
Mata Arjuna terpejam sempurna,keringat dingin terus membanjiri tubuh nya yang lemah,ia masih mendengar isakan kecil Dinda yang di samping nya,namun ia tak mampu untuk membuka mata nya.
"kakak,ku mohon bangun lah...!" ucap Dinda pelan sambil memeras kain kecil di baskom untuk mengompres kepala Arjuna.
Sungguh Dinda sangat takut melihat Arjuna yang hanya diam,sejak menikah dengan Arjuna ,ini pertama kali ia melihat Arjuna sakit,dan ini sukses membuat nya sangat khawatir.
mata sembab Dinda dan wajah nya yang ketakutan tak bisa ia sembunyikan,ia pun menelpon Baim untuk membantu nya memanggil kan dokter,jika ini di mansion,maka ia tak akan sekhawatir ini,namun mereka di apartemen hanya berdua saja.
Tut
Tut
Tut
pada deringan ke tiga Baim mengangkat telepon nya.
"kak,bantu aku..kakak sekarang sedang sakit,tolong bawa kan dokter ke apartemen..!" ucap Dinda saat Baim menjawab panggilan nya.
Dinda mengusap telapak tangan Arjuna memberikan kenyamanan di sana,berharap agar Arjuna membuka mata nya.
"kak,jangan membuat ku takut.. sebentar lagi kak Baim akan datang membawa dokter..kakak bertahan lah..!" jelas Dinda yang masih menangis karena khawatir.
Arjuna yang mendengar pun ikut sedih,namun ia tak bisa berbuat apa-apa,tubuh nya begitu lemah hingga untuk mbuka mata pun ia tak mampu.
kurang dari satu jam setelah Dinda memanggil Baim,kini ia telah tiba di apartemen dengan seorang wanita cantik seumuran mereka.
"nyonya ,dia dokter yang akan memeriksa tuan...!" ucap Baim menyadarkan Dinda yang masih duduk di samping Arjuna .
Dinda menggeser tempat duduk nya dan mempersilahkan dokter itu untuk memeriksa suami nya.
Baim mengambil kan air dingin untuk Dinda minum agar dia bisa tenang.
"minum lah,tuan hanya kelelahan..!" jelas Baim menenangkan Dinda yang masih dengan isakan kecil nya.
"kak aku takut,dari tadi kakak tidak membuka mata nya saat aku panggil..!" ucap Dinda dengan bergetar.
"tenang lah,ingat kau tidak boleh banyak pikiran,aku akan menginap di sini menemani mu untuk merawat tuan..!" tambah Baim yang berbicara santai untuk menenangkan Dinda .
Dokter cantik itu keluar dengan hembusan nafas pelan.
"bagaimana keadaan nya..!" tanya Baim pada Angel...ya dokter itu adalah teman kuliah Arjuna dan Baim waktu di luar negeri dulu,mereka tinggal di gedung apartemen yang sama,dulu mereka sangat akrab bersama Kelvin.
"Dia hanya kurang istirahat,dan sekarang tubuh nya sangat lemah,aku sudah menyuntikan obat untuk juna..!" jelas angel menatap pada Dinda yang masih duduk di sofa panjang di sana.
"dia istri Juna ..!" ucap Baim yang seolah paham akan pandangan angel pada Dinda .
"aku akan mengantar mu pulang..!" kata Baim pada angel yang bersiap.
__ADS_1
"tidak perlu,aku bisa naik taxi..kalau ada sesuatu pada nya ,kau bisa menelpon ku nanti..!" ucap Angel sambil berlalu.
Dinda menghampiri Arjuna , menggenggam tangan nya dengan hangat.
"maaf kan aku..ini salah ku..!" gumam Dinda pelan.
Semalaman penuh Dinda terjaga untuk mengganti kompres Arjuna ,hingga hampir subuh,Baim menghampiri nya.
"istirahat lah,aku akan menjaga nya...!" pinta nya pada Dinda .
"kakak tidur lah,aku tidak apa-apa..!" tolak Dinda .ini bukan pertama kali nya Baim meminta Dinda istirahat,namun ia tetap kekeh untuk menjaga Arjuna sendiri.
