Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Apa ini


__ADS_3

"kakak,apa aku pulang saja,seperti nya Tante itu ada urusan penting dengan kakak..!" bisik Dinda saat Arjuna sudah di samping nya.


Arjuna tak menjawab pertanyaan Dinda,dia malah merangkul Dinda.


"Silahkan duduk nona Sandra..!" suruh Arjuna pada tamu nya.


"Aku ingin bicara pada mu ,berdua ..!" jawab Sandra dengan sinis sambil menatap Dinda yang berada di samping Arjuna.


"aku rasa,tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi nona Sandra..!" ucap Arjuna dengan penekanan.


"aku sedang sibuk,istri ku ini sedang ingin berdua saja dengan ku di sini..!" usir Arjuna dengan halus sambil membenarkan rambut Dinda.


Dinda yang di perlakukan berbeda merasa bingung dengan apa yang terjadi. Awal nya dia ingin pergi dari ruangan itu,namun tangan nya di tahan oleh Arjuna.


"ternyata dia isteri mu ..!" dengan senyum sinis nya Sandra seolah memikirkan sesuatu.

__ADS_1


"baik lah,lebih baik kalau istri mu ada di sini sekarang,aku ingin bicara dengan nya juga..!" ucap Sandra


Arjuna langsung menatap tajam pada Sandra yang mengancam nya. Terlihat Sandra sedang mengeluarkan suatu amplop dari tas nya,dia berjalan menghampiri Arjuna dan Dinda untuk menyerahkan amplop itu .


"aku ingin istri mu melihat ini..!" tunjuk Sandra pada sebuah amplop di atas meja.


Dinda terlihat memandang Arjuna,mencari penjelasan yang terjadi sekarang. Arjuna menggeleng kan kepala masih menggenggam tangan Dinda.


"kau pulang lah dulu,kakak akan menyelesaikan urusan kakak dulu,nanti kakak telpon..!" perintah Arjuna .


Di dalam lift,Dinda masih bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,namun dia tak ingin mencampuri urusan Arjuna . Saat sampai di parkiran,Dinda mencari-cari kunci mobil di tas nya,namun tak menemukan.


"mungkin tertinggal di atas ..!" gumam Dinda,dia memutuskan untuk kembali ke ruangan Arjuna.


Saat tiba di depan ruangan Arjuna,Dinda terdiam mendengar pertengkaran di dalam.

__ADS_1


"Bagaimana kalau aku hamil,dan semua foto-foto itu tersebar..!" teriak Sandra.


"kau jangan berhalusinasi seperti itu,semua itu tidak pasti..!" teriak Arjuna tak kalah nyaring dengan Sandra.


"Bagaimana aku bisa tenang,aku tak ingin menanggung semua kesalahan ini sendiri..!" ucap Sandra .


"kau jangan berusaha menipu ku,aku akan mencari semua bukti,dan kau awas saja sampai orang lain tau tentang semua ini,habis kau..!" ancam Arjuna dengan sangat emosi,dia berjalan ke arah pintu dan membuka dengan kasar berharap secepatnya keluar dari ruangan itu.


Dinda terkejut saat Arjuna membuka pintu.


"kakak,maaf..kunci mobil ku tertinggal di dalam.." ucap Dinda dengan pelan,dia takut Arjuna semakin marah karena dia mendengar semua pertengkaran Arjuna dan Sandra di dalam. Dinda berjalan cepat masuk dan mengambil kunci mobil,namun mata nya menangkap beberapa foto di atas meja,terlihat Arjuna yang sedang tidur di sebuah kamar bersama seorang wanita yang tak lain adalah Sandra.


Dinda mengambil satu foto itu, berharap dia salah mengenali orang,namun saat di lihat dengan jelas,iya benar itu adalah Arjuna yang berstatus sebagai suami nya sekarang. Dinda menatap Sandra yang sedang duduk tersenyum ke arah nya,dengan cepat Arjuna merebut foto itu dari tangan Dinda dan menarik nya keluar.


"beres kan barang sampah mu itu,dan keluar secepatnya dari tempat ku..!" ucap Arjuna dengan marah sebelum dia keluar.

__ADS_1


__ADS_2