Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Pulang


__ADS_3

Dinda bersiap untuk pulang ,dia ke kamar mandi untuk mengganti baju yang sudah di bawa kan Baim,sedang kan Arjuna sudah siap menunggu di sofa.


"aku akan ke kantor setelah mengantar Dinda pulang..!" Ucap Arjuna pada Baim


Baim mengangguk kemudian keluar dari ruangan itu berlalu menuju kantor.


"kakak bisa langsung ke kantor,aku bisa pulang naik taxi. .!" kata Dinda yang keluar dari kamar mandi.


"aku akan mengantar mu pulang,kau tidak usah membantah perkataan ku...!" jawab Arjuna yang tetap fokus pada laptop milik nya.


Dinda membereskan tas milik nya,kemudian Dinda menghampiri Arjuna.


"aku sudah siap..!" ucap Dinda.


Arjuna menatap Dinda,kemudian beralih membereskan laptop dan beberapa kertas di atas meja itu.


Mereka berjalan dengan Dinda di belakang Arjuna,saat telah tiba di parkiran,sebuah suara mengagetkan Dinda.

__ADS_1


"Dinda..!" teriak seorang dari ujung parkiran itu.


Dinda menoleh pada arah suara itu.


"kak Reza..!" gumam Dinda dengan senyuman terbit di bibir nya melihat orang itu berjalan ke arah nya.


"kau sudah sembuh..?" tanya Reza saat di depan Dinda.


"iya,Dinda akan pulang sekarang..!" jawab Dinda.


Reza beralih menatap Arjuna yang di depan pintu mobil menunggu Dinda.


Dinda bukan nya langsung menjawab,namun menatap Arjuna.


"Din,kakak harus segera ke kantor, sebentar lagi kakak ada rapat penting..!" ucap Arjuna kemudian langsung masuk ke mobil.


Dinda menatap Reza dengan perasaan tidak enak atas sikap Arjuna yang seperti tidak menyukai keberadaan Reza.

__ADS_1


"baik lah,nanti aku akan telepon kakak, sekarang aku akan pulang dulu,karena kak Arjuna akan ke kantor..!" pamit Dinda pada Reza.


Reza menatap kepergian Dinda,ada rasa yang tak bisa di ungkapkan nya melihat Dinda bersama dengan pria lain.


"aku harap kau selalu bahagia..!" gumam Reza melihat mobil itu berlalu dari pandangan nya.


Reza adalah teman kecil Dinda,rumah nya berada di seberang rumah Dinda,setiap kali Dinda sedih saat di perlakukan kasar oleh ibu tiri nya,Reza selalu menghibur nya,namun saat kejadian buruk yang menimpa Dinda ,Reza tak berada di rumah nya karena sedang berkunjung ke rumah nenek nya di luar kota,saat kembali dia mendengar kabar tentang Dinda yang dia sendiri pun tak percaya,dia sudah mencari Dinda dimana-mana namun tak menemukan nya.


Reza sangat senang saat pertemuan pertama mereka di rumah sakit itu,dia tahu kalau sekarang Dinda sudah ada yang menjaga nya,meski dia sedikit sedih karena terlambat menemukan Dinda.


Mobil Arjuna melaju menuju rumah ,di perjalanan mereka hanya diam,hingga tiba di pekarangan rumah,Arjuna memarkir kan mobil nya kemudian keluar untuk membuka kan pintu Dinda.


"kakak, berangkat lah..aku bisa masuk sendiri !" ucap Dinda.


"tidak,aku harus memastikan mu untuk istirahat di kamar,baru aku akan ke kantor..!" jawab Arjuna sambil menuntun Dinda menuju kamar mereka.


Saat tiba di kamar Dinda langsung mengganti baju rumahan dan duduk di sofa,sementara Arjuna akan langsung ke kantor.

__ADS_1


"Din,aku akan ke kantor sekarang..!" pamit Arjuna yang di balas senyum Dinda.


saat membuka handel pintu, Arjuna kembali berbalik "Din,jika ada sesuatu ,kau bisa menghubungi ku..!" tambah Arjuna,kemudian berlalu dari kamar itu meninggal kan Dinda.


__ADS_2