
Suasana haru dan sakral menyelimuti ruangan besar ini,dengan lampu yang sangat terang,membuat suasana pesta makin ramai.
Arjuna memutuskan mengadakan pesta yang cukup mewah dari kalangan nya, setelah ijab kabul yang di hadiri Albert pagi ini,menjadi kelengkapan kebahagiaan Dinda dan Arjuna .
Albert terbang langsung dari negara A saat Arjuna mengatakan jika ia menemukan Lee dan Dinda ,setidak nya ini adalah momen pertama pertemuan kakek dan cucu pertama keturunan Wiguna ,dan itu membuat Albert cukup bahagia .
"Jaga isteri dan anak mu,jangan ulangi kesalahan yang sama...!" Ucap Albert saat Arjuna menyalami nya sesudah akad tadi pagi.
"Maaf kan Arjuna ,dan terima kasih atas kesempatan ini ,satu lagi..maaf kan mamah Arjuna atas apa yang pernah ia lakukan dulu,papah juga meminta maaf pada mu, terimakasih sudah memberikan Lee dalam kehidupan kami..!" Tambah Albert saat Dinda menyalami nya dengan haru.
"Papah,maaf kan Dinda juga,Dinda juga egois saat itu dan tak berusaha berjuang untuk rumah tangga kami,maaf kan Dinda..!" Ucap Dinda dengan rasa haru sampai meneteskan air mata.
"Boleh kah papa meminta waktu bersama Lee..!" Albert meminta ijin langsung pada Dinda .
"Lee cucu papa,apa yang harus aku larang, terimakasih menerima Lee papah..!" Jawab Dinda dengan tulus.
Dinda begitu bahagia hari ini,ia di terima di keluarga Wiguna ,oleh sang papah Arjuna , padahal ia dulu begitu takut berhadapan dengan orang tua Arjuna .
"Apa kau baik-baik saja..?" Tanya Arjuna yang melihat Dinda duduk di kasur,ya mereka sekarang tengah bersiap mengadakan resepsi di salah satu hotel milik Arjuna .
"Jika tak nyaman,kau bisa di sini saja..aku akan menemui tamu yang hadir sendirian..!" Tambah Arjuna yang kini berjongkok di hadapan Dinda .
"Hhhmmm..aku tak apa..!" Jawab Dinda , padahal jelas dari raut wajah nya,ia masih sedikit takut bertemu orang banyak,apa lagi laki-laki.
Sebelum acara pun,Arjuna sudah menanyakan langsung tentang ini tadi malam.
# Flashback #
"Besok hari yang membahagiakan untuk kita,aku berencana akan mengadakan sedikit pesta setelah ijab kabul..apa kau keberatan..?" Tanya Arjuna yang menghadap Dinda
"hhhmmm..aku...terserah kakak saja..!" Jawab Dinda
"Aku ingin ini menjadi yang spesial untuk kita,aku ingin membahagiakan mu di hari penting esok,kau mau kan..!" Tanya Arjuna kembali.
__ADS_1
"Tapi aku takut membuat kakak malu,aku takut tidak bisa mengendalikan diri ku jika bertemu banyak orang..!" Ucap Dinda merasa serba salah.
"Kau percaya bukan pada ku,maka kau hanya harus di samping ku, menggenggam tangan ini,dan tatap aku jika kau merasa takut..bukan kah kau akan tenang jika bersama ku..!" Jelas Arjuna yang memberikan keberanian pada Dinda untuk menghadapi orang lain,karena Dinda tak boleh selama nya seperti itu,ia harus bangkit jadi Dinda yang kuat.
# Flashback off #
Dinda begitu erat menggenggam tangan Arjuna saat ia melewati beberapa orang ,tangan nya berkeringat dingin,dan Arjuna jelas merasa kan itu,ia membawa wajah Dinda menghadap pada nya.
Dengan lembut ia menarik dagu lancip itu dengan jari nya.
"Hay,jangan takut..bukan kah kau di samping ku saat ini,dan lihat..tangan mu terus berada di genggaman ku..!" ucap Arjuna sambil mengangkat tangan mereka yang masih bertautan.
