
"Kita ke kamar sekarang,kau sudah lelah..!" ucap arjuna menyeka lembut kening dinda yang berkeringat.
"Aku masih kuat..!" ucap dinda yang merasa tak enak dengan tamu undangan yang masih banyak.
"jangan pikir kan itu,baim akan mengurus nya,kau harus istirahat sekarang..!" tambah arjuna tak terbantah kan lagi.
Arjuna menggenggam tangan dinda melalui para tamu undangan yang menyapa mereka sekedar mengucapkan kata selamat.
Namun bukan mengarah ke loby hotel,arjuna justru menuju lift hotel
"kenapa lift..bukan nya kita harus Pulang ..?" tanya dinda yang bingung.
"Kita akan menginap di sini..!" jawab arjuna
"Tapi anak-anak..?" tanya dinda kembali.
"Papah sudah membawa mereka pulang satu jam lalu,kau tak perlu khawatir,mereka aman dengan papah..!" jelas arjuna kembali.
"Tapi ...!" ucapan dinda terpotong saat jari besar arjuna di letakkan di bibir dinda.
"Hutss..untuk malam ini,biar kan kau milik ku saja..!" ucap arjuna dengan kedipan mata nakal yang membuat dinda malu di buat nya.
"Akkhhh...!" pekik dinda saat merasa tubuh nya melayang di udara akibat ulah arjuna yang tanpa permisi mengangkat tubuh nya.
"Kakak...apa yang kakak lakukan..?" pekik dinda yang begitu kaget dengan kelakuan arjuna
"kenapa harus berteriak,aku bahkan belum melakukan apa-apa..!" Balas Arjuna dengan kekehan nya
"Tapi bagaimana jika ada yang melihat,aku malu..!" Cicit Dinda pelan.
"Tidak akan ada yang melihat,ini lift khusus untuk ku,dan ruang pribadi ku ada di lantai atas,tak akan ada yang masuk ke sana..!" Jelas Arjuna yang diangguki Dinda paham.
Ting
Pintu lift terbuka,Dinda di buat kagum oleh nya,di lantai bertabur banyak kelopak mawar,bahkan di setiap dinding tertulis kata cinta yang di tunjukkan untuk Dinda ,ini hanya suasana di luar,belum sampai pada kamar mereka.
"Kau suka ini..?" Tanya Arjuna dengan senyuman mengembang,ah Dinda di buat meleleh dengan senyuman maut sang Arjuna .
"Hhhmmm.. terimakasih untuk semua nya..!" Ucap Dinda dengan sedikit menunduk dan menyembunyikan rona pipi nya pada jas Arjuna yang sengaja di buka nya sedikit.
"Wow..kau seperti nya sudah tidak sabar..ini masih di luar sayang..kenapa sudah membuka jas ku..!" Goda Arjuna yang membuat Dinda semakin malu dengan tingkah nya.
Bugh ...
__ADS_1
Dinda memukul dada Arjuna karena begitu malu oleh godaan Arjuna kali ini
"Aw...kau melakukan KDRT sayang,ini malam pengantin kita,seharusnya kau bersikap romantis pada suami mu,bukan memukul ku,ah kau sungguh kejam..!" Ucap Arjuna seolah merasa teraniaya di buat nya .
Arjuna menempel kan id card nya hingga pintu terbuka,dari depan pintu saja sudah tercium aroma yang menyejukkan ,membuat orang yang berada di dalam nya pasti betah,belum lagi hiasan bunga dan kelopak mawar yang berjumlah ribuan bahkan milyaran teronggok indah .
Kamar pengantin dengan nuansa temaram lampu serta alunan musik romantis yang sengaja di putar ,membuat suasana romantis menjadi sangat terdukung
Dengan pelan bak porselin mahal yang mudah retak,Arjuna meletakkan Dinda di atas kasur yang juga bertabur kelopak bunga,masih dengan posisi berjongkok,Arjuna menggenggam tangan Dinda dengan lembut dan mengecup nya dengan lama.
"Terimakasih sayang atas semua ini, terimakasih banyak,aku mencintaimu..!" Ucap Arjuna yang kembali mengecup hangat tangan Dinda
Arjuna membantu Dinda melepaskan sepatu nya dengan pelan.
