-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas

-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas
153 - Menerima dua Roh Jahat sebagai bawahan


__ADS_3

Yuwen Junxiu menatap wanita tua dengan dingin, tampaknya dia menyadari bahwa wanita tua inilah yang ingin membunuh Jiang Xingyu malam itu. Dia bergerak ingin membunuhnya tapi dihentikan oleh Nalan Wangyu.


Pada saat yang sama ketika melihat Jiang Xingyu datang, aura dinginnya mereda tapi ekspresinya masih suram.


"Kenapa dia ada disini?" tanyanya sambil menunjuk wanita tua.


"Aku akan berbicara denganmu nanti." Ucap Jiang Xingyu sambil memberi isyarat untuk tidak menyebutkan insiden malam itu.


Setelah itu ia memandang pamannya lalu berkata. "Paman, tolong ajak Raja Chonglou kedalam. Ada yang ingin kubicarakan dengan mereka berdua."


"Baiklah." Nalan Wangyu menanggapi.


Setelah keduanya masuk kedalam, pandangan Jiang Xingyu beralih pada kedua roh jahat tersebut. Ekspresinya berubah suram dan suara dinginnya bertanya. "Kenapa kalian kesini?"


"Aku, betulan kita lewat disini dan saat merasakan energi Yang, kita menjadi serakah. Jadi..." Wanita tua tidak melanjutkan ucapannya.


Tanpa menunggu tanggapan, dia berkata lagi. "Nona, sebenarnya kita terpaksa melakukannya. Meskipun kita adalah roh jahat, kekuatan spiritual kita sangat rendah. Selain itu kita di kendalikan oleh Raja Hantu. Basis kultivasi Raja Hantu telah mencapai puncak dan akan segera bertransformasi menjadi Iblis. Awalnya Raja Hantu menginginkan kita untuk menjadi bahan kultivasinya. Tentu saja kita tidak mau dan menolak dengan janji kita akan membawa tubuh yin murni lima elemen kepadanya untuk berlatih. Nona, kita benar-benar terpaksa."


Roh jahat bisa bertransformasi menjadi Iblis?


Terlepas dari apakah yang di ucapkan wanita tua benar atau tidak, satu hal yang pasti! Iblis merupakan eksistensi yang sangat menakutkan dan jauh lebih berbahaya di bandingkan dengan roh jahat level tinggi.


Jika sebelumnya, Jiang Xingyu pasti tidak akan peduli. Tapi karena ia sudah berguru pada Pendeta Tao Wei Guang dan berjanji akan membasmi roh jahat yang merusak kedamaian dunia, sekarang setelah mengetahui ini ia tidak bisa membiarkannya begitu saja.


"Sekarang aku memberi kalian dua pilihan. Pertama sebagai balas dendam karena telah menyerangku dan orang-orangku, aku akan melenyapkan kalian berdua dari dunia ini. Yang kedua adalah mematuhiku dan setia padaku selamanya." Ucapnya dengan dingin.


Kedua roh jahat tercengang. Wajar jika Nona ini ingin balas dendam, tapi mengampuni, harus mematuhi dan setia selamanya, hal ini membuat mereka kebingungan.


Seakan mengetahui apa yang mereka pikirkan, Jiang Xingyu menjelaskan. "Seperti yang kalian ketahui, aku memiliki tubuh Yin murni lima elemen yang tentunya para roh jahat akan mengincarku. Aku membutuhkan kemampuan kalian berdua untuk melindungiku dari serangan para roh jahat. Tentu saja tugas kalian tidak terbatas pada hanya melindungiku."


Kemudian ia menatap roh jahat wanita tua dan mengancam. "Kau pastinya sudah tahu bahwa aku merupakan pemburu hantu. Ingat ini! Aku tidak akan melepaskan roh jahat yang merusak kedamaian alam semesta!"


Kalimat terakhir lagi-lagi membuat kedua roh jahat terkejut. Seorang pemburu hantu merupakan musuh bebuyutan para roh jahat. Bahkan mereka pernah mendengar bahwa pemburu hantu yang memiliki kekuatan sihir tinggi, bisa membuat tubuh roh menjadi abu dalam sekejap mata.


Walaupun Nona ini tidak bisa melakukannya sekarang, bukan berarti dia tidak bisa melakukannya dimasa depan.


"Apa Nona tidak takut membawa serigala liar kedalam Rumah?" wanita tua bertanya.


"Heh!" Jiang Xingyu tersenyum mengejek. "Seperti yang kau lihat, aku tidak takut!"


Wanita tua tidak mengatakan apapun lagi.

__ADS_1


Setelah hening cukup lama, suara terdengar lagi namun kali ini nadanya berbeda dari sebelumnya.


Tubuh roh jahat wanita tua yang terbaring di tanah, segera berlutut dan memberi hormat.


"Salam hormatku, Yang Hui, pada Tuan."


Ketika roh jahat pemuda melihat ini, dia mengikuti berlutut dan membungkuk. "Salam hormatku, Yang Luo, pada Tuan."


Selain percaya pada keputusan Ibunya, dia merasa lebih baik mengikuti Nona ini daripada diperbudak oleh Raja Hantu.


Meskipun mereka tidak terlihat enggan, Jiang Xingyu tetap memperingatkan. "Ingat! Kalian harus setia padaku selamanya. Jika kalian mengkhianatiku, aku memiliki ribuan cara untuk membuat kalian lenyap dari dunia ini! Selain itu, kalian tidak boleh menggunakan aura Yang manusia sebagai latihan kultivasi kalian."


"Ya." Kedua roh jahat menjawab secara bersamaan.


