-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas

-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas
070 - Menunggu


__ADS_3

Melihat sosoknya berjalan pergi, Jiang Xingyu berdecak kesal. "Dasar pria picik!"


"Hei! Kau jelas bisa melihatku, tapi kenapa kau mengabaikanku?" akhirnya Hantu memiliki kesempatan untuk berbicara.


"Jika aku berbicara denganmu di hadapan orang lain, mereka akan mengira aku sedang berbicara dengan udara, jika begitu mereka akan menganggapku gila!" Suara Jiang Xingyu terdengar masih kesal.


"Sudahlah, aku akan pergi." Melihat langit semakin gelap dan angin malam terasa semakin menyesakkan, menandakan malam sudah larut, jadi sudah waktunya untuk kembali.


"Hei! Maukah kau datang lagi? aku sangat kesepian disini, tidak ada yang mengobrol denganku." Hantu berkata dengan sedih.


Jiang Xingyu tidak bisa menahan rasa simpatinya dan secara tiba-tiba sikapnya melunak. "Aku akan datang selama waktuku senggang, tapi kemungkinan aku akan datang pada malam hari saja. Jika kau ingin mengobrol denganku, kau harus menceritakan kisahmu dulu."


"Baiklah. Aku akan menceritakan kisahku ketika kau datang lagi." Hantu segera menyetujuinya, seakan-akan dalam hidupnya tidak ada kisah yang menyedihkan.


.....


Malam semakin larut, tapi Feng Yuqie masih belum tidur, berjalan mondar-mandir di luar Ruang Kerjanya dengan perasaan tidak nyaman.


Pria itu melarikan diri karena menyadari telah diawasi.


Meskipun ia tidak pernah bertarung dengan pria itu dan tidak mengetahui seberapa tinggi kekuatannya, akan sangat merepotkan menemukannya lagi jika dia berhasil melarikan diri.


Ya! Pria itu bukan orang biasa, dia dulunya adalah Komandan Pengawal Istana, melindungi keselamatan Kaisar dan tentunya kekuatannya tidak rendah.


"Saudara Feng, kau membuatku sangat pusing."


Di tempat yang sama, di samping meja batu, Ning Rui sedang duduk menikmati sepiring kue, ada sesuatu di mulutnya sehingga suaranya terdengar cadel.


Feng Yuqie menatapnya dengan kedutan samar di sudut mulutnya. "Kau masih saja makan di malam hari, apa kau tidak takut berat badanmu bertambah?"

__ADS_1


"Apa yang perlu ditakutkan? aku punya resep rahasia yang akan membuat berat badanku tetap stabil, tidak bertambah dan tidak berkurang." Kata Ning Rui tidak khawatir sedikitpun.


Feng Yuqie frustasi ketika mendengarnya. Sudahlah! Lagipula ia tidak akan menang jika berdebat dengannya dalam hal ini.


Setelah beberapa saat, Yuwen Junxiu kembali diikuti oleh pria paruh baya yang diketahui bernama Yu An, mantan Komandan Pengawal Istana yang disebutkan Feng Yuqie.


Feng Yuqie menghela nafas lega ketika melihat Sahabatnya berhasil meyakinkan Paman Yu An.


Setelah itu ia menyapa. Sedangkan mengenai apa yang terjadi lima tahun yang lalu akan dibicarakan ketika Pangeran Yin kembali, dan untuk saat ini Paman Yu An akan tinggal disini.


Walaupun Ning Rui tidak mengetahui apa yang mereka lakukan secara misterius akhir-akhir ini, dia sangat pintar dan tidak bertanya, memilih kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


Hari berikutnya...


Hujan seharian membuat Jiang Xingyu tidak bisa pergi kemana-mana, tetap tinggal di kamarnya seraya meminum suplemen penghangat tubuh yang di buatkan Bibi Rong.


Karena masih hujan hingga malam hari, ia tidak pergi ke Rumah terlantar untuk berlatih.


Ia masih menunggu dengan sedikit harapan.


"Tunggu hingga larut malam, jika dia masih belum datang, aku akan masuk ke dalam."


Hujan berhenti di pertengahan malam, keesokan harinya matahari muncul dan tanah yang sebelumnya basah oleh guyuran hujan, perlahan mulai mengering.


Hari ini tidak ada suara guqin yang terdengar dari Halaman Timur, dan itu membuat Jiang Xingyu sangat senang karena hari ini tidak harus mendengarkan alunan guqin yang begitu jelek.


Mungkin hari ini Jiang Linyao sedang mempelajari keterampilan lain.


Namun nyatanya...

__ADS_1


Setelah belajar keterampilan guqin selama kurang lebih dua hari, Jiang Linyao tidak sabar dan mengeluh ingin berhenti. "Ini sangat sulit. Aku tidak akan belajar lagi!"


"Hanya dalam dua hari, apakah Nona akan menyerah begitu saja?" Guru Li bertanya secara kasar.


Pada hari biasanya sikap Guru Li memang lembut, tapi ketika berada dalam mode tugasnya dia akan berubah tegas dan ketat. Jika tidak begitu bagaimana mungkin dia dikenal sebagai Guru keterampilan berbakat?


Tanpa menunggu tanggapan, Guru Li melanjutkan. "Jika Nona ingin berhenti, silahkan beritahu Selir Mo terlebih dahulu. Jika Selir Mo setuju, secara alami saya akan berhenti mengajar."


Tentu saja ucapannya masih berlanjut. "Nona jelas mengetahui bahwa ada banyak talenta berbakat di Festival Peony, selama Nona serius belajar dan mempelajari hanya dua lagu saja, saya yakin Nona akan menjadi yang paling menonjol diantara talenta yang lain."


Guru Li tahu bahwa dengan bakat Jiang Linyao, dia tidak akan menjadi gadis paling berbakat dalam Festival Peony tahun ini.


Tapi bagaimanapun dasar bakatnya tidak buruk, selama belajar dengan giat, mempelajari dua lagu dan terus berlatih berulang-ulang, setidaknya tidak akan begitu memalukan ketika tampil di Festival Peony nanti.


Sejujurnya Jiang Linyao bukan tidak ingin mempelajari keterampilan seni, hanya saja ia akan marah ketika kesulitan mempelajarinya. Sekarang setelah mendengarkan ucapan Guru Li tentang Festival Peony, semangat belajarnya bangkit lagi walaupun masih sedikit enggan.


"Aku akan belajar." Jiang Linyao menggertakkan gigi, ekspresinya terlihat seolah-olah akan pergi ke Medan Perang.


Guru Li mengangguk puas dan akan melakukan yang terbaik untuk membimbingnya.


Masih ada setengah jam yang harus dilalui sebelum waktu istirahat siang tiba, dan tiba-tiba Jiang Linyao menerima surat dari Lin Jiayin, yang memintanya pergi ke Kediaman Jendral Lin untuk makan siang bersama.


Berdasarkan pemahamannya tentang Lin Jiayin, itu pasti terkait dengan Jiang Xingyu.


Ia melompat kegirangan dan segera meminta izin pada Guru Li untuk pergi keluar dengan janji akan kembali sebelum pelajaran siang dimulai.


Setelah mendapat izin, ia segera memanggil Ming Er dan memintanya menyiapkan Gerbong, sedangkan dirinya mengganti pakaian terlebih dahulu.


.

__ADS_1


.


______Happy Reading_____


__ADS_2