Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Reuni II


__ADS_3

"maksud gue, tengah padat montok belakang padat montok, pinggang kecil, ah pokoknya loe liat sendiri, gue gak bisa berkata-kata"


"Omongan loe kaya sales obat Hans, jelas tajam , meyakinkan dan bikin penasaran


Sedang asik berbincang-bincang keduanya di kejutkan oleh suara batuk kecil seorang wanita.


Hans dan Ido sontak menengok dan mendapati seorang Wanita cantik dengan tinggi semampai dan badab langsing namun padat berisi membuat siapapun yang memandang menahan nafas, tak terkecuali Ido dan Hans. Keduanya menatap wanita tersebut dengan pandangan liar seperti ingin menelan hidup-hidup wanita di depannya.


"Hello kalian sehat? " tanya wanita tersebut melambai-lambaikan tangannya. Wanita tersebut tak lain adalah Veronica , wanita yang sedang mereka bicarakan


"Vero" gumam Ido pelan sementara Hans sudah bangkit dan langsung merangkul veronica dan mencium kedua pipi Veronica


Veronica masih berdiri menatap Ido yang hanya diam.


"Apa kamu gak akan menyambut kedatanganku dear, atau kamu tidak senang keberadaanku disini? " tanya Veronica dengan muka sendu


"Ah, maaf vero, aku terkesimak kecantikanmu.

__ADS_1


Kami makin cantik aja" ucap Ido bangkit dan langsung memeluk Veronica


"Well, aku dengan pangeranku sudab menikah, membuatku patah hati.


mengapa kamu bukan menikahi ku saja honey? atau kamu bisa menjadikanku yang kedua? asal bersamamu aku rela" ucap Veronica manja bergelayut di bahu Ido


"Maaf vero, aku sudah punya istri dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah" ucap Ido berusaha melepaskan dekapan Veronica. Ido sebenarnya amat senang dan bangga, Veronica wanita yang cantiknya sempurna menempel padanya, dapat Ido lihat beberapa mata lelaki yang berada di restoran tempat mereka berada.


Namun Ido merasa tak enak hati dengan Hans, terlebih Hans seperti meledeknya.


Walau Hans sahabat nya, namun ia juga mengenal Sofie. Ido hanya antisipasi menjaga image nya di depan Hans dan jaga-jaga takut jika Hans akan mengadukan kelakuannya dengan Sofie.


Nia pula lah yang mengubah Hans menjadi pria setia setelah mengenal Nia dan mereka berpacaran.


"Vero maaf, banyak yang melihat kita" bisik Ido


"Biarkan saja, mereka punya mata" ucap Veronica cuek sambil membelai wajah Ido.

__ADS_1


Ido merasa seluruh badannya panas dingin karena perlakuan veronica.


Veronica adalah salah satu kekasih Ido di masa lampau, mereka pasangan bebas, sehingga sering melakukan hubungan layaknya suami istri.


Vero sangat tahu letak titik sensitif Ido.


"Vero Hentikan kamu membuat ku tak nyaman"ucap Ido yang merasa Veronica sudah membangkitkan gairahnya, dan sudah membangunkan sesuatu di sana


beruntung Hans sedang pergi ke toilet, sehingga Ido bisa berbicara hal pribadi pada Veonica.


"Honey apa kamu tidak rindu padaku? aku rindu kehangatan dan kejantananmu" bisik Veronica membuat Ido merinding


"Vero jaga sikapmu, itu Hans sudah datang. kita bahas masalah pribadi nanti" ucap Ido.


Veronica menurut. Ia menjauhkan diri dari Ido.


Hans yang awalnya melihat Veronica menempel saja kini malah bingung melihat perubahan tersebut

__ADS_1


"Apa yang di katakan Ido sehingga wanita ini jadi menjauh? apa Ido benar-benar sudah insfaf dan menegaskan dirinya jika ia pria yang sudah menikah dan setia.


Tapi gue sangsi, gak mungkin Ido berubah secepat itu, terlebih kini godaannya wanita masa lalu nya yang tanpa celah. nyaris sempurna seratus persen" gumam Hans mengerutkan dahinya


__ADS_2