
tok
tok
tok
ini masih sangat pagi,tidak biasa nya para pelayan mansion membangun kan tuan nya di pagi buta bahkan sampai berani mengetuk pintu kamar mereka,meski dengan ketukan pelan.
Arjuna mengerjapkan mata dan menatap jam besar yang tergantung di kamar nya,ia mendengus kesal.
Dengan pelan ia memindahkan kepala Dinda yang bersandar di dada nya,kemudian meraih baju nya untuk membuka pintu.
klik
"kau tau ini jam berapa..?" tanya Arjuna dengan sorot mata tajam pada pelayan yang menunduk ketakutan.
"maaf kan saya...!" ucap pelayan itu merasa tak enak sudah mengganggu tuan nya.
"cepat katakan ada apa..!" sambar Arjuna karena ia tak ingin berlama-lama meninggal kan Dinda yang masih tertidur.
"di luar ada nona angel..!" ucap pelayan itu,tak di pungkiri jika semua pekerja di mansion Arjuna sudah mengenal angel sejak lama,karena angel memang teman Arjuna yang sering berkunjung dulu .
"angel...!" gumam Arjuna yang begitu terkejut,ia tak mengerti kenapa angel bisa berkunjung ke mansion nya sepagi ini.
"kata kan pada nya,aku tak bisa menemui nya sekarang,Dinda masih tidur..!" jelas Arjuna kemudian menutup pintu kamar dengan pelan agar tak membangun kan Dinda.
Arjuna bersandar pada belakang pintu,tangan nya terlipat di depan dada.
"kenapa dia menemui ku sepagi ini..tidak..aku tak boleh berfikir apa pun tentang itu..semua hanya masa lalu..!" gumam Arjuna sambil menggelengkan kepalanya berusaha memudarkan ingatan nya.
Kini Arjuna baru saja keluar dari kamar mandi,dengan pakaian lengkap siap akan ke kantor,ia mendekat ke arah Dinda yang masih tertidur pulas di ranjang,ia tersenyum saat ingat kejadian tadi malam Dinda yang terus meminta nya untuk menghentikan aksi gila Arjuna .
"sayang..bangun lah,kah harus sarapan..!" usap Arjuna lembut pada pipi Dinda
"sebentar lagi,aku masih lelah dan mengantuk..!" tawar Dinda yang .asih memejamkan mata nya.
"sebentar lagi aku akan berangkat ke kantor,kau akan sarapan sendiri nanti,mau..!" jelas Arjuna .
"hhmmm tidak apa-apa,aku masih lelah..!" pinta Dinda dengan memelas.
Arjuna meninggal kan ciuman hangat di kening Dinda sebelum ia memakai jas kerja nya dan keluar dari kamar itu.
"satu jam lagi,kau panggil Dinda ,siap kan sarapan dan susu hamil untuk nya..!" titah Arjuna pada pelayan yang berpapasan dengan nya di dapur.
__ADS_1
Arjuna duduk di kursi makan nya, menyeruput kopi hangat nya yang tersedia.
deg
Arjuna terdiam menatap gelas dan piring kecil yang di depan nya.
"kue ini..dan kopi nya..!" gumam Arjuna pelan hingga mata nya tertuju pada gadis yang berjalan menghampiri nya.
"lama tidak bertemu..!" sapa nya dengan senyum manis yang menampakkan lesung pipi cantik nya.
"kau....!" ucap Arjuna mematung di tempat duduk nya.
"hhhmmm,kau terkejut...?" tanya Angel yang duduk di samping Arjuna .
"tttii...daakk..aaaaakku hanya...!" ucapan Arjuna menggantung saat Angel menatap nya dengan dekat.
"habis kan kopi dan kue mu..!" kata Angel ,seolah terhipnotis ,Arjuna pun diam dan menghabiskan kopi dan kue.
"aku masih ingat kue kesukaan mu dan kopi itu,apa rasa nya masih sama seperti dulu...!" tanya Angel.
uhukkk
uhukkk
Angel memberikan air putih pada Arjuna dan mengusap pelan punggung Arjuna
"aku tidak apa-apa,tapi maaf aku harus segera ke kantor..Dinda belum bangun,kau bisa menunggu nya dulu..!" ucap Arjuna berdiri dan berlalu cepat dari meja makan.
