
Arjuna mengusap wajah nya dengan salep akibat pukulan dari Edwin,ia tak habis pikir kenapa Edwin bisa sampai di kamar nya dan melakukan pemukulan itu tanpa bertanya lebih dulu,semua telah terjadi yang lebih parah,ini memicu trauma Dinda yang mulai pulih,namun dengan kejadian tadi,Dinda kembali histeris dan ketakutan.
Setelah penyelamatan Dinda ,Edwin memang tak bertemu Dinda lagi,akses untuk menemukan Dinda saat itu tak bisa di tembus oleh Edwin,hingga kemeriahan acara perkawinan Dinda terdengar oleh nya,namun tak bisa langsung ia temui,karena waktu itu ia memiliki pekerjaan di luar kota.
Sesampainya di kota,ia menerobos masuk ke hotel Arjuna dengan menyamar sebagai OB ,berani bukan,yaa dia cukup berani menyusup di tengah keamanan yang cukup ketat,semua ia lakukan untuk bertemu Dinda dan memastikan keadaan nya.
"Kau harus sembuh sayang,aku tak ingin melihat mu tersiksa dengan rasa takut itu,dunia ku seolah runtuh saat menyaksikan ketakutan mu itu..!" Lirih Arjuna yang menatap Dinda tertidur.
Di ruangan lain,Edwin sedang di obati para karyawan hotel,ia di sana bersama Baim yang di ketahui Edwin sebagai asisten dan sahabat Arjuna.
"Apa yang terjadi pada Dinda..?" Tanya Edwin dengan tatapan tajam pada Baim yang terlihat santai.
"Bukan porsi ku untuk menjelas kan semua,tuan Arjuna sendiri yang akan menjelaskan pada mu, aku telah mengatur pertemuan kalian Minggu depan,dan ku harap jangan melakukan hal yang akan menimbulkan keributan seperti tadi..!" Jelas Baim yang kemudian berlalu dari sana.
Edwin semakin bertanya-tanya apa yang terjadi saat ini,apa mungkin Dinda tertekan bersama Arjuna saat ini,ah entah lah,ia semakin pusing memikirkan nya,di tambah sakitnya pukulan yang Arjuna berikan,membuat nya semakin pusing.
"bagaimana bisa seperti ini..?" Tanya Kelvin yang baru saja melihat keadaan Dinda ,yaa Arjuna sengaja menelpon Kelvin untuk memastikan kondisi Dinda saat ini.
Arjuna menjelaskan kejadian yang terjadi sambil menatap Dinda dengan sedih.
"kau harus lebih menjaga nya,jangan biar kan dia melihat seperti itu lagi,dan yang pasti ia belum bisa bertemu banyak orang ..!" Jelas Kelvin
Setelah menjelas kan semua,Kelvin pergi dari sana meninggalkan Arjuna sendiri yang terus menemani Dinda yang masih tidur
Sudah hampir sore,Dinda masih tidur karena suntikan dari Kelvin,terpaksa Arjuna membangun kan Dinda dengan pelan,ia tak mau isteri nya sakit,ini sudah melewati jam makan siang.
"Sayang...!" Panggil Arjuna lembut sambil mengusap pipi Dinda .
Tak ada pergerakan pada panggilan pertama,sampai beberapa saat,tangan Dinda yang di genggaman Arjuna mengerat dengan keras,ia menatap jemari Dinda.
__ADS_1
"Sayang...!" Panggil Arjuna kembali.
"Kakak...!" Lirih Dinda yang membuka mata nya.
"Hhmmm,ini aku..bangun lah..kau harus makan..!" Pinta Arjuna yang membantu Dinda bangun.
"Kepala ku sakit..!" Rengek Dinda yang memeluk Arjuna .
"Apa kau ingin ke dokter..?" Tanya Arjuna .
"Tidak,mungkin karena telat makan saja...!" Balas saja.
"Apa terjadi sesuatu .. terakhir aku melihat Edwin dan kakak..akkkhh..." tanya Dinda sebelum akhir nya memekik karena merasa kan ada yang berdenyut di kepala nya.
