-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas

-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas
107 - Meminta Bantuan


__ADS_3

"Juga, mulai saat ini kau jangan terlalu dekat dengan Ning Zhi dan Ning Xia. Mereka masih dalam kondisi lemah, jika berada didekat mereka, kau akan mempengaruhi energi Yang mereka. Begitupun sebaliknya, jika mereka dalam kondisi sehat, energi Yin mu yang akan terpengaruh." Jiang Xingyu mengingatkan.


Setelah tertegun Fang Xinxin mengangguk. "Baiklah." Karena sebelumnya Ia tidak mengetahuinya.


Kemudian keduanya kembali ke dalam Rumah.


Seakan mengingat apa yang didengarnya waktu itu, Fang Xinxin segera berkata. "Xingyu, aku tidak sengaja mendengar kalau mereka berdua memiliki sesuatu untuk dikatakan padamu, sepertinya mereka ingin meminta bantuanmu. Tapi karena takut akan merepotkanmu, hingga sekarang mereka tidak berani mengatakannya."


"Adapun apa itu, aku tidak begitu mengerti. Aku hanya mendengar mereka mengatakan seperti Sekte, perebutan kekuasaan, musuh sedang mengejar mereka dan sepertinya mereka menyimpan suatu benda berharga dari Sekte itu. Apalagi sangat menakutkan saat mereka mengatakan ada Dua belas Master hebat yang kekuatannya dapat menghancurkan Sekte dalam waktu yang singkat." Lanjutnya.


Pada titik ini, kecemasan muncul di hatinya. "Xingyu, menurutmu apakah mereka berbahaya? apakah aman membiarkan mereka tinggal disini?"


Jiang Xingyu tertegun.


Jika tebakannya benar, Ning Zhi dan Ning Xia berasal dari sebuah Sekte. Musuh membunuh Tuan mereka kemudian mengambil alih kekuasaan Sekte. Benda berharga yang dimaksud mungkin Plakat Ketua Sekte.


Mereka memiliki Plakat Utama sehingga orang-orang itu memburu mereka untuk membunuh sekaligus merebut Plakat tersebut.


Meskipun Ia tidak memiliki pemahaman tentang Sekte di berbagai tempat tertentu, seharusnya tempat seperti itu tidaklah kecil.


Setidaknya ada ratusan atau bahkan ribuan orang!


Saat ini sebuah gagasan muncul di benaknya. Ia tidak suka menjadi burung dalam sangkar dan tidak hanya ingin tinggal di sebatas Ibukota saja. Ia ingin berkelana untuk melihat seberapa luas Benua ini dan seberapa banyak Master Beladiri.


Namun jika ingin melangkah ke jalur Dunia yang sesungguhnya, Ia tidak dapat melakukan dan memulainya sendiri.


Mungkin Ning Zhi dan Ning Xia bisa menjadi langkah awal baginya.


Sesampainya di Halaman Belakang, Ia berkata pada keduanya. "Aku akan membawa dua orang kesini agar kalian bisa membersihkan Rumah bersama-sama. Tinggallah disini sampai kalian benar-benar menemukan tempat yang ingin kalian tuju."


"Terima kasih, Nona." Ucap mereka dari hati yang paling tulus.


"Kalau begitu kalian istirahatlah. Aku akan kembali dulu." Jiang Xingyu tidak sabar ingin menjalankan rencananya tentang membeli Rumah, sehingga secepatnya Ia bisa mengatur tempat tinggal untuk sepasang Saudari kecil itu.


"Ya, Nona." Tanggapan Ning Zhi, namun disampingnya Ning Xia mengerutkan kening dan sorot matanya tampak bimbang.

__ADS_1


Melihat Dewi penolongnya akan pergi, Ia segera memanggil. "Nona..."


"Ning Xia, tidak!" Ning Zhi buru-buru menghentikan.


Disaat yang sama Jiang Xingyu berbalik dan memandang Ning Xia dengan keraguan. Tentu saja dalam hatinya Ia tahu bahwa keduanya terlalu takut untuk terbuka padanya.


"Maaf Saudari Ning Zhi, aku tidak bisa menahannya lagi." Ning Xia mengabaikan tatapan peringatan Saudarinya kemudian berlutut dihadapan Jiang Xingyu. "Nona, maafkan kami yang tidak tahu berterima kasih, kami benar-benar membutuhkan bantuan Anda."


"Ning Xia..." Ning Zhi memanggil tanpa daya. Karena tidak bisa menghentikannya, Ia juga berlutut. "Kami sangat ingin meminta bantuan Nona tentang suatu hal, tapi kami takut Nona berada dalam bahaya, oleh karena itu kami tidak berani mengatakannya."


"Namun jika kami tidak mengatakannya, takutnya kami akan menyesalinya. Sekarang hanya Nona yang bisa membantu kami. Jika Nona bersedia membantu, sebagai balasannya kami bersedia mengikuti Nona seumur hidup. Jika Nona tidak bersedia, kami juga tidak akan memaksa." Lanjut Ning Zhi yang disertai sorot mata harapan.


Karena Jiang Xingyu sudah mengetahuinya, Ia tidak terkejut dan sebaliknya berkata. "Katakan terlebih dahulu mengenai masalah kalian, aku pasti akan membantu jika itu berada dalam kemampuanku."


Ning Zhi dan Ning Xia sangat senang ketika Dewi penyelamat mereka tidak langsung menolaknya.


Jiang Xingyu berkata lagi. "Bangunlah dulu."


