Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Mendekati


__ADS_3

Dinda menatap tajam pada Edwin,ia sudah bercerita pada Edwin tentang pertemuan nya dengan Arjuna kemarin.


Seperti hal nya Dinda ,Edwin pun begitu terkejut,ia tak menyangka jika orang yang menemui Dinda adalah Arjuna ,pemilik perusahaan yang menyewa jasa mereka untuk pembuatan seragam.


"Dia mengatakan sesuatu..?" Tanya Edwin yang melihat Dinda memangku ke dua tangan nya.


"Tidak,karena aku selalu mengelak,aku tak ingin ia mengatakan apa pun tentang masa lalu,aku tak mau kembali pada cerita itu..!" Jawab Dinda .


Edwin paham betul perasaan Dinda ,ia juga adalah seorang yang menjadi saksi nyata atas perjuangan Dinda saat dulu mempertahankan pernikahan nya,namun di tinggal oleh Arjuna .


Edwin menemani Dinda di masa sulit nya, mendampingi Dinda melahirkan walau hanya menunggu di depan ruangan nya,namun rasa gugup dan takut nya melihat perjuangan Dinda menjadi seorang ibu,tidak lah mudah,ia salut akan ketegaran Dinda yang tetap tersenyum meski merasa kan perih saat kehilangan.


Edwin membantu Dinda menata hidup nya kembali, menggiring nya untuk berjalan bersama melewati kehidupan dengan menggenggam tangan Lee bersama.


Cinta kah Edwin pada Dinda ..tidak,Edwin hanya menyayangi Dinda seperti saudara perempuan,ia melindungi Dinda saat semua orang menjauh dari hidup Dinda .


"tenang lah,aku bersama mu,jangan banyak berfikir ,kau bisa sakit..ingat Lee yang membutuhkan mommy nya..!" Ucap Edwin memberikan semangat pada Dinda .


Di sekolah,Lee sedang duduk di bawah pohon sambil menunggu jemputan nya,namun aktifitas nya membaca buku terganggu saat Tasya menghampiri nya .


"Kaka..!" Sapa Tasya dengan senyum yang menghiasi pipi gembul nya.


"Haii... kenapa belum pulang,, belum di jemput juga..?" Tanya Lee yang menutup buku nya dan memasukkan ke dalam tas.


"Yes..papa belum datang..!" Jelas Tasya ,ia terus mengajak Lee berbicara sampai akhir nya sebuah mobil berhenti di depan mereka.


"Haaii..kalian di sini..!" Sapa Arjuna yang menghampiri ke dua nya.


Tasya dengan cepat memeluk Arjuna dengan manja,Lee hanya tersenyum dan kemudian menunduk.


"Masuk lah ke mobil dulu,papa ingin bicara dengan teman mu..!" Ucap Arjuna yang mendapat anggukan dari Tasya.


Tasya berpamitan pada Lee dan berlari ke arah mobil seperti perintah Arjuna.


Arjuna duduk di samping Lee yang hanya diam dan menunduk.


"Menunggu mommy mu..?" Tanya Arjuna membuka suara.


"Yes..!" Jawab Lee dengan singkat.

__ADS_1


Arjuna menatap intens Lee yang di samping nya.


"Kenapa..apa kau marah pada ku..?" Tanya Arjuna kembali .


"No..kita belum pernah bertemu sebelum nya,jadi tak ada alasan untuk aku marah..!" Jelas Lee.


Arjuna diam dengan menengadahkan kepala meredam perasaan bersalah nya pada Lee,kemudian ia berdiri dan berlutut di hadapan Lee.


"Apa yang tuan lakukan ..?" Ucap Lee merasa kaget dengan sikap Arjuna kali ini,ia membantu Arjuna bangun namun di tahan oleh Arjuna sendiri.


"Biar kan seperti ini dulu...!" Lirih Arjuna .


"Jangan begini, orang-orang melihat ke arah tuan..!" Tegur Lee yang merasa tak enak.


"Aku tak peduli pada orang lain..!" Balas Arjuna .


Lee kehabisan akal dan akan segera pergi dari sana namun lagi-lagi Arjuna menahan nya.


"Tuan ,berdiri lah..kalau tuan seperti ini aku akan pergi..!" Ancam Lee dan berhasil membuat Arjuna bangun dan duduk kembali di kursi nya.