"kau berubah,maaf kan aku..!" gumam angel pelan dengan menghapus lelehan bening di ujung mata nya.
Di kamar Dinda baru bangun,ia langsung menuju kamar mandi,kemudian bersiap untuk turun ke bawah dan sarapan.
"selamat pagi...!" sapa angel dengan senyuman nya di ujung tangga.
"dokter,apa sedang menunggu ku..maaf aku telat bangun..!" ucap Dinda merasa tak enak telah lama di tunggu.
"hhmmm,tidak apa-apa..aku hanya ingin berkunjung, kebetulan lewat sekalian ingin berbincang sebentar dengan Juna tadi pagi..!" jelas angel.
"mari kita sarapan bersama..!" tawar Dinda .
Mereka sarapan berdua sambil bertukar cerita tentang masa kuliah Angel dan Juna dulu,mereka terlihat akrab,meski hanya beberapa kali bertemu.
"terimakasih sarapan nya,tapi maaf sepertinya aku harus pergi sekarang,aku akan ke rumah sakit ,lain kali kita bisa mengobrol lagi bukan..!" ucap Angel.
__ADS_1
"benar,kau hubungi saja aku nanti,kita juga bisa jalan-jalan keluar bersama..!" balas Dinda yang mengantarkan angel hingga pintu mansion nya.
Hingga sore hari Arjuna yang baru tiba di mansion di sambut hangat oleh sang isteri yang membukakan pintu untuk nya.
"sudah rapi sekali..!" ucap Arjuna yang memiliki penampilan Dinda
"hhuummm..aku baru selesai mandi dan berencana untuk keluar bersama dokter Angel,apa kah boleh..?" tanya Dinda yang meminta izin pada Arjuna .
"tidak..!" tolak Arjuna dengan satu kata,Dinda diam ,namun ia tak kehabisan akal untuk merayu sang suami.
"kak,hanya sebentar..ayo lah..aku bosan di rumah..!" ucap Dinda memelas.
"aku bisa mengajak mu keluar,tak perlu dengan orang lain..!" balas Arjuna yang membuka sepatu.
"kenapa orang lain,bukan kah dokter Angel itu teman kuliah kakak,dia sudah bercerita semua nya...!" jelas Dinda.
Arjuna menatap tajam pada Dinda seolah meminta penjelasan tentang kalimat nya barusan.
"kenapa menatap ku seperti itu...?" tanya Dinda heran yang melihat Arjuna melotot pada nya.
"apa saja yang kalian bicarakan..!" tanya Arjuna setenang mungkin,ia tak mau Dinda tau masa kelam nya bersama Angel dulu.
"tentang masa kampus kalian..!" jawab Dinda.
"hanya itu..!" tambah Arjuna yang khawatir.
Dinda mengangguk,dan sore itu berakhir dengan kemenangan Dinda ,ia di perbolehkan Arjuna untuk keluar bersama Angel dengan berbagai syarat dari nya.
"aku dan Dinda hanya akan makan bersama, setelah itu aku akan mengantar nya pulang...!" ucap Angel yang berhadapan langsung dengan Arjuna yang mengantarkan Dinda.
Arjuna hanya mengangguk kan kepala tanda setuju,ia tak ingin bicara kali ini.
"kak,aku berangkat dulu..!" pamit Dinda sembari mencium punggung tangan Arjuna dan itu membuat hati Angel berdenyut sakit melihat nya,namun ia mencoba menutupi nya dengan senyuman dan memalingkan wajah .
Arjuna melepaskan kepergian Dinda dengan pikiran terbagi
"untuk apa ia kembali lagi,aku tak mengharapkan semua ini,aku tak boleh lemah,aku sudah memiliki Dinda..!" gumam Arjuna tertegun menghadapi kenyataan saat ini.
Masa lalu yang membahagiakan namun hancur remuk dan telah terlupakan,tapi kembali lagi,menyisakan denyutan aneh yang pernah bersarang.
🌹🌹🌹
Selamat berakhir pekan
__ADS_1
sehat selalu
jangan lupa like nya