
"Jack please tenang. loe denger dulu penjelasan kami" ucap Erna menenangkan.
Jack di tarik Erna duduk di sampingnya.
"Jadi apa maksud loe jelasin sama gue" ucap Jack tanpa menunggu lama
"sebenarnya begini, saya dengan beberapa teman sedang makan malam di sebuah hotel, lalu kami tak sengaja melihat Erna yang sedang ditarik paksa oleh seorang pria asing, kami lalu menolong Erna dari orang asing tersebut.
Orang asing tersebut menyiksa Erna, beruntung Aziz yang berprofesi sebagai seorang pengacara, lalu berbicara dengan orang asing tersebut dan mengancam pria asing tersebut sehingga pria tersebut akhirnya pergi tanpa menuntut apa-apa"
"Lalu apa maksud pria ini menyewa Erna? " tanya Jack memicingkan matanya sambil menunjuk Dimas
"Begini bang, Erna adalah teman kami.
Melihat ia seperti itu, kami sebagai temannya tidak terima, kami ingin membebaskan Erna dari Ricky, sekaligus memberi pelajaran yang setimpal karena Ricky suami bejad yang tega menjajahkan istrinya sendiri. jujur saya terutama sebagai sesama wanita berang mengetahui ini" ucap Sofie
"Aku ingin membalas dendam pada Ricky, walau sepenuhnya bukan kesalahan dia" ucap Erna lirih menundukan kepala, ia menangis. merasakan sakit hati, terhina dan merasakan sakit dari penyakit yang menggerogoti diri nya"
"Jadi loe mau gue bantu loe?" tanya Jack tak yakin seperti bertanya pada diri nya,lalu Erna mengangguk dan menatap Jack memohon.
"Jadi begini, gue mungkin orang yang kotor dan dari dunia hitam, tapi....
gue bukan orang yang tega mengkhianati teman, gue gak bisa bantu loe pada.
Anggap aja gue berbaik hati apa yang gue denger hari ini, gue lupakan dan gue akan bersikap seolah gak tahu apa yang loe akan lakukan nanti. "
"Bagaimana jika bang Jack bekerja pada saya? saya akan memberikan gaji yang cukup untuk kalian hidup asalkan satu syarat, jauhi dunia hitam dan narkotika.
Saya akan membiayai bang Jack untuk rehab agar bang Jack bisa lepas dari barang haram. itu"
Semua mata memandang Sofie tak percaya dengan ucapan Sofie, terutama Jack.
Jack menatap Sofie tajam, alis nya bertaut.
Erna menyentuh tangan Jack
"Jack, please...
__ADS_1
demi Sasha dan Dian" ucap Erna
Jack menatap wanita yang dicintai nya, hati nya serasa sakit melihat wanita ini terus tersiksa.
Jack menyayangi wanita ini dan anak-anak Erna yang salah satu nya adalah darah dagingnya sendiri.
Erna memegang tangan Jack menangis, lalu tiba-tiba Erna duduk bersimpuh.
Jack lah yang tahu kelemahan Ricky.
selama ini ia yang selalu melindungi dirinya,
dan mereka memiliki hubungan gelap hingga lahirlah Dian.
Semenjak Erna nikah, Ricky sama sekali tak pernah menyentuhnya, ia malah menjual istrinya ke beberapa teman dan kolega nya.
lama-lama Erna dijadikan tambang uang nya.
Erna yang Agresif membuat pelanggan nya puas dan selalu memilih kembali padanya, namun perlahan ia menderita penyakit kelamin yang di tulari salah satu pelanggan nya yang tidak mau memakai pengaman.
Ricky menyiksa Erna, ia mengikat nya di kamar tanpa pakaian dan tanpa makan, hingga beberapa hari, membuat Erna akhirnya di larikan ke rumah sakit oleh Jack.
Jack yang melihat kondisi Erna merasa iba, lama-lama ia merasakan perasaan aneh, cinta.
Mereka menjalin cinta terlarang.
"Kalau kalian berfikir ingin membalaskan
dendam pada Ricky dengan menyewa Erna dan berharap Ricky peduli, kalian salah.
Sebaiknya kalian menyewa Vivi Amoy, dia kekasih terbaru Ricky.
Vivi tidak akan di jual untuk sementara waktu sampai Ricky puas, namun Jika kalian membayar dengan nominal yang mengiurkan, gue jamin dia akan lepasin, tapi tetap dia yang akan antar Vivi. sepertinya Ricky memiliki ketertarikan khusus pada wanita itu.
cuma itu yang bisa gue bantu."
"Ok, saya akan booking Vivi, Dimas kamu nego dengan Ricky, berapa dia mau lepas Vivi."ucap Sofie memberi perintah
__ADS_1
"Baik mba" ucap Dimas lalu menghubungi Ricky. tertengar ia tawar menawar, lalu tak lama kemudian panggilan berakhir.
"Mba, dia mau lepas cewe itu dengan harga 20juta, long time, masih bisa goyang( masih bisa nego harga maksudnya).
mungkin bisa dapat 15juta mba"
"Ok. deal. kamu atur aja, sekalian kamu order shabu, koordinasi dengan pihak berwajib setempat".ucap Sofie enteng.
"Sof, 20 juta? loe gak salah main deal? " tanya Erna mengulang, karena ia hanya akan di bayar 1 juta sampai 2juta sekali di booking.
"Tenang aja, pak Dimas ini juga penegak hukum, beliau yang akan atur semua"
Semua orang terkejut, saling memandang tak percaya, mereka jadi bertanya-tanya siapa sebenarnya Sofie?
Ia sampai di kawal oleh seseorang penegak hukum.
Setelah dibujuk, akhirnya Jack setuju, terutama karena percaya ucapan Sofie.
Sofie memberikan ia kartu nama diri nya pada Jack.
Erna akan di bawa pulang Jack agar mereka tidak di curigai oleh Ricky.
sementara Sofie, Azis dan Dimas sudah menyusun rencana
"Sofie terima kasih" ucap Erna memeluk Sofie erat
"Sama-sama Erna, yang tabah ya" ucap Sofie tersenyum, Erna mengangguk lemah.
Ia lalu menyusul Jack yang sudah berada di kendaraan nya dan meninggalkan cottage.
Sepanjang jalan Erna tak henti-henti nya bersyukur karena bertemu Sofie, walau dihati nya, rasa sesal makin mendera.
Ia sangat menyesal di masa lampau sudab berbuat banyak salab pada Sofie.
"Ya Tuhan, ampuni hamba yang hina dan penuh dosa ini, Jika Engkau memberi kesempatan pada hamba, hamba ingin bertaubat" ucap Erna dalam hati. air mata nya menetes.
Jack mengenggam tangan Erna, ia tahu wanitanya sedang senang, sedih, yang melebur jadi satu, harapan mereka bisa memulai lembaran baru yang bersih dan jauh dari dunia hitam.
__ADS_1