Baim berlalu menuju ruang tv,ia tidur di sana ,sesekali melihat Dinda di kamar .
dddrrrt
handphone Arjuna bergetar dan membangun kan nya,ia mengerjap kan mata,melihat Dinda yang tengah tertidur di samping nya sambil duduk.
dengan pelan ia bangun dan mengambil handphone nya untuk memastikan alarm handphone nya .
Arjuna tersenyum mendapati kain kecil dan baskom di samping nya,ia bisa menebak jika semalaman Dinda tidak tidur karena merawat nya.
"maaf kan aku,kau pasti sangat lelah..!" gumam Arjuna yang menggendong pelan Dinda dan meletakkan nya di kasur kemudian menyelimuti Dinda dan meninggalkan ciuman hangat di kening Dinda sebelum ia beranjak ke kamar mandi.
Arjuna dengan cepat menyelesaikan mandi nya,karena pagi ini ia sudah memiliki janji dengan klien di sebuah hotel.
"selamat pagi Tuan..?" sapa Baim yang melihat Arjuna telah rapi.
"hhhmmm..kau duluan saja ke kantor,aku akan menunggu Dinda bangun sebentar lagi..!" ucap Arjuna
Baim menatap intens ke arah Arjuna
"apa anda sudah lebih baik,saya bisa membatalkan pertemuan pagi ini jika anda masih lelah..!" jelas Baim yang begitu perhatian dengan Arjuna
"tidak perlu,aku sudah lebih baik.. terimakasih sudah menemani Dinda tadi malam..!" tambah Arjuna yang mendapat anggukan dari Baim.
"apa ingin saya pesan kan sarapan untuk anda..?" tawar Baim .
"tidak perlu,aku sudah memesan nya sebelum mandi tadi, mungkin sebentar lagi akan di antar..!" jawab Arjuna.
Baim berlalu dari apartemen Dinda langsung menuju perusahaan seperti perintah Arjuna .
"sayang...!" panggil Arjuna pelan sambil mengusap lembut pipi tembem Dinda .
Dinda mengerjap kan mata ,kemudian menatap Arjuna yang telah rapi.
"kakak..apa ingin bekerja..?" tanya Dinda bingung,ia tau jika kemarin malam Arjuna bahkan tidak bisa membuka mata nya karena sakit.
__ADS_1
Arjuna tersenyum membenarkan rambut Dinda yang sedikit berantakan.
"aku tidak apa-apa, Sekarang sudah lebih baik..!" jawab Arjuna
"bangun lah,kau harus sarapan,kemarin malam kau sudah melewatkan makan malam mu bukan..!" tambah Arjuna
grep
Dinda langsung menghambur ke pelukan Arjuna ,sungguh ia begitu takut saat tadi malam Arjuna memejamkan mata nya dengan tubuh yang begitu panas,ia takut ,sangat takut.
hiks
hiks
"kakak,maaf kan aku..!" ucap Dinda dengan bergetar.
"kenapa menangis..?" tanya Arjuna sambil mengusap lembut rambut panjang Dinda
"berjanjilah jangan membuat ku takut seperti semalam lagi..!" pinta Dinda .
Arjuna mengangguk sambil tersenyum dengan membalas hangat pelukan Dinda .
"maaf kan aku sudah membuat mu takut ,aku janji tidak akan terulang lagi..!" ucap Arjuna sambil melonggarkan pelukan nya dan menghapus sisa-sisa air mata Dinda .
dengan telaten Arjuna menyiapkan makanan untuk Dinda serta tak lupa segelas susu hamil untuk Dinda.
"nanti sore kita pulang ke mansion ,kau mau kan..?" bujuk Arjuna ,karena jarak apartemen Dinda dan perusahaan Arjuna lumayan jauh,bahkan sering macet,ia takut akan sedikit lama untuk sampai jika pulang di sore hari.
Dinda mengangguk sambil menyuap bubur di depan nya.
"apa Kelvin tidak menginap sehabis memeriksa ku tadi malam..?" tanya Arjuna yang tidak tau jika angel lah yang datang.
"dokter Kelvin tadi malam tidak bisa datang,lalu di gantikan dengan dokter angel..!" jelas Dinda yang membuat Arjuna tersedak
uhukkk
uhukkk
🌹🌹🌹🌹
Selamat istirahat
semangat menyambut hari Senin besok
jangan lupa vote nya ya
like nya juga
__ADS_1