Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
156


__ADS_3

Sudah beberapa hari semenjak hari di mana Mario datang ke kantor nya,Arjuna terus mengarah kan banyak orang untuk menjaga Dinda ,ia pun tak berkata apa-apa tentang masalah ini.


"Dad,besok libur..apa kah boleh Tasya dan mommy keluar..?!" Tanya Lee dengan harapan Arjuna mengijinkan nya


"kalian sudah punya rencana sendiri..?" Tanya Arjuna balik,karena memang ia tak mengetahui itu,namun dari yang Arjuna lihat,Dinda dan Tasya terus tersenyum saling pandang setelah Lee meminta ijin pada nya.


"Pah,Tasya ingin ke taman bersama kakak dan mamah..boleh yaa..!" Ucap Tasya menambahkan .


"Tidak,besok kita di rumah saja,karena di luar sedang tidak aman,mommy kalian belum sehat,nanti kalau papah senggang,papah janji akan menemani kalian ..!" Tolak Arjuna halus,namun itu membuat Tasya sedih.


"Sudah malam,masuk lah ke kamar kalian..sudah waktu nya istirahat..!" Perintah sang Arjuna yang tak bisa di bantah oleh siapa pun.


"Sayang,apa tidak terlalu keras pada Tasya dan Lee..aku bisa menemani mereka..di taman itu juga sepi..jarang ada pengunjung..!" Ucap Dinda ikut membujuk suami nya.


"Tidak,aku tak ingin mengambil resiko apa pun..ku mohon mengerti lah,ini yang terbaik untuk kalian..!" Jelas Arjuna memeluk Dinda .


Dinda masih menimbang apa yang di maksud Arjuna ,namun ia enggan untuk bertanya lebih jelas.


"Kalau begitu,besok boleh kah aku memasak untuk anak-anak dan mengajak mereka makan di taman belakang,rasa nya sudah sangat lama aku berdiam sendiri di kamar..!" Tambah Dinda .


"Hhhmmm,lakukan lah apa pun itu yang membuat mu bahagia,tapi satu yang aku minta,jangan sampai terluka atau pun menangis,ku mohon..!" Pinta Arjuna sambil menangkup ke dua pipi Dinda dengan ke dua telapak tangan besar nya.


"besok aku akan keluar untuk urusan penting bersama Baim,tapi sebelum itu,aku akan meminta Gery untuk berjaga di sini,kau sudah mengenal Gery bukan..!" Jelas Arjuna .


Benar,selain Baim,Arjuna juga mengenalkan Dinda pada Gery orang kepercayaan nya,hingga membuat Dinda tak takut pada Gery jika bertemu.


"Hhhmm..aku yakin anak-anak akan senang dengan ini..!" Ucap Dinda antusias.


"Kak...!" Dinda menatap Arjuna yang kini tengah memeluk nya.

__ADS_1


Cup


Arjuna menyambar bibir mungil di depan nya dengan cepat,ia tak suka jika Dinda memanggil nya begitu.


"Kenapa memanggil itu lagi..?" Tanya Arjuna menatap tajam Dinda .


"Panggil sayang...sayang..!" Ulang Arjuna masih memegang dagu Dinda


Dinda mengulum senyum nya dan kembali menyembunyikan wajah nya pada pelukan Arjuna .


"Apa yang ingin kau kata kan..!" Tanya Arjuna yang memang sangat nyaman dengan posisi nya saat ini,di mana ia dan Dinda duduk di sofa kamar mereka dengan Dinda yang memeluk nya .


"Sayang,aku ingin memiliki baby lagi..apa kah boleh..!" Lirih Dinda dengan malu.


Kaget,jelas Arjuna kaget dengan ucapan Dinda kali ini,ia tak menyangka jika Dinda ingin kehadiran seorang bayi lagi di antara mereka,bukan kah sudah ada Lee dan Tasya ,lalu mengapa Dinda menginginkan seorang bayi lagi.


"Bukan ide buruk,tapi beri kan aku satu alasan yang membuat ku menyetujuinya ..!" Kata Arjuna .


