Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Extra part


__ADS_3

Acara di kediaman Prakoso akhirnya selesai, lalu lanjut acara di hotel, kali ini mereka mengundang para sahabat, kolega bisnis dan Sofie juga mengundang mantan mertuanya Tania dan Rasya serta Hilda


"Sofie selamat ya sayang, mama ikut senang, semoga bahagia selamanya dan cepat di beri keturunan" ucap Tania memeluk erat mantan mantunya itu


"Mama makasih banyak doanya"ucap Sofie menitikkan air mata, dengan lembut Tania menghapus air mata Sofie


"Hiduplah bahagia, jangan menengok kebelakang lagi, tatap jalan di depanmu dengan senyum, mama selalu mendoakam kebajagianmu sayang" ucap Kania menghapus air mata Sofie


"Kak selamat ya, Rasya akhirnya bisa tenang kakak menikah dengan kak Andre"


"Makasih Rasya, Hilda, kakak tunggu undangan kalian" ucap Sofie memeluk Rasya dan Hilda bergantian


Acara resepsi akhirnya selesai, Prakoso sengaja menyewa beberapa kamar hotel untuk mereka menginap


Sesampainya di kamar hotel, Sofie membanting tubuhnya ke kasur, ia merasakan badannya yang lelab karena harus menjalani dua acara resepsi sekaligus, namun dia akhirnya bisa lega karena sudab menjadi istri Andre


"Sayang, tolong bukakan pakaian ini, aku tak bisa menjangkau belakang" ucap Sofie berusaha meraih sleting di belakang gaun pengantinnya


"Apa kau yakin aku meminta tolong hanya membukakannya? "


"Uh mengapa kau sekarang mesum sayang, cepat bukakan, aku sulit bernafas" dengus Sofie


Andre lalu membukakan gaun pengantin Sofie, ia mencium tengkuk istrinya membuat Sofie menggelinjak geli


setelah semua lepas, Andre mengangkat tubuh Sofie menuju kamar mandi, memasukkan Sofie ke bathtube yang sudah ia isi air hangat sebelumnya


Lalu Andre masuk dan duduk di belakang Sofie memeluk erat Sofie, membuat Sofie tak nyaman, ia merasa wajahnya sudah bersemu merah


"Jika kau bergoyang-goyang, jangan salahkan aku jika ada sesuatu yang terbangun" ucap Andre, membuat Sofie langsung diam tak bergerak


Andre tersenyum lebar karena istrinya menurut, namun ia segera mengangkat tubuh Sofie, meletakkannya perlahan di kasur mereka

__ADS_1


"Sayang bolehkah? " tanya Andre lembut yang di balas anggukan malu-malu Sofie


Mereka lalu melakukan penyatuan, Sofie kini miliknya seutuhnya


Satu tahun kemudian


"Sayang bantu aku menggantikan pempers Sultan" ucap Sofie yang sedang sibuk menggantikan pempers untuk Syifa.


Sofie sangat bangga dengan suaminya, ia suami yang siaga, terkadang Andre akan bangun membuatkan susu untuk si kembar Sultan dan Syifa.


Sebenarnya Andre kasian dengan istrinya karena harus mengurus dua buah hatinya, namun Sofie bersikeras akan mengurus keduanya dengan tangannya sendiri, walaupun jika siang ada baby sitter yang membantu, namun malam hari ia urus semua keperluan si kecil


Sofie juga tak memberikan susu formula pada kedua buah hatinya, ia rajin memakan sayur dan mengkonsumsi vitamin untu memperlancar asi nya


Sofie tak pernah kawatir berat tubuhnya akan naik atau tubuhnya akam berubah karena menyusui, baginya semua sudah tanggung jawab dan kodratnya sebagai seorang ibu, malah ia tak pernah mengeluh lelah, ia sangat menikmati perannya sebagai seorang ibu


Andre terkadang mendapati istrinya tak sengaja tertidur saat menjaga si kecil, maka ia akan menggantikan menjaga si kecil


Kedua orangtua Sofie maupun orangtua angkat Sofie sering berkunjung untuk bermain dengan cucu mereka, walau keduanya masih balita


Sofie dan Andre memilih tinggal di rumah yang menjadi mas kawinnya dari Andre, ia sangat bahagia suaminya itu memberikan kejutan yang special pada Sofie, ia mendesign rumah itu seperti keinginan Sofie, dengan taman belakang yang luas, yang nantinya akan di gunakan oleh anak-anak mereka bermain


"Eh mas, maaf aku ketiduran" ucap Sofie menguap


"Tidurlah, aku akan menjaga si kembar, kamu pasti lelah" ucap Andre mengecup kening istrinya


"Aku tak lelah mas, mereka kekuatanku, terima kasih mas, kamu telah memberikan kebahagian lengkap, ada kamu dan anak-anak, rasanya aku wanita paling bahagia di muka bumi" Sofie memeluk Andre, membenamkan wajahnya di dada bidang Andre


"Dan aku suami paling beruntung, memiliki istri cantik dan dua malaikat kecil, terima kasih istriku" gumam Andre lirih, ******* lembut bibir Sofie


"Oaaaaa, oaaaaaa oaaaaa" si kembar menangis serempak

__ADS_1


"Apa kalian akan mengganggu papa bermesraan dengan mamamu? " gerutu Andre kesal


"Hahaha, mereka tak ingin kamu merebutku mas" ucap Sofie tertawa kecil


Ia mendekati box tidur si kembar, begitu melihat wajah Sofie, keduanya tersenyum


"Anak-anak mama, kalian selalu pintar ya mengganggu papa" ucap Sofie menggelitik kedua anak kembarnya


terdengar tawa ketiganya, Andre memandang dari kejauhan, ia sangat bahagia melihat istri dan anak-anaknya


"**Terima kasih ya Robb, engkau telah memberikan seseorang yang luar biasa, sabar itu sakit, sabar itu susah, namun janji-Mu tak pernah ingkar, Engkau hadirkan dia dalam hidupku, sesungguhnya semua indah pada saat nya" gumam Andre lalu menghampiri istri dan anak-anaknya


Terkadang Allah mengambil yang kita cintai untuk memberikan yang lebih baik,


Menghadirkan yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan


Sesungguhnya Allah maha tahu segala yang baik bagimu, namun kadang kamu tak menyadarinya


Berbaik sangkalah pada Allah,


Sesungguhnya Allah maha pengampun dan penyayang


Terima kasih untuk semua pembaca setiaku, tanpa kalian, Author bukan apa-apa


maaf atas segala kekurangan


Semoga kita bisa memetik hikmah dari novel. ini, sampai jumpa di novel Author lainnya, sehat terus, selalu bersyukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya


wasalam


pooh

__ADS_1


Tamat**


__ADS_2