"Sekarang pergilah dan pulihkan vitalitas kalian. Selama tidak ada halangan, aku akan datang kesini pada malam hari. Dan juga, kalian tidak diizinkan untuk mendekati Rumah ini!" Jiang Xingyu memperingatkan lagi.


"Ya." Kedua roh jahat menjawab lagi.


Kemudian setelah memberi hormat, keduanya pergi menuju pengunungan yang tidak jauh dari area Rumah Kayu. Menyerap Qi spiritual di pegunungan untuk memulihkan vitalitas.


Jiang Xingyu memasuki aula utama dan bertemu dengan ekspresi malas Raja Chonglou.


Sedangkan ketika melihat keponakannya, Nalan Wangyu pergi dengan sebuah alasan ingin kembali ke kamarnya.


"Apa aku tidak boleh datang kesini tanpa alasan?" suara Yuwen Junxiu terdengar seakan Jiang Xingyu berhutang padanya.


Namun Jiang Xingyu hanya meliriknya tanpa mengatakan apapun. Ia berjalan ke arah meja dan duduk, lalu menuangkan secangkir teh untuk dirinya sendiri.


Yuwen Junxiu mengerutkan keningnya dan tidak senang diabaikan.


Akhirnya setelah beberapa saat, ia berinisiatif memecah keheningan. "Kudengar besok kau akan pergi ke perayaan festival peony?"


"Ya. Aku pergi karena Puteri Yanning mengundangku." Ucap Jiang Xingyu, lalu bertanya lagi. "Apa kau datang kesini benar-benar tanpa alasan?"


"Aku datang kesini untuk mencarimu. Memang ada alasannya." Kemudian ekspresi Yuwen Junxiu berubah serius. "Besok aku dan Pangeran Yin berencana menyelinap ke Istana Changtian untuk memeriksa sesuatu yang tersembunyi di bawah ranjang Kaisar palsu."


"Lalu, apa yang harus kulakukan?" tanya Jiang Xingyu.


Yuwen Junxiu tidak langsung menjawab. Lebih tepatnya tidak tahu bagaimana harus menjawab.


Istana Changtian bukan suatu tempat yang bisa di masuki begitu saja. Ada begitu banyak penjaga handal yang mengawasi di setiap sudut Istana. Tentu saja dengan kemampuan dirinya dan Pangeran Yin, tidak sulit untuk melarikan diri jika di temukan. Yang lebih penting misi esok hari tidak boleh gagal.

__ADS_1


Dan mengapa ia datang kesini untuk memberitahu Jiang Xingyu. Nyatanya hanya sebuah alasan untuk menemuinya.


Sesaat hening, Yuwen Junxiu segera memikirkan sesuatu. "Untuk berjaga-jaga, aku ingin meminjam Belati Nagamu."


Jiang Xingyu tidak terkejut mendengar alasan ini. Selain itu dengan kemampuannya saat ini, ia tidak akan bisa menyelinap ke Istana Changtian tanpa menyebabkan masalah. Dan hanya akan menjadi beban jika mengikuti mereka.


Mengenai meminjam Belati Naga, "Baiklah." Ia langsung setuju.


Membuat Yuwen Junxiu sedikit terkejut. "Setuju begitu cepat. Apa kau tidak takut aku akan mengambil Belatimu?"


"Jika kau memiliki kemampuan, kau bisa mencoba mengambilnya dariku." Jiang Xingyu mencibir.


Kemudian ia mengeluarkan Belati dari lengan bajunya lalu menyerahkannya pada Raja Chonglou.


Tepat ketika Yuwen Junxiu menerima Belati Naga, sekali lagi ia merasakan keakraban yang sangat aneh. Bahkan kali ini ia merasa seolah-olah Belati ini pernah menjadi miliknya.


"Sudah larut, ayo pergi." Ucap Jiang Xingyu lalu beranjak dari kursinya.


Dengan ini, Yuwen Junxiu mengesampingkan masalah keakraban Belati Naga. Setelah menyimpan Belati di lengan bajunya, ia mengikuti keluar dari aula utama.


Dalam perjalanan pulang, keduanya ditemani oleh suasana hening.


Jiang Xingyu tidak berbicara dan Yuwen Junxiu tidak memecah keheningan. Dia hanya melirik gadis di sampingnya dari waktu ke waktu, tentu saja membuat Jiang Xingyu merasa tidak nyaman.


Tidak menyukai suasana hening, Jiang Xingyu mengacak-acak pikirannya untuk mencari topik pembicaraan yang pas.


Namun ia lupa untuk melihat jalan didepannya, sehingga secara tidak sengaja tersandung batu dengan posisi tubuhnya jatuh ke depan.


Tepat ketika ia akan membalikkan tubuhnya menggunakan kekuatan internal, ia merasakan pergelangan tangannya ditarik kemudian tubuhnya berputar dan langsung menabrak dinding daging yang sangat kokoh, membuat wajah dan hidungnya kesakitan.


Ia mundur menjauh, mengelus hidungnya yang sakit dan dengan kesal berkata. "Apa kau menyelamatkanku atau menyakitiku? ini sangat menyakitkan!"


Setelah berkata, Jiang Xingyu mengabaikan Raja Chonglou, berbalik dan berjalan maju sangat cepat. Seolah jika dia tidak segera pergi, sesuatu yang buruk akan terjadi lagi.


Sedangkan Yuwen Junxiu masih belum bereaksi. Ia dengan baik hati menyelamatkannya, tapi justru dianggap menyakiti?


Kemudian ia mengarahkan pandangannya pada gadis yang berjalan begitu cepat, namun tiba-tiba "Ular..." Dia berbalik dan bergegas ke arahnya.


Yang membuatnya terkejut adalah gadis ini langsung menungganginya!


.

__ADS_1


.


_____Happy Reading_____


__ADS_2