
"Sayang,...!" panggil Arjuna pelan saat mendekati Dinda yang tertidur,ia merapikan sedikit rambut yang menutupi pipi chubby Dinda.
""hhhmmm,..!" Dinda menggeliat kecil karena merasa terganggu.
"kita harus pulang,ini hampir malam..!" jelas Arjuna ,ia membantu Dinda untuk bangun dan memberikan air putih.
"apa aku tertidur cukup lama..?" tanya Dinda yang masih mengucek mata nya.
"iya,kau cukup lama tertidur..apa sekarang sudah nyaman..?" tanya Arjuna.
"ya..tapi aku merasa lapar..bisa kah kita mampir sebentar untuk membeli makanan ..?" tanya Dinda.
"baik lah..ayo..!" ucap Arjuna mengulurkan tangan nya dan di sambut Dinda.
kali ini Baim ditunjuk Arjuna untuk menjadi sopir mereka,karena ia akan menemani Dinda yang kembali ketakutan saat berpapasan beberapa orang di kantor tadi.
"apa kau yakin akan mampir lagi untuk membeli makanan..!" tanya Arjuna saat mereka sampai mobil.
__ADS_1
"aku akan menyuruh Baim untuk membeli nanti saat sudah mengantar kita kembali ke mansion..!" bujuk Arjuna yang mendapat anggukan dari Dinda.
Baim yang paham pun langsung membawa mobil menuju ke mansion utama.
Arjuna begitu khawatir melihat Dinda yang diam di mobil selama perjalanan,entah apa yang di pikirkan nya,namun dari cara Dinda menggenggam erat tangan Arjuna ,ia yakin Dinda tidak baik-baik saja.
selama makan malam pun,Dinda terus diam, ia seolah takut pada suatu hal dan Arjuna tak tau apa itu.
"sayang...!" panggil Arjuna saat melihat Dinda duduk di sofa kamar mereka.
"kau kenapa..apa yang terjadi..?" tanya Arjuna tak bisa lagi menahan diri.
Arjuna membawa Dinda ke dalam pelukan nya dengan hangat.
"sayang,katakan apa yang kau ingin kan, tanyakan apa pun yang mau kau tau..aku tak bisa menebak apa pun,aku tak tau jika kau diam seperti ini,aku melihat kau begitu riang saat kita pergi ke kantor,namun saat di mobil kau berubah..apa yang mengganggu pikiran mu,apa yang terjadi..katakan semua pada ku..!" bujuk Arjuna sambil terus memeluk Dinda.
"aku hanya ..hanya ..aku...!" ucapan Dinda seolah gugup ,takut dan bercampur cemas di sana.
__ADS_1
"apa yang terjadi sayang,jangan takutkan apa pun..aku akan melindungi mu dan juga Lee..!" tambah Arjuna meyakinkan Dinda.
"aku takut..!" lirih Dinda.
Arjuna berpikir keras,ia tak tau apa yang di maksud Dinda dengan takut,ia tak mau memaksa Dinda kali ini,ia menggiring Dinda ke ranjang mereka.
"sudah malam,kita akan tidur..kau jangan berpikir yang aneh-aneh,aku ada di sini,untuk menjaga kalian, berhenti untuk takut,bukan kah kau sudah berjanji untuk keluat dari rasa takut itu..!" jelas Arjuna dan mendapatkan sedikit senyuman manis dari Dinda.
"tidur lah..!" ucap Arjuna sambil ikut berbaring dan memeluk hangat Dinda.
"apa benar yang aku lihat tadi sore,atau itu hanya halusinasi ku saja,apa karena rasa takut yang berlebihan yang membuat ku melihat nya,tapi aku begitu jelas melihat nya,apa aku harus mengatakan dengan kakak,aku takut sekali,Lee setiap hari ke sekolah bersama Tasya ,aku tidak ingin Lee menjadi sasaran balas dendam karena kebencian pada ku..!" lirih Dinda dalam hati nya yang terus memikirkan kejadian tadi sore tanpa sepengetahuan Arjuna.
🥰🥰🥰🥰🥰
Selamat sore semua,
sehat selalu
__ADS_1
jangan lupa jempol dan vote dan hadiah yang cantik Yaaa🤩🤩