Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Pesta


__ADS_3

Dinda lebih memilih ke balkon untuk melihat suasana di sana,sedang kan arjuna langsung membaring kan tubuh nya.


"Nanti sore tolong bangun kan aku..!" ucap arjuna pada dinda yang baru selesai mengganti baju nya


"Kakak tidur lah dulu,aku akan bersantai sebentar di balkon itu. !" tunjuk dinda.


"Pakai jaket ku tadi,di luar udara nya sangat dingin,kau bisa masuk angin..!" tambah arjuna .


Dinda mengangguk dan memakai jaket itu kembali seperti perintah arjuna.


Jam sudah berlalu,hingga sore dinda membangun kan arjuna yang begitu tenang terlelap di kasur itu.


"Kak,bangun sudah sore..!" kata dinda sambil menggoyangkan pundak arjuna.


Arjuna melenguh kecil kemudian berucap "sebentar lagi, aku sangat lelah ..!"


Dinda berlalu untuk mandi karena ingin bersiap untuk acara nanti malam.


Setelah selesai mandi, dinda keluar menggunakan jubah mandi nya,terlihat arjuna yang sudah duduk di sofa sambil memainkan handphone.


"Kau sudah selesai,ini..!" ucap arjuna sambil menyodor kan suatu bingkisan pada dinda.

__ADS_1


Dinda menerima itu dengan bingung.


"Itu gaun,sepatu dan perhiasan untuk mu..!" sambung arjuna yang melihat raut bingung di wajah dinda.


Dinda membawa itu semua menuju kasur untuk membuka nya.


"kau langsung pakai saja,aku akan mandi sekarang .!" ucap arjuna sambil berlalu dan membawa bingkisan lain nya.


Dinda memakai semua nya,dari baju ,kalung,anting hingga gelang yang sudah arjuna belikan untuk nya,dinda menatap pantulan diri nya di depan cermin.


"Apa kah ini tidak berlebihan. !" gumam nya sendiri yang di dengar oleh arjuna yang baru keluar dari kamar mandi.


"Berlebihan bagaimana..?" tanya arjuna,dia keluar dari kamar mandi dengan pakai an yang sudah rapi.


"Tidak,itu sempurna..!" puji arjuna.


Dinda tersipu dengan pujian yang di lontarkan oleh arjuna.


"Kau bersiap lah,aku akan ke kamar baim untuk membicarakan sesuatu .." ucap arjuna yang berlalu ,dia memutuskan untuk menunggu dinda berdandan.


Sekitar satu jam arjuna di kamar baim untuk membahas pekerjaan, dia kembali ke kamar untuk segera menjemput dinda,karena memang sudah waktu nya untuk berangkat ke pesta.

__ADS_1


Arjuna terperangah melihat dinda yang tampil begitu anggun malam ini,sungguh cantik,kata itu yang dapat mewakili penglihatan nya saat ini.


Mereka pergi bertiga bersama baim ke pesta itu,pandangan arjuna selalu tertuju untuk orang di samping nya itu.


"Sebentar lagi kita akan sampai,aku harap kau selalu di samping ku,karena di sana akan banyak orang ..!" ucap arjuna memperingatkan dinda,ia takut dinda mengalami hal-hal yang akan memacu trauma nya kembali.


Arjuna menggenggam tangan dinda dengan erat,semua mata di pesta itu memperhatikan mereka,ini bukan yang pertama untuk dinda,namun dia masih sedikit tak biasa dengan banyak orang,dan tanpa mereka sadari, di sudut ruangan itu terlihat seseorang yang tersenyum melihat kehadiran dinda.


"Kau sangat cantik..!" ucap nya.


Arjuna dan Dinda berjalan beriringan di ikuti Baim dari belakang,mereka berjalan menuju sebuah meja bundar yang telah di sediakan oleh pihak di sana,Arjuna menarik kan kursi untuk Dinda. Mereka bersama tengah menikmati pesta,sesekali pandangan Arjuna tertuju pada Dinda yang tersenyum senang melihat pertunjukan musik di acara itu.


"Din,kakak ke sana sebentar menghampiri teman kakak,kau di sini saja bersama Baim" ucap Arjuna kemudian berdiri menjauh dari meja nya.


Tidak berapa lama,Arjuna pergi..Dinda merasa ingin ke toilet,dia pamit pada Baim , sebenarnya Baim ingin mengantar kan Dinda,namun di tolak oleh Dinda.


"kakak tunggu di sini saja,aku bisa sendiri ..!" kata Dinda.


Seseorang di ujung sana terlihat tersenyum karena merasa ada kesempatan untuk menyapa Dinda tanpa pengawasan dari Arjuna, diam-diam dia mengikuti Dinda menuju toilet wanita.


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


hayyy kakak,tolong bantu vote dan like nya ya..


mampir juga ke cerita aku "Cinta Nayna"


__ADS_2