Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Kompor


__ADS_3

Andi menghempas nafas keras . Ia tidak pernah menyukai Erna, dan alasan Erna menghubunginya bukan lain adalah karena Ido.


Andi juga mengetahui jika Erna menyukai Ido sejak sekolah, namun Ido malah jatuh cinta dengan sosok Sofie yang tomboi dan cuek.


Hal itu yang membuat Erna memiliki dendam pribadi dengan Sofie.


Andi juga tak tahu apa yang Erna sampaikan ke Ido, sehingga Ido sampai segera datang ke Indonesia setelah menerima nomer telepon Ido.


Andi mencium ada gelagat tak baik disana


Andi meletakkan kembali ponselnya, yang sebelumnya ia sudah mematikan.


Tak lama Ido kembali membawa sekeresej makanan ringan dan 2 gelas minuman dingin.


mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka.


Setelah memempuh perjalanan hampir satu jam, akhirnya kendaraan mereka memasuki gerbang sebuah villa besar yang indah


Halaman villa sudab penuh dengan mobil yang terparkir, terdengar suara musik hingga keluar halaman.


Seorang pria tinggi kurus dengan wajah tampan menghampiri mereka


"Yo whatsup bro, thank ya dah mau datang"


"Thanks juga bro, loe gak lupa sama gue" ucap Ido membalas pelukan Ricky


"Bro Andi pa kabar"


"Baik bro, kayanya pesta besar nih? " tanya Andi melihat banyaknya mobil yang terparkir


"Gue juga gak nyangka, temen kita datang semua, dan tamu spesial kita, Ido"


"Hahaha Thanks bro, loe bisa aja"

__ADS_1


" Semua datang, kecuali ketua genk bebek"


Ucap Ricky sedih


padahal ia merancang semua karena semua teman-temannya sudah rindu dengan Sofie, namun yang di nanti berhalangan datang.


"Iya Doi gawe, ya udab kita masuk aja yoo" Ajak Andi yang melihat Ido tertegun dengan ekspresi sedih


Sesampainya mereka di dalam rumah Ricky, semua langsung menghampiri Ido, maklum karena hanya Ido yang kuliah diluar negeri, sisanya lebih memilih di negeri sendiri


Erna yang melihat kedatangan Ido langsung bergegas menghampiri Ido


"Hai Do, pa kabar"


"Hai, alhamdulillah"


"Gue kesana dulu ya" ucap Ido menyusul Andi yang sedang asik berbicara dengan ipan dan teman-temannya


Erna menatap punggung Ido yang menjauh meninggalkannya seorang diri


"Ah, tahu apa loe? apa sih yang di liat dari si Sofie yang kampungan itu? heran gue.


Udah di khianati sama Sofie, masih aja cinta mati sama Sofie" gerutu Erna yang di balas tawa Ricky


"Loe gak akan pernah tau rasanya jatuh cinta sama orang yang bener-bener sreg di hati loe.


Cinta ngalahin logika, kaya loe tuh, dah di tolak tapi masih ngejar terus . Hahahhaa" Ricky lalu meninggalkan Ernah yang marah dan mengumpat di belakangnya


"Ricku sialan, bukan bantu malah ngejek gue aja" dengus Erna lalu berjalan ke tempat teman-temannya sedang berkumpul.


"Loe kenapa? muka ditekuk kaya dompet akhir bulan? bukannya seneng liat Ido datang" cerocos Ade


"Bawel loe" ucap Erna langsung menyeruput minuman Ade

__ADS_1


"yeeee, loe ambil sendiri kenapa, mau sedot aja minuman orang"ucap Ade kesal melihat minuman di gelasnya habis berpindah ke perut Erna


"Males ah, gue bete.


Gue bingung ya sama Ido.


Dia udah di selingkuhin sama Sofie, tapi masih aja ngarepin cinta Sofie


Apa gak ada yang lebih bagus apa dari Sofie.


Lagian ya, Ido kurang apa coba, ganteng udah, tajir udah, baik dan setia gak diragukan lagi, kenapa bisa si Sofie tega duain dia, kasian gue" cerocos Erna


"Eh Erna, loe kalau ngomong dijaga, gue kok gak percaya ya sama omongan loe?


Masalahnya gue kenal banget sama Sofie, dia bukan type yang begitu" bela Rini


"Iya loe Er, jangan fitnah" timpal Ade


"Bentar, nih loe liat sendiri" ucap Erna yang sengaja mengabadikan foto Sofie sedang berdua dengan Agus dan Beberapa fotk bersua dengan Andre


"Ah, kalau gue jelas pilih dua cowo dalam fotl itu, lebih mapan dan dewasa" ucap Lili sambil mulutnya menganga melihat ketampanan Andree dan Agus


"Lap tuh iler" ucap Erna melepar tisu kewajah Lili


"Gue juga sama Li, gue pilih yang di foto, kalau itu cowo gue, akan gue bekepin aja biar gak diliat orang" timpal Dian


"Ah kalau gue sih suka yang sepantaran, gue pilih Ido. Habis kalau gue pilih itu cowo yang di foto belum tentu mau sama gue" ucap ade sambil nyengir


"Yeeeee, mimpi loe" ucap Erna sewot yang di balas tawa teman-temannya


"Sumpah, gue masih gak percaya Sofie kaya gitu " ucap Ade yang di anggukin oleh teman-temannya


"Kenyataanya loe liat sendiri, jangan nilai orang dari luarnya aja, terlihat alim, baik-baik tapi di dalam busuk" ucap Erna yang membuat teman-temannya mengangguk setuju

__ADS_1


"Hahhaa berhasil, gue akan buat Sofie jelek dimata teman-teman, jadi Ido bisa suka gue" seringai jahat Erna


__ADS_2