Aku Yang Tersakiti

Aku Yang Tersakiti
Holiday


__ADS_3

Sofie menggandeng Nia masuk kedalam cottage keluarga Prakoso, matanya berbinar senang.


Ia langsung berkeliling tanpa menunggu lama-lama


”Sumpah ya, ini keren banget Sofie. gue bakal betah disini"Ucap Nia menghempas bokongnya di kursi gantung yang terletak di belakang cottage yang langsung menghadap ke laut


”Gue mau berjemur di pantai ”


"Loe gak salah mau berjemur jam segini? yang ada loe jadi item kaya ikan asin kering” ucap Sofie tertawa


"ih maksud gue nanti lah, bukan siang bolong gini”dengus Nia


”Mending gue kasih tau kamar loe, kita istirahat dulu, sore baru gue ajak loe jalan-jalan”


Nia mengekor Sofie, ia di bawa kesebuah kamar khusus tamu bernuansa etnik modern. Nia langsung loncat ke atas tempat tidur yang bergaya putri.


”Asli keren banget nih tempat. kita yang lama ya disini”


Sofie hanya menggeleng melihat tingkah sahabatnya yang seperti anak kecil berbanding terbalik dengan usia nya. Ia meninggalkan Nia menuju kamarnya sendiri.


Seperti biasa hal yang di lakukan ya ketika memasuki kamar tersebut adalah berkeliling sambil memandang foto-foto diri nya dan almarhum Agus


Sofie mengambil sebuah figura yang berisi foto dirinya dengan almarhum Agus.


”Kamu lelaki yang sempurna, yang pernah hadir dalam hidupku mas, aku sangat rindu kamu”ucap Sofie memandang foto almarhum Agus. ia lalu membawa figura foto tersebut, memeluknya dan berbaring di tempat tidur hingga ia tertidur

__ADS_1


”Sofie sayang”ucap seorang pemuda yang wajahnya tidak asing.


pemuda itu memakai baju putih, wajahnya bersinar cerah dan tersenyum


”Mas, mas Agus? kamu kah mas?"


"Jangan bersedih, mas selalu ada di sini , di hatimu. ikhlaskan semua yang terjadi padamu dan dekatkan dirimu dengan sang pencipta. temukan kebahagiaanmu. Mas yakin disana ada pria baik yang menunggumu” ucap Agus tersenyum, lalu melambai dan berjalan pergi.


Sofie berusaha mengejar namun menghilang


”Massssss” teriak Sofie lalu ia bangun dari mimpi nya


Teriakan Sofie membuat Nia yang berada di kamar sebelah langsung berlari menuju kamar Sofie di ikuti pak Susut dan istri nya.


”Sofie loe kenapa?" tanya Nia menghampiri Sofie yang duduk di pinggir ranjang dengan keringat di keningnya.


Bu Dusit menyerahkan segelas air lalu ia dan suami nya meninggalkan kamar Sofie. Tinggallah kini Sofie dan Nia.


”sebenarnya loe mimpi apa?"


"Gue mimpi mas Agus datang di mimpi gue, dia bilang kalau dia selalu ada di hati gue dan gue disuruh ikhlasin semua dan mendekatkan diri sama Allah"


”Itu artinya dia mau loe move on dan bahagia, karena dia selalu ada di hati loe ”


”gue kangen mas Agus”ucap Sofie lirih seperti berkata pada diri nya sendiri.

__ADS_1


”Mending loe sholat dan jangan lupa kirim Al Fatihah untuk almarhum.”


Sofie lalu mengambil wudhu dan Sholat.


Satu Minggu kemudian


Sofie dan Nia sudah berpakaian rapih, mereka berpamitan pada pak Dusit dan istrinya, hari ini mereka kembali ke tanah air.


Namun Sofie ingin singgah beberapa hari di pulau Dewata sekaligus menemui teman semasa sekolah menengah atas yang membuka usaha di sana.


Perjalanan hanya menempuh beberapa jam, setelah sampai pulau Dewata, mereka di jemput oleh anak buah Prakoso dan di antar kesebuah cottage yang view nya tak kalah indah dengan Phuket. tempat ini juga salah satu milik Prakoso.


"Enak nya jadi orang kaya, rumah di mana-mana.


Mau berlibur tinggal datang aja”gumam Nia


”Mending loe cuci muka, terus ganti baju. Gue mau ketemu teman SMA gue yang punya usaha disini.”


”Ganteng gak Sof, siapa tau nyangkut sama gue”ucap Nia mengerikan mata nya sebelah


”Seperti nya gue harus nyuruh Hans nyusul, daripada calon istrinya makin kecentilan”ucap Sofie meraih ponsel di tas nya


"aaaa.... no, loe mau bikin gue mati kutu kalau ada si bule gelo itu, gue gak berkutik. Gue bisa lepas dari kerangkeng aja karena lagi ngambek dan pergi sama loe. kalau gak dia punya seribu satu alasan yang di kasih nya biar gue duduk manis dirumah.


Please jangan telepon dia.” ucap Nia mengatupkan dua tangannya dengan wajah memelas.

__ADS_1


"Makan nya jaga tuh mata, jangan jelalatan"ucap Sofie menahan tawa


”Huhuhu sebenar nya loe itu sahabat gue apa Hans sih, kejaaammm" Nia merajuk


__ADS_2