Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Rencana


__ADS_3

Dinda makan bersama Arjuna di kamar mereka sambil bercanda ringan tentang kedekatan yang baru terjalin di antara mereka.


"Din,kenapa kau tidak mengatakan pada ku tentang Kristian yang ada di pesta kemarin..?" Tanya Arjuna dengan nada santai,dia tak ingin membuat Dinda merasa takut dengan sikap nya.


"Aku hanya....!" Dinda tertunduk


"Sudah lah tak apa jika kau tak mau cerita sekarang..!" Tambah Arjuna yang mengusap kepala Dinda dengan senyuman.


"Dulu aku sangat takut menghadapi masa lalu ku,tapi saat bersama kakak, keberanian itu timbul begitu saja,memang aku tak bisa melawan pada nya,tapi setidak nya aku bisa mengatasi rasa takut ku, terimakasih...!" Jawab Dinda sambil memegang tangan Arjuna.


"Tenang lah,aku janji dia tak akan berani lagi mengusik mu..!" Janji Arjuna .


Keesokan hari nya saat Arjuna sudah tiba di kantor, Baim langsung memberikan laporan jika mereka berhasil mengundang Kristian untuk bekerja sama, sementara Kristian belum mengetahui lebih jauh mengenai Arjuna,dia hanya tau jika Arjuna suami nya sekarang ,dia tak tau siapa Arjuna sebenar nya.


Kristian yang tamak akan harta dan tahta selalu menjalin kerja sama yang dianggap nya menguntungkan dan itu membuat Arjuna melakukan rencana lain untuk menjatuhkan Kristian sebagai pelajaran atas ketidakadilan nya pada Dinda.

__ADS_1


"Buat dia menandatangani kontrak itu,dan biar kan dia berinvestasi besar di proyek itu,setelah nya kau sudah tau bukan apa yang harus kau lakukan..!" Ucap Arjuna dengan tatapan dingin nya.


"Kali ini aku akan bermain dengan cepat,hingga tak ada kesempatan untuk Kristian pulang ke kota asal nya atau pun meminta bantuan pada kerabatnya..!" Gumam Arjuna setelah kepergian Baim.


Arjuna tak ingin menampakkan diri nya pada Kristian,dia hanya akan bermain di balik layar,semua dia percayakan pada orang-orang kepercayaannya di kantor.


Arjuna kini telah sampai di rumah nya,di depan pintu terlihat Dinda sudah menunggu nya,saat dia keluar dari mobil,Dinda langsung menghampiri nya dan memeluk nya,sungguh ini adalah hal terindah yang kembali dia rasakan setelah hilang saat kepergian Cantika.


"Din,kita akan keluar makan malam bersama,kau mau kan..?" Ajak Arjuna saat mereka berjalan ke kamar.


"Iya,aku akan mandi sebentar,kau bersiap lah..!" Pinta Arjuna yang berlalu menuju kamar mandi.


"Kenapa aku gugup,bukan kah ini hanya makan malam..!" Gumam Dinda yang merasakan debaran jantung nya .


Dinda telah bersiap memakai dress biru malam selutut dan menggulung rambut nya dengan tinggi,terlihat elegan dan manis di mata setiap orang yang melihat nya.

__ADS_1


Arjuna yang telah selesai mandi dan telah bersiap juga dengan pakaian ,dia terkesima melihat Dinda yang berdiri di depan cermin ,begitu cantik istri nya malam ini,dia berjalan mendekat Dinda dan memeluk nya dari belakang.


"Din,seperti nya aku berubah pikiran, bagaimana kalau kita makan di rumah saja..!" Ucap Arjuna yang menatap Dinda dari pantulan cermin.


Dinda melotot tidak percaya dengan ucapan Arjuna .


"Kakak,yang benar saja.. nyebelin...!" Umpat Dinda yang melepas paksa pelukan Arjuna dan berjalan menuju sofa untuk melepas high heels nya dengan wajah cemberut.


Arjuna tersenyum kecil dan menyusul Dinda menuju sofa,dia berjongkok dan memasang kan kembali high heels itu.


"Din,kau terlalu cantik,kakak seperti tak rela berbagi kecantikan mu dengan orang lain di luaran sana...!" Kata Arjuna,hingga membuat bibir Dinda berkedut kecil,dia tak ingin Arjuna melihat kalau dia tersenyum karena perkataan Arjuna tadi.


🌹🌹🌹


terimakasih sudah hadir sejauh ini

__ADS_1


see you...


__ADS_2