Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Petuah mbok Ratmi


__ADS_3

Ido berjalan sempoyongan, beruntung seorang security rumah sakit berbaik hati mengantarkan nya kerumah orangtua Ido karena Ia menolak di obati.


Ido nampak ragu masuk ke dalam rumah orangtuanya, rumah yang memiliki sejuta kenangan indah dari ia kecil hingga dewasa.


Kenangan tentang papa nya dan mama yang sangat mencintainya, namun semua kini terasa pahit.


Ido duduk di depan pintu rumah nya, ia menangis seperti anak kecil, ia menarik-rambutnya.


Ia merasa sangat bersala, semua yang terjadi karena ulahnya.


Jika saja ia tidak menuruti hawa nafsu, berselingkuh semua tak akan terjadi.


Ia yang menyebabkan papa nya meninggal, lalu darah dagingnya sendiri, dan kini mama nya seperti hidup segan mati tak mau, semua karena ulahnya


"Manusia macam aku ini, ya Tuhan aku sudah banyak berbuat dosa" ucap Ido lirih


Mbok Ratmi yang ingin menyapu halaman mendapati Ido yang terbaring lemah di depan pintu, ia segera memanggil suami nya untuk mengangkat tubuh Ido,karena hanya tinggal kedua pembantu sepuh ini saja yang masih berada di rumah ini.


Semua pembantu sudah Risya berhentikan karena tidak mampu membayar gaji mereka lagi.


Dengan telaten mbok Ratmi membersihkan dan mengobati luka di wajah kaki serta tangan anak asuhnya tersebut, air mata nya menitik, ia merasa sedih melihat anak yang diasuhnya menjadi seperti ini.


Ido merintih kesakitan ketika mbok Ratmi mengobati bibir Ido yang pecah


"Mbok"


"Den Ido sudah bangun, mau makan? " tanya mbok Ratmi lembut


"Enggak mbok, Ido belun lapar, makasih ya mbok" ucap Ido menatap wanita tua tersebut yang nampak berkaca-kaca


"Sebenarnya kamu itu kenapa nak? mbok gak mau mencampuri urusan mu, tapi sebagai orang tua yang pernah mengasuhmu, mbok sedih melihat keadaanmu sekarang.


Apa semua yang menimpa keluargamu gak cukup membuka mata mu nak? bertaubatlah sebelum pintu tobat itu tertutup.


selagi nafas masih di kandung badan, jangan sampai kamu menyadari kesalahanmu dan ingin bertaubat saat ajal mendekat.


Gak ada kata terlambat untuk menyadari kesalahanmu dan bertaubatlah, sesungguhnya Allah maha pemberi ampun.


Doakan papa mu dan mohon ampun pada Nya, sesungguhnya doa anak sholeh akan di ijabah.

__ADS_1


untuk mama mu, sebenci apapun ia padamu mbok yakin jauh di relung hatinya ia sangat terluka dan masih mencintai mu.


mohon ampun pada nya, sesungguhnya restunya adalah restu Illahi dan murka nya murka Illahi,.


Surgamu di bawah telapak kaki mama mu.


Jika kamu tidak bisa membuat orangtua mu bahagia setidaknya jangan buat beliau susah.


kamu mengerti nak??


ini pesan dari orangtua yang tak lama lagi hidupnya, mbok menyayangimu seperti anak mbok sendiri.


Tolong renungkan semua yang mbok katakan.


Makan mu sudah mbok siapkan di meja, makan lah dan istirahat supaya kondisi mu lebih baik" ucap mbok Ratmi menepuk punggung tangan Ido lalu melangkah meninggalkan kamar Ido.


Sepeninggalan mbok Ratmi, Ido menangis.


Ia beristighfar lalu mengambil wudhu setelah itu ia sholat Isya. berdzikir dan disambung sholat tahajut. Ido berdoa dan memohon ampun,Ia menyesali semua.