Keduanya berdiri dan dengan sopan Ning Zhi berkata. "Sebenarnya kami berasal dari Sekte..."


Sekte Jingchen merupakan salah satu dari empat Sekte terbesar yang berada di Provinsi Yanzhou.


Ye Qingfeng selalu memenangkan hati Ketua Sekte karena karakter baik dan kerja kerasnya. Bahkan sejak lama Ye Qingfeng telah ditunjuk sebagai Pewaris Sekte Jingchen.


Walaupun Ye Qingfeng tidak memiliki temperamen kejam dan tegas yang seharusnya dimiliki seorang Pewaris, namun dibandingkan dengan Murid kedua bernama Ling Yan, yang memiliki temperamen kejam, serakah, berpikiran sempit serta penuh nafsu, setidaknya Ye Qingfeng jauh lebih baik.


Ling Yan selalu iri pada Ye Qingfeng sehingga Dia berulang kali mengirim seseorang untuk membunuhnya, namun Ye Qingfeng selalu berhasil lolos.


Belum lama ini Ketua Sekte sakit parah, Dia memerintahkan Ye Qingfeng yang berada diluar Kota, secepatnya kembali untuk mengambil alih posisi Ketua Sekte. Tapi lagi-lagi dicegat oleh Ling Yan.


Kali ini Ling Yan bersekongkol dengan Sekte Tianwu untuk mengepung Ye Qingfeng, yang mana merupakan musuh Sekte Jingchen.


Tidak peduli seberapa kuat Ye Qingfeng, Dia tetap terluka parah dalam menghadapi puluhan orang sendirian. Oleh karena itu tak lama setelahnya, Dia meninggal dibawah Pedang Ling Yan.


Setelah Ning Zhi dan Ning Xia mengetahuinya, mereka segera memberitahu Ketua Sekte. Dan Bawahan Ye Qingfeng lainnya bergegas untuk membunuh Ling Yan.

__ADS_1


Namun Ling Yan telah bersekongkol dengan Sekte Tianwu sehingga kekuatan gabungan mereka jauh lebih besar, sebagai hasilnya Bawahan Ye Qingfeng tidak ada satupun yang selamat.


Ning Zhi dan Ning Xia terkejut saat melihat Ketua Sekte sudah tak bernyawa, entah karena dibunuh atau meninggal karena amarah berlebihan. Tidak tahu harus berbuat apa, mereka memutuskan untuk mengambil Plakat Utama yang disimpan di tempat tertentu, kemudian melarikan diri.


Jika Plakat tidak diambil, takutnya Ling Yan menemukannya dan menggunakannya dengan cara yang salah.


Awalnya mereka berencana menggunakan Plakat Ketua Sekte untuk memerintahkan dua belas Master hebat, atau yang lebih dikenal sebagai Master Sekte Jingchen, untuk membunuh Ling Yan. Namun karena dikejar disepanjang jalan, mereka tidak bisa menemui kedua belas Master tersebut.


Dua belas Master tersebut dikenal sebagai Master Legenda yang memiliki kekuatan menakutkan. Mereka hanya mematuhi perintah dari seseorang yang memiliki Plakat Utama. Jika seorang Pemimpin tidak memiliki Plakat, artinya tidak memenuhi syarat untuk memerintahkan dua belas Master tersebut.


Sekarang para Bawahan Ling Yan memburu mereka dimana-mana. Mereka aman jika berada di Ibukota. Namun jika kembali ke Provinsi Yanzhou, dipastikan mereka akan terbunuh sebelum menemui kedua belas Master Sekte Jingchen.


Kini mereka hanya bisa meminta bantuan Jiang Xingyu untuk membawa Plakat ke Markas rahasia Sekte Jingchen. Sehingga Markas bisa mengeluarkan sinyal, memanggil kedua belas Master tersebut, menghancurkan orang-orang yang terlibat dan yang terpenting membunuh Ling Yan.


Ning Zhi dan Ning Xia berjanji jika masalah terselesaikan dan Ling Yan terbunuh, Plakat Ketua Sekte akan menjadi milik Jiang Xingyu. Dimasa depan Dia bisa memberi perintah pada kedua belas Master Sekte Jingchen, juga mereka bersedia mengikutinya dalam hidup dan mati.


Tidak bisa dipungkiri Jiang Xingyu memang tergoda.


Suatu hal luar biasa jika kedua belas Master hebat bisa mendengarkan perintahnya!


Namun Ia masih berpikir keras sebelum menyetujui, karena masalah ini bukan hanya tentang keuntungan dan kerugian. "Baiklah. Tapi tidak sekarang, karena aku masih memiliki kesibukan lain."


"Benarkah?" sontak keduanya terkejut. Sejujurnya mereka tidak memiliki harapan karena masalah ini terlalu berat.


"Ya! Tapi kalian harus tau bahwa aku membantu kalian bukan karena aku baik, tapi karena keuntungan!" Ucap Jiang Xingyu tanpa menyembunyikan niatnya.


Dengan itu sorot matanya berubah sangat dingin dan itu memberi semacam penindasan pada keduanya. "Ingat apa yang kalian katakan, setelah masalah ini selesai, kalian dan dua belas Master Sekte Jingchen akan mendengarkan perintahku. Jika ada yang melanggar ataupun mengkhianatiku, tanggung sendiri konsekuensinya."


"Ya!" Tanpa disadari Ning Zhi dan Ning Xia menanggapi dengan serius.


.


.


_____Happy Reading_____

__ADS_1


__ADS_2