"Sudah,jangan di ingat lagi sayang..maaf kan aku..!" Jawab Arjuna yang memeluk Dinda .
Setelah beberapa saat ,Dinda melerai pelukan nya dan menatap wajah Arjuna yang kebiruan.
"Tidak,yang lebih sakit ,saat aku melihat mu menangis dan ketakutan..maaf kan aku tidak bisa membuat mu merasa aman..!" Lirih Arjuna merasa bersalah.
Dinda menggeleng mendengar penuturan Arjuna .
"Bukan..bukan salah kakak,hanya saja ..aku yang tak bisa mengendalikan diri ku,aku terlalu takut,aku tak bisa mengontrol nya..!" Tangis Dinda pecah di pelukan Arjuna .
"sayang,aku selalu di samping mu,aku akan menemani mu keluar dari rasa takut mu,kau hanya perlu percaya pada ku,dan di samping ku,kita lalui ini bersama..,jangan menangis lagi, sekarang kau harus makan..!" Ucap Arjuna .
Arjuna menggiring Dinda menuju kamar mandi untuk mencuci wajah nya dulu sebelum makan,mereka makan bersama dengan tenang.
"Jangan memikirkan apa pun lagi,kau hanya harus bahagia..besok kita akan pulang,papah akan kembali ke mansion nya di negara A, anak-anak menunggu kita ..!" Ucap Arjuna .
__ADS_1
Setelah beberapa hari berlalu,kini mereka telah tinggal di mansion berkumpul kembali bersama anak-anak, sedangkan Albert telah kembali ke negara A, sebelum kepulangan nya, Albert telah meminta Arjuna untuk membawa Dinda ke negara A untuk berobat,namun Arjuna menolak karena memikirkan anak-anak nya yang tak bisa di tinggal,dan di bawa pun tak bisa, karena memang di sekolah mereka sedang melaksanakan ujian sekolah.
selama ini pula,Arjuna tak mengijinkan para pekerja laki-laki di mansion nya untuk masuk ke dalam mansion,ia takut terjadi sesuatu pada Dinda, kadang ia pun hanya melakukan pekerjaan kantor di rumah sekedar untuk menemani Dinda agar tak merasa sendiri.
"masih jam 10..!" gumam Dinda yang duduk di samping Arjuna yang sedari tadi fokus dengan layar lebar di depan nya,ya sekarang Dinda menemani Arjuna bekerja di ruang kerja nya,bukan di perusahaan,namun di mansion pribadi nya.
"kau ingin apa, sebentar lagi pekerjaan ku selesai,tunggu sebentar ya sayang..!" ucap Arjuna dengan mengelus pelan kepala Dinda di samping.
"sayang,boleh kah aku ke taman belakang,aku ingin melihat ikan..?" ucap Dinda pelan meminta ijin sang suami nya yang begitu posesif akhir-akhir ini,ia sudah mulai bosan di ruang kerja Arjuna .
Arjuna mengambil ponsel nya dan menelpon penjaga di depan.
"kosong kan taman belakang,isteri ku ingin ke sana,kalian awasi dari jauh saja,jangan sampai isteri ku terluka..!" perintah Arjuna pada para penjaga di sana.
senyum Dinda mengembang sempurna mendengar itu.
cup
"makasih sayang..!" ucap Dinda dengan girang.
"hhhmmm, sebentar lagi aku selesai dan akan menyusul mu,minta minuman dan cemilan pada pelayan..!" balas Arjuna .
Dinda keluar dari ruang kerja Arjuna dengan senang,ia bersenandung kecil,pelayan yang melihat nya pun ikut senang,Dinda kembali seperti dulu,namun tetap,Arjuna belum mengijinkan nya bertemu siapa pun dulu setelah seminggu kejadian itu,ia mengurung Dinda di mansion nya,semua ia lakukan untuk Dinda,saat keluar mansion pun harus bersama Arjuna ,dan mereka hanya berkeliling melihat kota dari dalam mobil saja.
🌹🌹🌹🌹🌹
Selamat siang,sehat selalu kalian
tetap semangat dan bahagia selalu.
__ADS_1
jangan lupa dukungan kalian yaa
selalu di tunggu...