Wasiat Terakhir

Wasiat Terakhir
Tertidur


__ADS_3

Dinda telah tiba di kantor,dia berjalan dengan Baim menuju ruangan CEO.


"Nyonya,tunggu lah tuan di ruangan nya,mungkin sebentar lagi rapat nya akan selesai..!" Ucap Baim sambil membuka kan ruangan Arjuna.


Dinda masuk dan meletakkan tas nya di atas meja,dia berjalan menuju sofa untuk mengistirahatkan tubuh nya sejenak.


"Lelah sekali..!" Gumam Dinda sambil merenggangkan otot-otot tangan nya,dia bersandar pada ujung sofa hingga tertidur.


Setengah jam berlalu,Arjuna memasuki ruangan nya,dia melihat Dinda yang tertidur di sofa,senyum nya mengembang kemudian berjalan ke arah Dinda,mengalihkan anak rambut yang menutupi mata Dinda.


"Apa kau sangat lelah..?" Ucap Arjuna pelan karena tak ingin membangun kan nya,dengan hati-hati dia mengangkat tubuh Dinda dan membawa nya ke kamar yang ada di ruangan nya,dia meletakkan Dinda dengan sangat pelan lalu menyelimuti Dinda.


Arjuna menutup kembali pintu kamar itu,dia duduk di kursi kebesaran nya untuk kembali berkutat dengan beberapa file yang belum terselesaikan,hingga suatu ketukan menyadarkan nya.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Arjuna


Baim masuk dengan menyodorkan handphone nya,dia memperlihat kan sebuah video pada Arjuna.

__ADS_1


"Seperti nya dia tidak sendirian,ada orang yang membantu nya..!" Ucap Baim memberi tahu Arjuna tentang rencana Kristian yang ingin kabur namun dapat di gagal kan oleh anak buah Baim tepat waktu.


"Cari tentang plat mobil yang berhenti di depan gudang itu,maka kita akan tau semua jawaban nya..!" Suruh Arjuna.


Baim mengangguk kan kepala kemudian keluar dari ruangan itu.


Dinda masih tidur di kasur empuk milik Arjuna,dia melewat kan makan siang nya karena kantuk yang tidak bisa di tahan nya itu.


"Din,bangun lah dulu,kau pasti belum makan, sebentar lagi jam pulang kantor,kita harus pulang juga..!" Bisik Arjuna membangun kan Dinda yang masih terlelap.


"Kakak..!" Ucap Dinda mengerjap kan mata nya dengan mengumpulkan seluruh tenaga nya.


Arjuna tersenyum sambil mengelus pucuk kepala Dinda.


"Apa yang kau lakukan di kampus,hingga kau terlihat sangat lelah..?" Tanya Arjuna dengan perhatian.


"Tidak ada,aku hanya kelelahan saja..!" Jawab Dinda .


Arjuna menuntun Dinda untuk mencuci muka nya ke kamar mandi supaya lebih segar sebelum mereka pulang.

__ADS_1


Saat sudah di mobil,Arjuna dan Dinda yang duduk bersebelahan akan segera pulang,di perjalanan Dinda yang melihat jagung rebus,langsung meminta Arjuna untuk berhenti.


"Stop..!" Ucap Dinda hingga membuat Arjuna terkejut dan menginjak rem mobil dengan cepat.


"Ada apa ..?" Tanya Arjuna yang memandang ke arah Dinda di samping nya.


"Maaf kan aku mengagetkan kakak,aku hanya ingin jagung rebus itu .!" Tunjuk Dinda pada pedagang jagung rebus di pinggir jalan.


Arjuna mengerut kan kening mendengar permintaan Dinda ,ini pertama kali nya Dinda meminta sesuatu pada diri nya.


"Baik lah,akan aku beli kan,kau tunggu dulu..!" Ucap Arjuna yang kemudian turun dan membelikan jagung rebus itu.


Mata Dinda berbinar saat Arjuna masuk ke dalam mobil dengan membawa tentengan jagung rebus yang menggugah selera nya,Dinda tersenyum lebar,dia langsung mengambil jagung itu,namun tangan nya di tahan Arjuna.


"kenapa..?" tanya Dinda dengan heran karena Arjuna menahan nya.


🌹🌹🌹


maaf baru up sekarang kakak..

__ADS_1


__ADS_2