Mbok Ratmi yang mengintip dari balik pintu tersenyum dan menghapus air mata nya


Keesokan hari nya


di pengadilan agama, sidang perceraian


Sofie sudah hadir dalam sidang di dampingi kedua orangtua angkat dan kedua orangtua kandungnya serta pengacaranya.


Sedang Ido didampingi hanya oleh pengacaranya.


Diluar dugaan Ido mengakui semua kesalahannya di depan hakim dan mengabulkan gugatan cerai Sofie sehingga proses pengadilan berjalan dengan lancar tinggal putusan dan terbitnya akte cerai.


Setelah keluar ruang sidang pengacara Ido menghampiri pengacara Sofie dan terlihat mereka berbicara sesuatu lalu pengacara Sofie mengutarakan maksud dari pengacara Ido.


Prakoso merasa keberatan, namun Sofie meyakinkan papa nya jika Ido tidak akan melakukan sesuatu pada dirinya, mengingat ini di tempat umum dan di pengadilan agama.


Sofie berjalan mengikuti pengacara Ido hingga mereka sampai di sebuah sudut ruangan, nampak Ido berdiri membelakangi Sofie


"Ada apa kamu meminta berbicara padaku, ku pikir tadi di dalam ruang sidang kamu tulus mengakui kesalahanmu dan mengabulkan gugatan ceraiku, apa semua hanya akal bulus mu? jika kamu fikir dengan cara itu aku merasa simpatik dan akan kembali padamu, kamu salah besar.

__ADS_1


Bagiku semua sudah berakhir"ucap Sofie tegas


"Aku tidak memiliki fikiran seperti itu, tapi aku maklumi jika kamu berprasangka seperti itu. Aku memang manusia yang banyak salah padamu.


Kali ini aku tulus mau meminta maaf padamu, maafkan telah memberikanmu kehidupan yang buruk, bahkan lebih buruk dari neraka.


Maafkan karena kelakuanku, kita kehilangan anak kita, aku dari lubuk hati yang paling dalam mohon maaf padamu.


Mungkin kesalahanku terlalu banyak padamu dan aku tak yakin kamu bisa memaafkanku, namun aku merasa lega telah menyampaikannya padamu, terlepas kamu memaafkan ku atau tidak.


Aku berdoa Semoga kamu menemukan bahagiamu, selamat tinggal untuk selama nya. " ucap Ido menjulurkan tangannya, namun Sofie hanya melihat tak berniat menyambut uluran tangan Ido.


Ido tersenyum canggung lalu menarik kembali tangannya.


"Maaf dan Selamat tinggal" ucap Ido tersenyum lalu melangkah pergi


Sofie untuk pertama kali nya merasakan ketulusan di ucapan Ido, ia memandangi punggung lelaki yang pernah dicintai nya itu menjauh.


"Aku sudah memaafkanmu mas, aku ikhlaskan semua yang terjadi pada hidupku.


seburuk apapun dirimu, kamu pernah jadi bagian dalam hidupku, semoga kamu bisa memperbaiki hidupmu, selamat tinggal"


ucap Sofie dalam hati.


#**Jika kita belum bisa membahagiakan kedua orangtua kita, maka jangan pernah membuat mereka susah dan bersedih.


Ridho mereka, ridho penciptamu dan murka mereka adalah murka penciptamu


Semoga kita bisa sama-sama membahagiakan orangtua kita selagi mereka masih ada, jangan sampai menyesal ketika hanya tinggal batu nisan tempat mengadu.


Semoga kedua orangtua kita selalu sehat dan dalam lindundungan Allah SWT. amiinnnn**


Maaf ya update nya sudah kemalaman karena author full orderan dan harus sauna sehari semalam depan oven, hehe


Jangan lupa tinggalkan like n coment ya


met rehat


sehat selalu dan jangan lupa bersyukur

__ADS_1


pooh


__ADS_2