"Kakak,aku bisa sendiri..berdiri lah..!" Ucap Dinda
Dengan tersenyum Arjuna menatap Dinda "biar kan aku melakukan ini untuk mu..!" Kata Arjuna .
Dinda diam dan merasa tak enak,karena sesungguh nya tak pantas bagi seorang lelaki menyentuh kaki nya .
Arjuna duduk di samping Dinda yang terlihat merona ,entah kenapa ia tak bisa mengontrol diri nya, padahal ini bukan yang pertama untuk mereka.
"Kenapa..?" Goda Arjuna yang tersenyum melihat ke arah Dinda.
Belum sempat Dinda melangkah, tangan nya di tarik Arjuna dengan cepat hingga kembali duduk,namun bukan di atas kasur empuk lagi,melainkan duduk pada pangkuan Arjuna .
Deg
Jantung Dinda berdetak lebih cepat dari sebelum nya,rasa nya ia ingin lari,wajah Arjuna begitu dekat dengan diri nya,bahkan ia bisa mencium aroma mint yang keluar dari nafas Arjuna.
"Kak,jangan seperti ini..!" Ucap Dinda yang malu dan menunduk karena tak tahan dengan tatapan cinta yang Arjuna berikan.
"bisa kah kau memanggil ku dengan sebutan lain,kau seperti adik ku jika terus memanggil ku kakak..!" ujar Arjuna yang membelai lembut pipi Dinda.
Dinda tersenyum,benar apa yang di katakan Arjuna kali ini,dia bukan kakak nya ,lalu sebutan apa yang pantas untuk suami nya itu.
"sayang...panggil aku sayang mulai sekarang..itu terdengar lebih romantis ,kau mau kan..?" tanya Arjuna yang mendapat anggukan dari Dinda
"sekarang katakanlah..aku ingin mendengar nya..!" ucap Arjuna .
Dinda menatap Arjuna ,ia mengangkat wajah nya ,memanjakan mata nya dengan wajah suami nya di depan mata.
"sa..yaa..ng...!" panggil Dinda dengan terbata,karena ia masih canggung.
__ADS_1
"kenapa memanggil nya seperti terdengar mendesah ...!" goda Arjuna yang berbisik di telinga Dinda dan membuat Dinda merinding.
"aku bahkan belum melakukan apa pun,kenapa kau sudah terdengar mendesah...!" goda Arjuna lagi,ia begitu senang melihat rona merah di pipi Dinda ,sudah lama ia merindukan kebersamaan ini,dan sekarang lah saat nya ia melampiaskan rasa rindu dan kesepian selama lima tahun bersama Dinda.
"menyebalkan sekali..!" ucap Dinda yang tahan dengan godaan sang suami yang sedari tadi terus membuat nya merona.
"kapan mandi nya kalau begini terus..!" rengek Dinda meminta di lepas kan oleh tangan besar yang membelit pinggang nya dengan posesif.
"nanti saja mandi nya sayang..!" tolak Arjuna .
"aku sangat gerah dan ingin segera mandi atau bahkan berendam agar segar kembali..!" rengek Dinda kembali
"meminta lah dengan
bersungguh-sungguh jika kau ingin..!" tantang Arjuna .
"maksud nya...?" tanya Dinda yang merasa bingung dengan maksud Arjuna .
"meminta lah dengan cara lain agar aku mengijinkan kau mandi sekarang...!" ucap Arjuna .
"bagaimana cara nya..!" gumam Dinda pelan .
"kenapa..kau tak bisa membujuk ku..?" tanya Arjuna .
"sayang,boleh kah aku mandi sekarang...?" ucap Dinda .
Arjuna tersenyum ,namun bukan melepas ,ia dengan cepat mengurung Dinda di bawah kukungan nya dengan senyum kemenangan nya.
"no,tidak sekarang sayang,kita akan mandi setelah selesai di ranjang ini...!" ucap Arjuna hingga membuat Dinda menelan ludah nya,apa Arjuna meminta hak nya sekarang...?!
🌹🌹🌹🌹🌹
like
vote.
komentar
berikan dukungan terbaik kalian
dan jangan lupa
mampir ke "Cinta Nayna"
__ADS_1
di tunggu kehadiran nya di sana juga yaa.