-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas

-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas
159 - Penampilan Jiang Xingyu dan Puteri Yanning


__ADS_3

"Ayahanda dan Ibunda, mohon izinkan Puteri Ming bermain musik untuk Ning'er." Puteri Yanning meminta izin.


Ketika semua orang mendengar ini, mereka mengungkapkan keterkejutan yang mendalam. Mereka berpikir 'Bisakah Jiang Xingyu bermain musik?'


"Ya." Kaisar dan Permaisuri menanggapi.


Seusai mengucapkan terima kasih, Puteri Yanning membawa Jiang Xingyu ke atas panggung.


Jiang Xingyu duduk di pinggir panggung, didepan meja persegi panjang yang terdapat guqin berkualitas di atasnya.


Setelah memberi isyarat pada Puteri Yanning, ia memulai.


Jiang Xingyu menyuntikkan kekuatan internal pada setiap petikan jari-jarinya diatas senar guqin. 'Swushh' setiap alunan nada menghasilkan gelombang fluktuasi angin yang bertiup dari dirinya lalu menuju Puteri Yanning.


Pada saat yang sama ujung pakaian keduanya berkibar, menciptakan temperamen yang bebas namun mendominasi.


Adegan ini langsung mengejutkan semua orang.


Pada alunan musik selanjutnya, aura Puteri Yanning tiba-tiba berubah. Tidak lagi bebas dan mendominasi seperti sebelumnya, berubah menjadi gadis berdarah panas.


Puteri Yanning menjentikkan lengannya keatas, membuat dua tali pita berwarna merah yang dililitkan di pergelangan tangannya, terhempas keatas seperti sepasang Naga yang bergegas terbang keatas langit.


Aura berkelas disandingkan dengan gerakan tarian yang begitu mendominasi, semua orang tercengang.


Jiang Xingyu memainkan musik 'Ambush on ten sides'. Lagu ini sangat mendominasi yang juga merupakan lagu favoritnya. Meski tidak ada drum, tarian Puteri Yanning tidak akan melemahkan dominasi lagu. Keduanya bekerja sama secara diam-diam, mengungkapkan sisi yang paling dominan antara musik dan tarian.


Setiap alunan nada menyentuh hati setiap orang, jantung mereka berdetak-detak seolah mereka berpartisipasi secara langsung. Padahal nyatanya mereka hanya menjadi menonton.


Walaupun Puteri Yanning sedang menari, tapi sepertinya tidak karena setiap gerakannya tidak lembut, justru dia terlihat seperti bertarung. Dikatakan bertarung juga tidak karena dia memiliki keanggunan menari.


Tidak perlu menebak! Gerakan Puteri Yanning adalah kombinasi antara beladiri dan tarian. Disaat yang sama anggun dan mendominasi.


Namun tidak peduli seberapa bagus musik dan tarian, tidak sampai membuat semua orang lupa bereaksi.


Beberapa orang menampakkan ekspresi kagum, beberapa lainnya iri dan benci.


"Ben Wang sangat iri pada saudara ketiga, yang memiliki tunangan cantik dan berbakat." Sikap iri Pangeran Yuxuan tidak dibuat-buat.


Jiang Xingyu tidak hanya memiliki wajah cantik, tapi juga memiliki temperamen bebas. Hal yang paling penting adalah dia mampu menghilang dibawah pencariannya, bahkan mampu membunuh bawahannya. Dari segi ini saja, kemampuan beladiri nya tentu tidak rendah.

__ADS_1


Pasti sangat menguntungkan memiliki wanita kuat dan cerdas disisinya. Sedangkan itu, terlepas dari apakah Jiang Xingyu musuhnya atau bukan, ia tidak akan melepaskannya!


Pangeran Yuhao tidak menanggapi. Sejak awal pandangannya selalu tertuju pada Jiang Xingyu.


... Akhir lagu, akhir tarian... Semua orang bertepuk tangan.


Penampilan mengagumkan Puteri Yanning dan Jiang Xingyu telah menekan banyak pertunjukan sebelumnya


Bahkan Kaisar tidak segan-segan memuji. "Penampilan Ning'er sungguh luar biasa. Zhen juga tidak menyangka ternyata Nona Jiang berbakat dalam seni musik. Kerja sama kalian berdua mampu menciptakan pertunjukan sempurna."


"Terima kasih atas pujiannya, Ayahanda."


"Terima kasih atas pujiannya, Yang Mulia."


Ucap keduanya, kemudian turun dari panggung dan kembali ke kursinya masing-masing.


Pertunjukan dilanjutkan, tapi setelah penampilan Jiang Xingyu dan Puteri Yanning, sebagian besar pertunjukan berikutnya terasa membosankan.


... Sampai akhir pertunjukan.