Arjuna memberanikan diri memegang tangan Lee ,mendekap tangan itu dengan hangat,namun buru-buru Lee tarik karena ia melihat mobil Dinda yang datang dari arah seberang.


"Maaf,tapi aku harus pergi.. mommy sudah menjemput..!" Pamit Lee dan berlari ke arah mobil Dinda .


Arjuna hanya memandang kepergian Lee dengan jantung yang berdenyut cepat.


"Maaf kan papa,papa akan berjuang lebih keras lagi untuk membuat kembali..!" Gumam Arjuna yang menyapu lelehan bening di pipi nya.


"sudah lama menunggu..?" Tanya Dinda saat Lee memasuki mobil,namun Lee seolah termenung,ia begitu gugup,ia takut jika Dinda melihat kejadian tadi,karena bagi nya itu bisa saja membuat sang mommy marah atau sedih.


"Haii..kenapa melamun..?" Tegur Dinda yang mengayunkan tangan nya di depan wajah Lee.


"Maaf mommy,aku hanya lelah..!" Bohong Lee .


Dinda mengangguk kan kepala dan kembali fokus mengemudi untuk langsung pulang ke rumah mereka.


Malam tiba,di rumah kecil yang begitu nyaman,Dinda dan Lee sedang makan malam berdua,ini bukan pertama kali,tapi sudah terjadi sejak lima tahun lalu.


"Bagaimana sekolah mu..?" Tanya Dinda

__ADS_1


"Semua berjalan seperti biasa..!" Jawab Lee seolah tak bersemangat.


"Apa terjadi sesuatu..?" Tanya Dinda kemudian.


"No,aku hanya lelah..!" Jawab Lee memberikan senyuman.


Namun sebenarnya ada sesuatu yang mengguncang pada diri Lee hari ini setelah pertemuan nya dengan Arjuna ,ia juga tak mengerti,ini kah yang di namakan ikatan batin ke dua nya yang telah lama menahan sesak rindu namun tak mampu tersalurkan hingga detik ini.


Di mansion yang besar,Baim dan Arjuna tengah melakukan pembahasan tentang kerja sama yang sudah ia tanda tangani dengan butik Dinda ,senyum selalu menghiasi hari Arjuna kali ini.


"Tadi siang aku berbincang kecil dengan Lee,namun seperti nya ia menjaga jarak dari ku,apa dia marah pada ku..?" Tanya Arjuna .


"Tuan muda hanya perlu waktu,sabar saja,tuan jangan menyerah begitu saja..!" Jawab Baim menyemangati Arjuna .


"Aku akan melakukan apa pun agar membuat nya kembali pada ku ..kau harus membantu ku..!" Ucap Arjuna dengan yakin.


"kenapa anda tidak menghampiri mereka ke rumah nya..?" Tanya Baim yang penasaran .


Arjuna tersenyum namun ia sudah memiliki rencana itu, Minggu depan saat Dinda berulang tahun ,ia ingin memberikan kejutan di malam itu dan meminta maaf pada Dinda.


Di sebuah toko perhiasan,Arjuna sedang sibuk memilih kalung untuk hadiah nya nanti.


"Nona,bisa kah bantu saya mencari kalung yang cantik untuk hadiah..?" Tanya Arjuna pada karyawan di toko.


"Kalung untuk anak kecil atau dewasa tuan..?" Tanya karyawan itu.


"Untuk ibu dari anak ku..!" Jawab Arjuna dengan pasti.


Sementara dari arah lain, beberapa wanita yang mendengar perbincangan itu di buat kagum oleh sosok Arjuna yang begitu menawan dan menampilkan sosok seorang suami yang begitu mencintai istri nya.


Arjuna sangat menyesal atas kejadian masa lalu,ia tak ingin menyia-nyiakan waktu lagi,bagi nya semakin keras ia berjuang,maka akan cepat pula ia akan memiliki keluarga yang utuh seperti dulu.


"aku masih mencintai mu,dan cinta ini makin kuat ,maaf kan aku..apa pun yang kau pinta,akan ku lakukan agar kau dan Lee kembali pada ku..!" gumam Arjuna sambil menggenggam kalung yang akan di berikan nya pada Dinda nanti.


🌹🌹🌹🌹


like


vote

__ADS_1


komentar yang banyak


__ADS_2