Dinda tersenyum,seakan ia tak merasa kan takut itu,padahal baru beberapa detik yang lalu ia jelas merasa ingin kabur dari sana dan bersembunyi di tempat yang sepi.
Mereka berjalan melewati tamu undangan yang telah hadir menuju singgasana mewah di depan sana.
Suasana makin meriah saat beberapa artis yang pernah menjadi rekan kerja sama Arjuna berdatangan dan menyumbangkan suara emas mereka .
Dinda begitu bahagia kali ini,tak pernah terpikir nya,kalau ia akan merasakan kebahagian ini lagi.
Dinda diam dan menunduk malu di sana.
"jangan memperlihatkan wajah yang seperti itu,karena rona merah di pipi mu hanya untuk ku,dan hanya aku yang boleh melihat nya saat kita berduaan..!" goda Arjuna .
saat tiba di penghujung acara,Arjuna meminta ijin pada Dinda untuk memberikan kata sambutan terimakasih pada tamu yang hadir,dan artinya ia harus meninggalkan Dinda sendiri dulu,awal nya Dinda menolak,namun Baim sudah berada di dekat nya menggantikan Arjuna di sana.
"Baim akan menemani mu di sini,aku hanya sebentar..kau akan aman,kau percaya pada ku bukan..!" Dinda mengangguk patuh ,di samping nya sudah ada Baim yang menemani nya,hingga ia tak sendirian saat Arjuna menjauh.
saat Arjuna berjalan ke arah panggung, tiba-tiba ia menghentikan langkah nya dan meraih gitar yang bertengger tempat nya di samping panggung.
Bukan kah ia akan memberikan sedikit kata untuk ucapan terima kasih,lalu untuk apa gitar itu,para tamu sudah di buat penasaran dengan sosok Arjuna kali ini,ia yang di kenal orang yang dingin dan cuek pada siapa pun,apa mungkin akan melakukan hal konyol malam ini.
"sebelum nya saya ucap kan Terimakasih atas kehadiran kalian malam ini,malam yang sangat membahagiakan untuk saya,karena malam ini sudah saya impikan sejak lima tahun lalu, terimakasih untuk kalian yang sudah mau jadi saksi akan kebahagiaan saya malam ini...!" perkataan Arjuna terhenti saat ia menatap Dinda di ujung sana yang juga menatap nya.
__ADS_1
"terlebih,saya akan mengucapkan terima kasih pada isteri saya yang telah memberikan kebahagiaan ini,I love you Dinda ..!" tambah Arjuna kemudian yang mendapat tepukan tangan meriah saat itu juga.
"sebagai ungkapan kebahagiaan malam ini,saya akan menyanyikan sebuah lagu,yang saya persembahkan untuk isteri saya tercinta..Dinda ..!" ucap Arjuna yang kemudian mulai memainkan gitar di tangan nya,ia menyanyikan sebait lagu romantis yang membuat semua orang di sana, khususnya para wanita menjerit saat mendengar suara merdu dari seorang Arjuna
Tak `kan pernah ada yg lain disisi
Segenap jiwa hanya untukmu
Dan tak `kan mungkin ada yg lain disisi
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku bersamamu...
Hingga akhir waktu.
Nine ball ( Hingga akhir waktu )
Sorak riuh tamu yang hadir membuat acara semakin meriah di ujung penutupan.
Arjuna berjalan ke arah Dinda dengan iringan musik dan lagu cinta yang ia nyanyikan sebagai bukti cinta yang luar biasa hingga ke ujung waktu mereka bersama,dengan buket bunga cantik yang telah ia siap kan,ia berlutut di depan Dinda dengan sebuah ketulusan membawa cinta yang sebenarnya menjadi Wasiat Terakhir dari sang isteri pertama nya.
"I LOVE YOU DINDA" ucap Arjuna yang di saksikan para tamu undangan.
prokk
prokkk
prroookk
🌹🌹🌹🌹🌹
Malam Minggu yang indah
Yuyu kasih jempol kalian di sini
__ADS_1
kasih vote
kasih secangkir kopi yang manis untuk yang termanis..😘😘😘