"Hhhmm aku mengerti,tapi apa kau tidak kelelahan seperti dulu saat mengandung Lee..?!" Tanya Arjuna ,ia ingat betul bagaimana Dinda mengandung Lee dulu.


"Bukan kah kau ada bersama ku,sayang kau tidak akan meninggalkan lagi bukan,kau tak akan membiarkan ku sendiri lagi bukan saat merasakan sakit nya kontraksi,itu begitu sakit,aku ingin kau bersama ku menyaksikan ia lahir ke dunia..!" Lirih Dinda yang sudah basah dengan air mata.


"sayang ...!" Arjuna mengangkat wajah Dinda kembali.


"Kenapa berkata begitu,bukan kah sudah ku katakan,aku tak akan pernah mengulangi kesalahan yang sama,kau belum percaya pada ku..?" Tanya Arjuna dengan sedih.


"Aku takut..!" Ucap Dinda menunduk.


"Lihat mata ku,apa aku berbohong..ku mohon yakin lah,aku akan memberikan seluruh hidup ku untuk kebahagian mu dan Lee..kalian sangat berarti untuk ku..!" Jelas Arjuna .

__ADS_1


Dinda memeluk Arjuna dengan keyakinan ,ia begitu mencintai lelaki dalam dekapan nya ini,entah terbuat dari apa hati nya,ia tak sekalipun marah atas kesalahan lalu,cinta mengalahkan kesalahan yang pernah ada .


Benar mungkin jika cinta itu buta,tapi jujur ini dari hati Dinda yang dalam,jika ia benar-benar begitu mencintai sosok Arjuna .


"sekarang kita tidur ,sudah hampir larut..!" ucap Arjuna yang mengangkat tubuh Dinda yang ramping,memang Dinda masih seperti ABG dengan tubuh ideal,terkadang Arjuna di buat kalang kabut sendiri jika Dinda keluar rumah,ia takut jika isteri nya itu di goda laki-laki yang lebih muda dari nya.


"kenapa tersenyum seperti itu..kau berharap kita tak tidur malam ini..?" tanya Arjuna yang meletakkan Dinda dengan senyum smirk nya.


"sayang,tubuh ku sakit sekali..aku harus tidur cepat agar bisa menemani anak-anak..!" alasan Dinda ,karena benar ia tau bagaimana Arjuna jika sudah menggagahi nya,Arjuna tak akan bisa berhenti,apa lagi besok adalah hari Sabtu,bisa di pastikan ia tak bisa keluar kamar besok dan akan berakhir gagal rencana Dinda memasak bersama Lee dan Tasya .


Tuk


Tuk


Tuk


"Awwww...!" Pekik Dinda memegang dahi nya yang di ketuk oleh Arjuna .


"Jangan berpikir terlalu jauh..aku tak akan memakan mu kali ini, sekarang tidur saja,aku sudah sangat lelah..!" Ucap Arjuna yang memeluk Dinda .


Dinda tertunduk malu karena sudah berpikir jauh tentang malam ini.


"Jangan tersenyum terus,apa kau ingin aku berubah pikiran dan melakukan nya sekarang..aku masih bisa..!" Ucap Arjuna kembali namun dengan mata terpejam


Dinda menggeleng cepat dan merapatkan diri pada Arjuna ,hingga membuat Arjuna menyunggingkan senyum nya karena merasa lucu


Dinda yang telah damai dengan tidur nya malam ini sangat tenang,namun berbeda dengan Arjuna yang masih terjaga,ia takut jika ia tak bisa melindungi Dinda dan Lee,karena target utama Mario bukan diri nya saja,tapi Lee dan Dinda.


"aku akan melindungi kalian,kau hidup ku,aku akan menyerah kan seluruh dunia ku agar kalian bahagia,aku mencintai mu..!" ucap Arjuna sambil menatap wajah Dinda yang tertidur di pelukan nya.

__ADS_1


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


like dan komentar sayang๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2