjaan bersama Baim di cafe bawah ..!"


Dinda mengangguk paham,kemudian Arjuna keluar bersama Baim,karena ingin membahas masalah tadi malam,dia tak ingin melibat kan Dinda dulu, Arjuna akan mencari bukti terlebih dulu,baru memberi tahu Dinda.


🌹🌹🌹


terimakasih kakak semua

__ADS_1


tolong like dan vote nya yaa


__ADS_2