"Apakah kalian sudah menemukan pasangan yang kalian dambakan? jika sudah, katakanlah. Ben Gong akan membuat keputusan pernikahan untuk kalian." Kata Permaisuri.


Selanjutnya kasim dan beberapa dayang membagikan kuas, tinta dan kertas kepada semua tamu. Tujuannya adalah menulis nama pasangan yang mereka idamkan, serta menyertakan nama diri sendiri di ujung kertas.


Setelah selesai, kertas di kumpulkan menjadi satu. Kasim dan beberapa dayang mencari terlebih dahulu nama pasangan yang sesuai. Lalu diberikan kepada Permaisuri untuk diumumkan.


Sedangkan yang tidak sesuai tidak akan diumumkan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa malu mereka yang pilihannya bertepuk sebelah tangan. Tentu saja mereka bisa memilih menyerahkan kertas kosong. Intinya peraturan ini tidak dipaksakan.


Pasangan pertama yang diumumkan adalah Puteri Yanning dan Chen Ziyue.


Yang membuat Kaisar tiba-tiba mengerutkan alisnya. Ia tidak setuju, tapi perayaan festival peony adalah tanggung jawab Permaisuri. Ia tidak bisa ikut campur dalam apapun keputusan Permaisuri.


Disisi lain batin Tang Wenyuan terasa hancur berkeping-keping. Ia masih mencintai Ning Er. Seandainya waktu bisa diputar kembali, pada saat itu ia akan memutuskan menentang orang tuanya dan menikah dengan Ning Er apapun resikonya.


Tapi sayangnya hanya author yang bisa memutuskan. Oh Tuan Tang, tidak ada obat penyesalan di dunia ini. Jadi nikmati saja, Oke!


Pasangan kedua adalah Lin Jiayun dan Fang Jinse. Yang mana pernikahan keduanya sudah didiskusikan oleh keluarga masing-masing. Tentu saja Lin Jiayun menikah bukan karena cinta, tapi karena keuntungan.


Pasangan ketiga, keempat, kelima, keenam... Pasangan kelima belas adalah Tang Wenyuan dan Yun Zhijia.

__ADS_1


Pada perayaan festival peony tahun ini, ada total lima belas pasangan yang berhasil di umumkan.


"Ben Gong mengucapkan selamat untuk kalian yang telah menemukan pasangan. Bagi yang belum, Ben Gong mendoakan semoga kalian segera menemukannya." Kata Permaisuri.


"Terima kasih, Permaisuri." Ucap mereka disertai rasa hormat yang tulus.


Kemudian Permaisuri mulai menulis dekret.


.......


Beberapa saat kemudian lima belas dekret selesai dibuat, diakhiri dengan segel giok Permaisuri. Lalu seorang Kasim mengumumkan dekret tersebut.


Setelah pernikahan puterinya resmi diumumkan, Permaisuri menghela nafas lega. Tentunya ia tahu alasan kenapa Kaisar tidak ikut campur dalam pernikahan puterinya, adalah karena dia tidak ingin membuat marah keluarga Bai.


Segere! Semua dekret selesai diumumkan dan diterima oleh setiap pasangan. Kemudian Permaisuri berdiri, mengumumkan bahwa perayaan festival peony tahun ini resmi berakhir.


Setelah itu Kaisar, Permaisuri dan para Selir pergi meninggalkan aula. Baru kemudian semua tamu pergi satu persatu.


Pada perayaan hari ini, ada yang pulang membawa kebahagiaan dan ada yang membawa kesedihan mendalam.


"Akhirnya aku bisa pulang. Berlama-lama disini membuatku merasa tercekik." Suara Bai Yuxue terdengar bahagia, yang langsung mengundang peringatan dari saudarinya. "Disini adalah Istana, perhatikan apa yang kau katakan."


Bai Yuxue yang memang tidak menyukai berada di Istana, menanggapi ucapan saudarinya dengan senyum polos tanpa rasa bersalah.


Puteri Yanning beranjak dari tempat duduknya sambil berkata. "Xingyu, maaf aku tidak bisa mengantarmu keluar Istana. Atau, bagaimana kalau kau pergi dengan Nona Bai dan Paman Yin?"


"Tidak masalah. Aku akan pergi dengan mereka." Ucap Jiang Xingyu.


Pada saat yang sama suara Pangeran Yin terdengar. "Ayo pergi."


Setelah iti mereka pergi seusai menyapa Puteri Yanning.


Jiang Xingyu dan dua saudari Bai berjalan di depan. Sedangkan Pangeran Yin, Yuwen Junxiu, Feng Yuqie dan Chen Ziyue berjalan di belakang.


.


Boleh ngga minta sedekah like nya di setiap eps🙏😉 btw terima kasih banyak untuk readers yang selalu ninggalin like dan komen🥰


.

__ADS_1


_____Happy Reading_____


__ADS_2