-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas

-TIME TRAVEL- Gadis Pembunuh Medali Emas
068 - Dia Lagi!


__ADS_3

Jiang Xingyu melihat dua sosok turun dari langit dan mendarat di halaman terbuka tempat dirinya berlatih.


Ia bersembunyi di sebuah pohon besar dekat dinding Rumah terlantar. Tubuh roh mendatanginya tapi ia tidak peduli dan mengabaikannya.


Saat fokus menyaksikan dua insan yang sedang bertarung, ia sangat terkejut ketika melihat salah satunya. Mengapa dia lagi?!


Salah satunya adalah pria beracun yang ia temui di kolam air terjun hari itu. Ia hanya melecehkannya dengan beberapa kata namun dia membuat tangannya terkilir.


Bahkan ketika bertemu lagi, dia mengejarnya hingga di sepanjang jalan Kota, membuatnya terlihat seperti seorang buronan.


Orang yang bertarung dengan pria berpakaian ungu adalah seorang pria paruh baya. Mengenakan kain linen yang kasar, tubuhnya gemuk dan tidak terlalu tinggi. Keseluruhan penampilannya seperti orang biasa, namun sungguh menakjubkan ternyata beladiri nya cukup tinggi.


Pertarungan tidak berlangsung lama, karena salah satu pihak dikalahkan.


Kini Pedang pria berpakaian ungu mengarah pada dada pria paruh baya.


Pria berpakaian ungu, Yuwen Junxiu, memiliki aura Raja yang membuat orang merasa tertekan.


Matanya yang tajam seakan mampu menembus tubuh manusia, membuat orang takut melihatnya secara langsung.


"Ternyata aku benar-benar jatuh ke tanganmu. Kau ingin menyiksaku atau membunuhku, lakukan saja. Aku tidak akan melawan lagi." Pria paruh baya berkata dengan sikap menyerah.


Seharusnya ia sudah mati lima tahun yang lalu, tapi saudaranya mati-matian melindungi dan memberinya kesempatan untuk hidup.


Namun hingga saat ini ia belum menyelesaikan tugasnya.


"Sudah kukatakan aku disini bukan untuk membunuhmu, tapi karena membutuhkan bantuanmu." Kata Yuwen Junxiu sambil menarik Pedangnya.


Pria paruh baya terkejut. Menggunakan Pedang untuk meminta bantuan? bukankah tindakan pria ini tidak masuk akal? atau, apakah ini tren cara meminta bantuan yang baru?


"Kemampuanmu sangat hebat. Tentunya tidak ada yang tidak bisa kau lakukan." Pria paruh baya mencibir.

__ADS_1


"Lima tahun yang lalu, awal bulan juni, Istana." Yuwen Junxiu tidak menjelaskan, hanya mengucapkan kata-kata singkat.


Membuat kewaspadaan muncul di hati pria paruh baya. "Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan. Aku tidak bisa membantumu."


Sudut bibir Yuwen Junxiu menimbulkan sentuhan dingin. "Aku tidak akan mencarimu jika kau tidak mengetahui apapun."


Pria paruh baya tidak berbicara.


Selama periode ini ia menemukan bahwa seseorang mengikutinya dari waktu ke waktu. Ia takut bukan hanya pria ini yang mencarinya, tapi orang itu juga mencarinya.


Ia berencana keluar dari Ibukota malam ini, tanpa diduga pria ini mengejarnya.


Setelah beberapa saat, ia bertanya. "Apa yang ingin kau ketahui dariku?"


"Ceritakan secara detail tentang apa yang terjadi di Istana Changtian lima tahun yang lalu, hari keenam di bulan juni." Kata Yuwen Junxiu.


Ekspresi pria paruh baya gemetar. Masalah ini selalu menjadi penyakit di hatinya.


"Apa yang ingin kau lakukan?" tanyanya sedikit bersemangat.


Pria paruh baya menahan emosinya. Ia tidak bisa percaya hanya pada sepenggal kalimat yang diucapkan pria ini. "Kenapa aku harus percaya padamu?"


"Jika kau tidak mempercayaiku, setidaknya kau harus mempercayai Pangeran Yin!" Kata Yuwen Junxiu, mengambil sebuah Token dari lengan bajunya dan melemparkannya pada pria itu.


Token tersebut berbeda dari Token milik Pangeran lainnya. Meskipun terbuat dari emas murni yang sama, namun dari segi bentuknya sangat berbeda.


Token yang kini dipegang oleh pria paruh baya berbentuk persegi panjang bertotem Naga, di tengah-tengahnya terukir dua kata 'Pangeran Yin' di pojok kanan bawahnya juga terukir tanda tertentu.


Pria paruh baya langsung berlutut begitu melihat tanda yang akrab.


Sebuah Token yang dibuat oleh Kaisar untuk Pangeran Yin. Kata yang tertulis diatasnya juga di ukir langsung oleh Kaisar.

__ADS_1


Totem Naga melambangkan kekuatan tertinggi, seperti melihat Token ini berarti melihat Kaisar secara langsung. Jika tidak ada izin dari Kaisar, siapa yang berani menggunakan totem ini?


Tentu saja ia tidak berpikir bahwa Token ini palsu, karena dirinyalah yang paling mengenal Token ini.


Lima tahun yang lalu ia tidak menemui Pangeran Yin untuk memberitahu kebenarannya, alasannya karena ia takut Pangeran Yin tidak akan mempercayainya. Lebih takut masalah ini terkait dengan Pangeran Yin.


Apalagi saat itu ia terluka parah dan sangat mustahil baginya untuk pergi menemui Pangeran Yin dalam kondisi seperti itu.


Hanya saja ia tidak pernah berpikir akan selamat dari bencana berdarah.


Tepat tiga tahun yang lalu lukanya sepenuhnya pulih, karena hati yang gelisah, ia kembali ke Ibukota untuk mencaritahu apakah insiden lima tahun yang lalu berkaitan dengan Pangeran Yin atau tidak.


Namun Pangeran Yin selalu datang dan pergi tanpa jejak, membuatnya sangat kesulitan bertemu dengannya.


"Bawahan mengetahui segalanya dan akan mengatakan segalanya." Ucap pria paruh baya.


"Bangunlah! Kau akan kembali bersamaku dan menunggu hingga Pangeran Yin kembali." Kata Yuwen Junxiu.


"Ya!" Pria paruh baya tidak mengetahui siapa pria ini, tapi jelas dia bukan bawahan Pangeran Yin.


Sungguh pria yang sangat menakutkan. Memiliki aura seorang Raja yang membuatnya merasa tertekan dan tidak berani menatapnya secara langsung.


Sekarang ia tidak berani menunjukkan sikap tidak hormat.


Sedangkan Yuwen Junxiu tidak khawatir bahwa pria ini memiliki rencana jahat ataupun melarikan diri. Belum lagi alasannya kembali ke Ibukota karena masalah ini, sekarang ada harapan, kemana dia akan melarikan diri?


Kecuali dia ingin mati!


Kemudian pandangannya tertuju pada sebuah pohon besar, dan berkata dengan dingin. "Keluar!"


.

__ADS_1


.


_____Happy Reading_____


__ADS_2