
Ido masih berbincang-bincang dengan para sahabatnya semasa sekolah menengah atas.
Walaupun hatinya saat ini sedang terluka, ia berusaha menutupinya.
Andi yang memperhatikan gerak gerik Ido hanya bisa menghembuskan nafas kasar.
Bagaimanapun Andi tidak bisa ikut campur dalam masalah pribadi Ido.
Ditambah lagi, Ido dan Sofie keduanya sama-sama orang yang dekat dengannya.
Andi sudah menganggap Sofie seperti Adiknya sendiri.
Andi mencari nomer Sofie lalu menghubunginya
tak berapa lama terdengar suara wanita diujung sana
"Andiiiii, kemana aja loe, gue kangen" teriak Sofie membuat Andi menjauhkan kupingnya dari ponsel karena teriakan Sofie
"Neng, girang sih girang, tapi apa loe tega bikin kuping gue budeg? ntar klo gak bisa denger, kaga ada yang mau sama gue" protes Andi yang di jawab tawa renyah Sofie
"Sorry, sorry, lagi loe sombong bener gak pernah hubungin gue lagi.
Ngomong- ngomong emang loe kan jomblo akut, apa sekarang dah punya cewe? " goda Sofie
"Loe lagi ngapain"tanya Andi mengalihkan pembicaraan
"Pertanyaan gue belom loe jawab malih"
Andi terdiam, tak terdengar suara di ujung telepon
"Andi, hallo? loe masih di sana apa ketiduran? "
"Kalau loe godaian gue molo, gue matiin nih telepon"
"Uh dasar perjaka abadi, ambekan banget" ucap Sofie sambil menahan tawa"
"matiin nih"
"Jangaaaannn, gue masih kangen" teriak Sofie membuat Andi tersenyum
"Loe lagi dimana sih? kenapa berisik bener? "
"di villan Ricky, loe sih gak datang, gak asik deh.
padahal anak genk bebek pada kangen loe"
__ADS_1
"Gue pengen banget datang, sumpah deh.
Tapi bos gue kampret bener. dia suruh gue lembur terus.
Kalau gak butuh uang, dah cabut gue.
Bos gila selalu bikin gue kesel" ucap Sofie berkeluh kesah
"Si Erna bilang loe deket sama bos, loe pacaran?"
"Uhmm, semangat memenjak break sama Ido, gue gak pernah deket sama cowo manapun.
Gur masih sayang Ido, tapi melihat sikapnya sekarang, gue gak mau balik sama dia.
Sampai... "
"Sampai?
"Iya bos gue yang gila dan nyebelin itu ternyata suka sama gue. Baru hari ini dia nyatain suka sama gue, tapi gue belum jawab.
Jujur gue bingung harus jawab apa?
sejauh ini gue masih anggap dia atasan gue sih"
Andi mendengarkan penuturan Sofie.
Erna telah memfitnah adik angkatnya ini
"Ya kalao lue ngerasa nyaman sama bos loe, ya jalanin aja. hubungan kan butuh kenyamanan juga"
"Entahlah, gue cuma kasih si bos kesempatan aja.
Kalau kami cocok lanjut, gak cocok ya sudah"
"Ya udah, gue mah ikut seneng kalau loe seneng"
"Makasih kakak gue yang paling ganteng "
"Muji apa ngejek"
"Uh dasar Abg alias ambegan hahaha" tawa Sofie pecah
"Ya udah loe istirahat deh, lain kali kita sambung"
"Ok, jangan mabuk-mabukan disana, jaga diri ya"
__ADS_1
"Iya bawel, Assalamu alaikum"
"Wa alaikum salam" panggilan berakhir
Andi masih menatap ponselnya dan tersenyum, ia lalu mengedarkan pandangammya memcari keberadaan Ido, namun Andi tak menemukannya.
"Eh juki, ki, loe liat Ido gak? " tanya Andi memanggil Juki yang berada tak jauh darinya
"Ido udaj cabut dari tadi sama Erna, gue dah larang, tapi malah kena damprat Erna.
Si Ido mabuk parah, kaya orang lagi putus cinta, dia minum alkohol kaya minum air"
"Aduh gawat" gumam Andi dalam hati
"Loe tau kaga, Ido dibawa kemana? tanya Andi panik
"Mana gue tau, loe tanya Ricky aja noh" ucap Juki santai lalu melanjutkan makan
"Dasar kebo tukang makan" gerutu Andi langsung mencari keberadaan Ricky, dan melihat Ricky sedang duduk dengan kekasihnya
"Ky, loe tau gak kemana si Erna bawa Ido? "
"Anak muda kemana lagi bro?
Happy fun lah" ucap Ricky yang sudah setengah sadar akibat pengaruh minuman keras
"Gue tanya dimana Erna bawa Ido" teriak Andi aambil mencengkram kemeja Ricky, membuat Lala kekasih Ricky berteriak ketekutan
Ricky bukan menjawab, malah tertawa, membuat Andi tambah marah dan gelap mata.
Andi menghadiahkan bogem mentah ke wajah Ricky m, membuat Ricky jatuh dengan sudut bibir yang berdarah
"Andi lepasin pacar gue, udah gila loe ya" teriak Lala yang ngeri melihat Andi kalap memukuli wajah Ricky
"Ini Balasan gue karena dia udah punya rencana buruk" ucap Andi dingin lalu ia segera keluar dari villa menuju kendaraannya
sementara para sahabatnya mendekati Ricky dan satu persatu menhadiahkan bogem memtah pada Ricky, hingga akhirnya Ricky tak sadarkan diri
"Gue gak pernah liat loe semarah ini Sobat, apa yang Ricky rencanain sama Erna sebenarnya?
"Gue juga gak tau pasti, tapi gue bisa menebak, sesuatu yang buruk akan terjadi sama Ido. terlebih sekarang Ido ditangan Erna, kita semua tahu tabiat Erna.
Dia cinta mati sama Ido dan akan melakukan apapun agar Ido bisa jadi miliknya"
"termasuk memfitnah Sofie" ucap Ipan geram
__ADS_1
"Itu salah satunya"