Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Duniaku Hancur


__ADS_3

Semenjak Ido merawat Veronica, kesehatan Vero berangsur-angsur membaik.


Andy merasa bersalah telah membuat sahabatnya kembali terlibat dengan cinta masa lalu nya, malah seolah-olah kini Ido menikmati momen bersama Vero terlebih lagi kondisi kehamilan Sofie yang buruk dan moodly Sofie yang tak terkontrol karena hormon kehamilannya membuat Ido tak betah lama-lama dirumah, ia lebih senang menghabiskan waktu dengan Veronica yang bisa memanjakannya dan hubungan mereka kian lengket.


Siang itu Sofie meminta Ido untuk menemaninya kontrol kehamilan, namun dari bulan lalu dan bulan ini ada saja alasan Ido menolak.


Sofie sudah rapih , dengan perasaan sedih ia meminta supir yang memgantarkannya ke rumah sakit.


Sofie masih sibuk mengetik pesan di ponselnya hingga akhirnya Hilda menanyakan keberadaan suaminya.


"Hallo Hilda ada apa? "


"Maaf kak, kak Ido apa ada ya? hari ini kak Ido enggak masuk kantor. padalah sore nanti kami ada janji dengan klien"


"Ah itu Hil, mas Ido sudah jalan dari pagi tuh, coba kamu telepon ponselnya mungkin mas Ido mampir ke suatu tempat" ucap Sofie walau dalam hatinya bertanya-tanya


Tiba-tiba ekor mata Sofie menangkap sosok yang tak asing sedang berjalan di trotoar


"Mas Ido?? pekik Sofie tak percaya dengan pengelihatannya. Ido sedang menggandeng mesra seorang wanita masuk ke dalam sebuah mall.


"Kak, kak Sofiee kenapa kak? " tanya Hilda di ujung telepon namun Sofie tak mengindahkan suara tersebut, saking terkejutnya ponselnya jatuh dan Sofie bergegas keluar dari dalam mobil mengejar sosok yang mirip dengan suaminya


"Non.. Non Sofieee mah kemana? " tanya man Ujang panik karena melihat majikannya tahu-tahu turun dari mobil dan setengah berlari masuk ke dalam sebuah mall.


Lampu lalu lintas sudah hijau, mang ujang langsung berputar arah menuju mall di mana Sofie masuk ke dalam

__ADS_1


Sementara di dalam mall Sofie berlari kesana kemari seperti orang hilang akal mencari keberadaan sosok yang di yakini suami nya tersebut, Sofie sampai lupa jika kini ia berbadan dua. dan baru tersadar ketika merasa mulas luar biasa pada perutnya dan tubuhnya terkulai lemah


beberapa orang mendekati dab membantunya duduk, namun karena sakit yang hebat akhirnya Sofie tak sadarkan diri


Beberapa orang langsung mengeruminu Sofie dan segera menghubungi ambulance.


Mang Ujang yang masuk ke dalam mall melihat kerumunan orang-orang lantas mendekati mereka dan betapa terkejutnya mendapati majikannya pingsan dengn bulir keringat sebesar jagung dan ada bercak darah dari dress yang di kenakannya


"Non Sofieeee, Astaghfirullah" teriak mang Ujang terkejut. tak lama pihak medis datang, dan mang Ujang membantu membawa Sofie menuju rumah sakit terdekat.


Sepanjang jalan mang Ujang menghubungi Ido namun ponselnya tidam aktif, ia juga tak lupa mengabarkan majikan besarnya, Pramono dan istrinya tentang keadaan Sofie


Ponsel yang di pegang mang Ujang berdering. ponsel itu milik Sofie dan tertera nama Hilda adik ipar, Mang Ujang lalu mengangkatnya dan mengabarkan kondisi Sofie serta meminta bantuan Hilda menghubungi Ido.


Risya sedang menatap seorang pria yang terbaring tak berdaya dengan alat bantu di dada nya.


"Gue yakin ini semua gara-gara Ido, kalau terbukti kondisi Sofie karena kesalahan Ido, maka gue gak akan maafin dia kali ini" gumam Risya memukul telapak tangannya dengan geram.


"Ma, Risya mau lihat kondisi Sofie dulu, mama kabarin Risya kalau ada apa-apa"


Tania hanya bisa mengangguk, air matanya terus menetes hingga matanya bengkak karena terlalu banyak menangis. di lain sisi ia sedih dengan kondisi suami tercinta nya, di sisi lain ia kawatir kondisi Sofie dan cucu dalam kandungan Sofie, dilema harus menunggui yang mana, satu suami, satu lagi mantu yang mengandung cucu nya.


Di ruang perawatan Sofie


nampak Sofie masih belum sadarkan diri, ia hanya merintih kesakitan, peluh membasahi wajahnya.

__ADS_1


Kedua orangtua Sofie sudah hadir disana tak terkecuali Prakoso dan istrinya mereka saling berpelukan,menguatkan.


namun sosok Ido tak nampak di sana.


Hai para readerku yang baik


semoga kita semua selalu sehat ya


beberapa hari sebelumnya author sedikit sibuk dengan pekerjaan, dan untuk beberapa hari kedepan author akan up setiap hari, tidak menutup kemungkinan akan up dua chapter sekaligus.


Author akan mengungkapkan sedikit kisah di balik tercetusnya novel ini.


Novel ini author buat dengan mengambil dari kisah nyata yang pada beberapa bagian di ubah namun tidak mengurangi keutuhan ceritanya, dan nama-nama tokoh yang diubah untuk privasi. jika kalian menganggap cerita ini fiktif dan author kehabisan ide cerita, maaf author beritahu jika itu tidak seperti dugaan yang beberapa reader utarakan.


sebelum cerita ini habis sudah ada part-part nya masing-masing dan memang seperti itu kenyataan dari jalan ceritanya.


jika author mau ringkas tanpa ada ada beberapa bagian yang author utarakan sepertinya ada bagian yang hilang, karena semua berhubungan satu dengan yang lainnya. semoga bisa di pahami ya.


Tenang saja beberapa part lagi novel ini akan end mungkin sedikit bersamaan dengan novel "Suami Sewaan"


Semoga reader sekalian bisa memaklumi tanpa mengurangi kenyamanan membaca kalian.


terima kasih


pooh

__ADS_1


__ADS_2